Lights Pedia

    Social Items

Your Ads Here
Kenali Penyebab dan Cara Menghilangkan Bau Mulut Secara Cepat, Alami, dan Efektif
Bau mulut memang bukanlah permasalahan medis yang gawat, namun sama seperti halnya dengan kulit ketiak yang hitam, bau mulut merupakan hal yang sangat amat mengganggu. Jika ketiak yang hitam dapat di sembunyikan, maka berbeda dengan bau mulut yang sulit untuk di sembunyikan. Apalagi jika pekerjaan Anda sering melakukan percakapan dengan orang-orang secara langsung, hal ini tentunya dapat menurunkan tingkat kepercayaaan diri, malu, minder, dan orang lain pun merasa tidak nyaman dan terganggu.

Penyebab Bau Mulut


Ada banyak hal yang menjadi penyebab bau mulut, namun pada umumnya bau mulut disebabkan oleh adanya masalah pada kesehatan mulut dan gigi, serta dari makanan yang menimbulkan bau yang menyengat. Namun juga ada beberapa kondisi kesehatan lain yang juga bisa menyebabkan bau mulut, di antaranya :

1. Mengonsumsi Makanan Berbau Tak Sedap


Saat Anda mengonsumsi makanan yang meninggalkan bau tak sedap, sudah jelas nafas pun menjadi kurang sedap. Jenis makanan yang membuat bau mulut ialah seperti jengkol, petai, bawang putih, dan bawang merah. Adapun minuman seperti kopi juga membuat nafas menjadi kurang sedap.

2. Kebersihan Mulut Yang Buruk


Jarangnya membersihkan mulut dan gigi menjadi penyebab mengapa nafas mulut menimbulkan bau yang tak sedap. Selain itu mulut kering, abses gigi, peradangan, iritasi, atau infeksi pada mulut, dan merokok juga menjadi salah satu faktor mulut bau.

3. Infeksi Sinus


Infeksi sinusitis yang menghasilkan cairan kental dari rongga sinus ke tenggorokan juga dapat menyebabkan bau mulut.

4. Gangguan Saluran Pencernaan


Gangguan saluran pencernaan, seperti infeksi bakteri H. Pylori yang menyebabkan sakit maag dan infeksi lambung.

5. Pengaruh Kondisi Kesehatan Lainnya


Sakit Diabetes, gangguan hati, dan infeksi saluran pernapasan juga bisa mempengaruhi bau mulut.

Cara Mengatasi Bau Mulut


1. Menyikat Gigi Secara Teratur


Membersihkan gigi secara teratur dengan menyikatnya tentu menjadi hal yang paling utama untuk mengatasi bau mulut. Tidak hanya itu, membersihkan gigi secara teratur juga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan gigi yang putih, bersih, dan sehat. Idealnya yaitu sikat gigi 2 kali dalam sehari atau bisa 3 kali dalam sehari.

Sikatlah gigi terutama ketika sebelum dan sesudah bangun tidur, serta sesudah mengonsumsi makanan ataupun minuman. Hal ini dikarenakan sisa-sisa makanan yang telah dikonsumsi bisa menimbulkan plak pada gigi dan mengumpulkan bakteri yang menyebabkan bau mulut. Terlebih lagi jika ada sisa makanan yang terselip di antara gusi juga menambah masalah.

2. Membersihkan Lidah


Mungkin masih banyak yang tidak peduli atau lupa, dan mungkin tidak tahu sama sekali bahwa lidah merupakan komponen penting yang juga harus dibersihkan. Perlu untuk diketahui bahwa selain gigi dan gusi, lidah merupakan tempat bersarangnya para bakteri. Dan dengan kondisi lidah yang kotor dan kurang terawat maka dapat membuat nafas menjadi kurang sedap.

Cobalah untuk membersihkan lidah dengan bagian belakang sikat gigi yang terbuat dari karet berbentuk bergelombang ataupun bergerigi. Gosok secara perlahan hingga bersih. Jangan sesekali membersihkan lidah menggunakan sikatnya sikat gigi, hal ini dapat membuat lidah menjadi rusak dan bakteri bertambah banyak.

3. Cuci Mulut Menggunakan Obat Kumur


Salah satu cara untuk menghilangkan bau mulut yaitu mencuci mulut menggunakan obat kumur. Selain berfungsi sebagai penyegar napas dan penghilang bau mulut, obat kumur juga memberikan perlindungan ekstra dengan cara membasmi bakteri yang ada di dalam mulut.

4. Hindari Makanan Pemicu Bau Mulut


Ada beberapa makanan-makanan tertentu yang bisa menjadi penyebab bau mulut. Makanan ini misalnya seperti bawang merah dan putih, jengkol, dan juga petai. Ketika telah mengonsumsi makanan-makanan diatas bisa menimbulkan bau yang tidak sedap, bahkan menyikat gigi dan berkumur menggunakan obat kumur setelahnya pun tidak mampu langsung menghilangkan baunya seketika. Maka menghindari makanan-makanan tersebut bisa menjadi cara yang mudah untuk menghilangkan bau mulut.

5. Berhenti Merokok Dan Hindari Konsumsi Kopi Berlebihan


Rokok dan kopi adalah dua hal yang berbeda, namun keduanya sama-sama bisa membuat nafas Anda menjadi kurang sedap. Penggunaan rokok dan kopi yang berlebihan juga bisa menodai gigi dan menimbulkan efek samping berbahaya. Jadi, dengan membuang kebiasaan merokok dan mengonsumsi kopi berlebihan bisa membuat nafas menjadi lebih segar.

6. Kurangi Atau Hindari Sama Sekali Konsumsi Alkohol


Selain bermanfaat untuk tubuh, alkohol juga memiliki efek samping ketika dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa kejahatan banyak berawal dari konsumsi minuman-minuman keras. Meskipun dapat menghangatkan badan, mengonsumsi alkohol bisa membuat nafas Anda menjadi kurang sedap. Karena hakikatnya minuman-minuman keras memiliki rasa yang cukup menyengat dan meninggalkan bau mulut yang bertahan lama.

7. Minum Cukup Air Putih


Minumlah cukup air putih terlebih ketika pada saat mulut kering, karena ketika mulut kering berarti mulut dalam keadaan tidak menghasilkan cukup air liur sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada gusi dan menimbulkan bau mulut yang tidak sedap. Dengan sifat air yang mengikat, minum cukup air putih dapat bakteri dan kotoran-kotoran di dalam mulut dapat dengan mudah untuk dibersihkan. Mengonsumsi air putih dengan cukup setiap hari juga mencegah Anda dari dehidrasi.

8. Mengonsumsi Permen Rendah Gula


Mengonsumsi permen bisa menyegarkan nafas dan menghilangkan bau mulut. Namun bukan sembarang permen, baiknya konsumsilah permen karet yang rendah gula. Hal ini dikarenakan di dalam permen karet terkandung xylitol atau bahan pengganti gula. Mengonsumsi permen karet juga dapat merangsang produksi air liur sehingga mencegah kondisi mulut kering yang menyebabkan bau mulut.

Kenali Penyebab dan Cara Menghilangkan Bau Mulut Secara Cepat, Alami, dan Efektif

Jerawat : Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Apa Itu Jerawat ?


Jerawat atau yang sering disebut acne/pimple/blotch adalah suatu keadaan dimana kulit mengalami gangguan. Gangguan tersebut terjadi karena adanya sekresi sebum berlebih oleh kelenjar minyak pada kulit yang bercampur dengan sel kulit mati sehingga menyebabkan penyumbatan pada folikel rambut dibawah kulit.

Jerawat paling banyak muncul di area muka, namun bisa juga terjadi di area dada, leher, pundak, daun telinga dan punggung. Ciri-ciri keberadaan jerawat sering ditandai dengan timbulnya komedo baik berwarna hitam maupun putih, kulit berminyak disertai bintik-bintik merah, dan bintik merah membengkak berisi nanah. Adanya jerawat menyebabkan kulit terasa panas dan sakit jika disentuh.

Tahukah Anda ?


Tidak ada satu orangpun di dunia ini yang semasa hidupnya tidak memiliki jerawat. Jerawat juga merupakan permasalahan yang umum yang keberadaannya sudah menjadi hal lumrah di masyarakat. Pada umumnya kehadiran jerawat mulai terjadi pada masa pubertas/akil baliqh, dan menyerang anak laki-laki maupun perempuan. Tanpa pengobatan yang tepat, jerawat bisa meninggalkan flek-flek dan bekas luka.

Jenis-Jenis Jerawat


1. Komedo


Jenis jerawat yang pertama, komedo, ialah pori-pori yang tersumbat yang bisa saja dalam keadaan terbuka dan tertutup. Komedo sendiri dibagi menjadi 2 jenis, yaitu komedo hitam (blackhead) dan komedo putih (whitehead). Komedo hitam terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam, sedangkan komedo putih terlihat seperti tonjolan putih kecil karena pori-pori tersumbat. Umumnya komedo disebabkan oleh sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit dan sel-sel kulit mati.

2. Jerawat Biasa


Jerawat ini sangat mudah untuk dikenali, ia memiliki karakteristik tonjolan kecil dan berwarna merah jambu hingga kemerahan. Jerawat ini terjadi karena pori-pori yang tersumbat dan terinfeksi oleh bakteri. Bakteri yang menginfeksi bisa saja dari kosmetik, benda-benda disekitar lainnya, bahkan juga jari diri sendiri. Faktor lingkungan, hormon, hingga stres mampu memicu terjadinya jerawat.

3. Jerawat Batu


Jerawat batu merupakan jenis jerawat yang berbentuk besar-besar disertai peradangan, biasanya terjadi di wajah. Jerawat batu biasanya melibatkan genetik, yang artinya keturunan dari sang pengidap jerawat batu, memiliki risiko terkena jerawat batu pula. Umumnya jerawat batu disebabkan oleh sekresi kelenjar minyak yang berlebihan dan pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal.

Penyebab Jerawat


1. Genetik


Kecenderungan terhadap jerawat lebih besar terjadi di dalam keluarga. Terutama pada jerawat batu, yang memiliki risiko cenderung besar terkena jerawat batu apabila orang tua pernah mengidap jerawat batu.

2. Peningkatan Hormon di Dalam Tubuh


Aktivitas hormonal dapat mengakibatkan perkembangan jerawat. Aktivitas hormonal tersebut seperti pubertas dan menstruasi, yang mana saat sedang terjadi aktivitas hormonal tersebut maka produksi kelenjar minyak bertambah dan menyumbat pori-pori kulit.

3. Stres


Stres bukanlah suatu faktor atau penyebab adanya jerawat secara langsung, melainkan ada proses lebih lanjut untuk menyebabkan adanya jerawat. Namun dengan keadaaan yang stres, hormon di dalam tubuh terganggu sehingga meningkatkan risiko timbulnya jerawat.

4. Produksi Kelenjar Minyak Yang Berlebihan


Penyebab jerawat paling sering disebabkan oleh faktor-faktor dari dalam tubuh, salah satunya ialah produksi minyak yang berlebihan. Sehingga gangguan dari berlebihannya produksi kelenjar minyak tersebut menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit, dengan kata lain inilah asal muasal terjadinya jerawat.

5. Sel-Sel Kulit Mati


Jerawat tidak hanya timbul ketika kelenjar minyak yang berlebihan dan menyumbat pori-pori kulit. Namun unsur sel-sel kulit mati dan debu atau kotoran dari luar juga mempengaruhi. Ketika sel-sel kulit bercampur dengan debu atau kotoran, campuran tersebut dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam ataupun putih.

6. Bakteri


Bakteri yang ada di kulit, Propionibacterium Acnes, membuat masalah menjadi kian rumit. Pasalnya bakteri ini cenderung berkembang biak di dalam isian jerawat/kelenjar yang tersumbat dan menimbulkan iritasi di daerah sekitarnya. Warna kemerahan pada jerawat ini lah contoh iritasi yang dihasilkan oleh bakteri tersebut, dan pada saat jerawatnya pecah mampu menyebarkan radang ke kulit sekitarnya. Pada kasus jenis jerawat batu, ketika jerawatnya pecah bisa meninggalkan pigmentasi jangka panjang dan bekas luka seperti cacar namun yang permanen.

7. Kosmetik


Penggunaan kosmetik yang mengandung minyak berlebihan dan penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation seringkali menjadi penyebab penyumbatan pada pori-pori kulit. Serta pemakaian kosmetik yang tidak cocok dengan kulit juga menimbulkan iritasi, dan berisiko timbul jerawat.

8. Benda-Benda di Sekitar


Bakteri bisa berada di mana pun, tidak perduli di dalam suhu atau lingkungan seperti apa, bakteri dan virus tetap menunjukkan eksistensinya. Anda perlu waspada dengan benda-benda di sekitar Anda, karena benda menjadi salah satu media subur untuk tumbuhnya bakteri. Contoh saja benda-benda seperti telepon genggam, gagang pintu, bahkan tangan Anda sendiri bisa menjadi sarang bakteri. Maka dari itu biasakan untuk memperhatikan dan membersihkan benda-benda di sekitar Anda, dan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum melakukan kontak dengan kulit wajah.

Gejala-Gejala Jerawat


Gejala yang muncul ialah adanya penyumbatan pada pori-pori sehingga membentuk bintik-bintik atau komedo yang berwarna hitam ataupun putih. Ada juga muncul benjolan-benjolan kecil atau besar berwarna kemerah-merahan yang berisi gumpalan nanah.

Pengobatan Jerawat


Banyak metode yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi jerawat, tergantung pada jenis dan tingkat keparahan jerawat tersebut. Misalnya saja mengatasi jerawat menggunakan bahan-bahan alami seperti ekstrak teh hijau, lidah buaya, minyak pohon teh, dan juga putih telur. Atau menggunakan obat-obatan seperti anti-biotik dan anti-septik, serta tindakan-tindakan medis seperti pengangkatan komedo, facial care, dan metode peeling.

Jerawat : Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Cara Memutihkan Ketiak
Memiliki kulit ketiak yang hitam seringkali menjadi sesuatu yang sangat menakutkan, terkhusus bagi para kaum perempuan. Bagaimana tidak, karena dengan kulit ketiak yang hitam bisa membuat orang kehilangan kepercayaan dirinya. Apalagi perasaan minder yang hadir dan resah karena tidak bebas berpakaian, dan memilah pakaian mana saja yang bisa menutupi ketiak tersebut.

Kondisi kulit ketiak menghitam karena disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati karena lipatan ketiak seringkali berkeringat dan bergesekan, ataupun bisa juga disebabkan karena terlalu sering mencukur bulu ketiak. Selain itu, sisa-sisa penggunaan deodorant yang tertinggal bercampur dengan bakteri dan menyebabkan perubahan warna pada ketiak.

Tidak perlu terlalu khawatir dan panik, tidak perlu juga harus ke klinik kecantikan langsung untuk mengatasi kulit ketiak yang hitam. Karena Anda bisa mencoba dan menggunakan bahan-bahan alami dibawah ini untuk mencerahkan kulit ketiak. Berikut bahan-bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengembalikan kulit ketiak Anda menjadi cerah dan bersih.

1. Bengkuang


Cara Memutihkan Ketiak Dengan Bengkuang
Bengkuang atau bengkoang sudah terkenal lama sebagai pemutih alami, buah yang masuk ke dalam golongan umbi-umbian ini seringkali dijadikan masker guna mendapatkan wajah yang cerah dan putih alami. Selain itu bengkuang juga dapat membantu memutihkan kulit ketiak yang gelap.

Cara pemakaian :
  • Siapkan 1 buah bengkuang dan parutan
  • Kupas kulit bengkuang dan cuci bersih lalu parut bengkuang hingga halus
  • Gosokkan dan tempelkan hasil parutan selama kurang lebih 10-15 menit
  • Kemudian bilas dengan air hangat.
Catatan : Lakukan metode perawatan ini setiap hari setelah mandi, untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

2. Kentang


Cara Memutihkan Ketiak Dengan Kentang
Kentang dikenal dengan anti-iritasi yang mampu mencerahkan ketiak, kandungan patinya juga dapat menghaluskan kulit dan menghilangkan sembab pada mata. Kemudian kandungan anti-oksidannya dapat membantu menghilangkan stretch marks.

Cara pemakaian :
  • Potong dan iris satu buah kentang berukuran sedang atau besar
  • Gosokkan irisan tersebut pada kulit ketiak kurang lebih 10-15 menit
  • Bilas dengan air hangat dan keringkan
  • Selain dengan menggunakan irisan kentang yang utuh, Anda juga bisa menggunakan kentang yang sudah diparut dan diaplikasikan ke kulit ketiak.
Catatan : Lakukan perawatan ini dua hingga tiga kali seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

3. Kunyit


Cara Memutihkan Ketiak Dengan Kunyit
Selain bagus dikonsumsi untuk kesehatan, kunyit juga biasa digunakan untuk mengobati luka luar. Tak hanya itu, kunyit juga dapat mengurangi iritasi pada kulit, terutama ketiak dan mencerahkan kulit secara alami.

Cara pemakaian :
  • Siapkan bubuk kunyit, kemudian ambil 1 sdm bubuk kunyit dan campurkan dengan air secukupnya
  • Setelah dikombinasikan, lalu oleskan campuran tadi ke kulit ketiak dan diamkan selama 10-15 menit
  • Kemudian bilas dengan air bersih.
Catatan : Metode perawatan ini dapat Anda lakukan 2 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

4. Kulit Jeruk


Cara Memutihkan Ketiak Dengan Kulit Jeruk
Tidak hanya mengandung vitamin C yang tinggi, kulit jeruk juga memiliki anti-oksidan yang tinggi. Sehingga kulit jeruk mampu menangkal radikal-radikal bebas dan menyingkirkan bakteri penyebab iritasi pada ketiak.

Cara pemakaian :
  • Jemur kulit jeruk hingga kering, kemudian haluskan kulit jeruk hingga menjadi bubuk
  • Campurkan 2 sdt bubuk kulit jeruk tadi dengan air mawar atau air biasa secukupnya hingga membentuk pasta
  • Oleskan pasta tersebut pada ketiak, dan diamkan 10-15 menit
  • Lalu bilas menggunakan air bersih.
Catatan : Lakukan metode ini 2-3 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang masksimal.

5. Lemon


Cara Memutihkan Ketiak Dengan Lemon
Lemon mengandung senyawa pemutih alami seperti vitamin C dan asam sitratnya yang dapat memutihkan kulit ketiak yang bernoda sekaligus membantu mengangkat sel-sel kulit mati. Selain itu, kandungan anti-bakteri di dalam lemon juga ampuh mengusir bakteri penyebab bau badan terutama pada ketiak.

Cara pemakaian :
  • Iris 1 buah lemon menjadi beberapa bagian
  • Gosokkan irisan lemon pada ketiak kurang lebih selama 3-5 menit
  • Diamkan hingga mengering selama 10 menit, dan kemudian bilas dengan air hangat.
Catatan : Anda bisa mengganti lemon dengan jeruk nipis. Metode perawatan ini dapat Anda terapkan 1 kali dalam 2 hari sembari memperhatikan sensitivitas kulit Anda. Apabila mengalami iritasi, segera hentikan metode perawatan ini.

6. Lidah Buaya


Cara Memutihkan Ketiak Dengan Lidah Buaya
Lidah buaya atau aloe vera sudah dikenal lama sebagai tumbuhan yang mempunyai banyak fungsi. Untuk penyubur rambut, penyembuh luka, dan juga untuk perawatan kulit. Senyawa-senyawa yang terkandung di dalam lidah buaya mampu melembabkan dan mencerahkan kulit, serta membantu mengangkat sel-sel kulit mati.

Cara pemakaian :
  • Siapkan gel lidah buaya yang masih segar secukupnya
  • Oleskan gel tersebut pada ketiak dan biarkan selama 10-15 menit
  • Kemudian bilas dengan menggunakan air bersih.
Catatan : Lakukan metode perawatan ini setiap hari agar mendapatkan hasil yang maksimal.

7. Madu


Cara Memutihkan Ketiak Dengan Madu
Madu merupakan bahan alami yang dipercaya dari dulu memiliki banyak khasiat untuk tubuh. Manfaat madu untuk kesehatan dan kecantikan sudah teruji dan terbukti, banyak pakar kesehatan berpendapat bahwa madu ialah bahan alami terbaik pada dunia pengobatan. Madu mengandung senyawa anti-bakteri dan anti-inflamasi yang dapat menyingkirkan bakteri dan mengurangi risiko iritasi yang menyebabkan ketiak menjadi hitam.

Cara pemakaian :
  • Siapkan madu secukupnya
  • Oleskan madu pada ketiak hingga mengering kurang lebih 10-15 menit
  • Lalu bilas dengan air hangat.
Catatan : Lakukan metode ini setiap hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

8. Mentimun


Cara Memutihkan Ketiak Dengan Mentimun
Mentimun mengandung anti-oksidan, silika, dan air yang cukup banyak sehingga seringkali mentimun dijadikan bahan untuk menghilangkan kantung mata dan mencerahkan kulit secara alami. Kandungan di dalam mentimun dapat meredakan infeksi yang terjadi pada kulit dan membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang kemudian memicu regenerasi kulit baru.

Cara pemakaian :
  • Iris 1 buah mentimun dengan potong-potongan yang cukup tebal
  • Gosokkan potongan timun tersebut pada ketiak
  • Diamkan sari-sari mentimun di ketiak selama kurang lebih 10-15 menit
  • Terakhir, bilas dengan air hangat.
Catatan : Metode perawatan ini dapat dilakukan setiap hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

9. Baking Soda


Cara Memutihkan Ketiak Dengan Baking Soda
Manfaat baking soda atau natrium bikarbonat untuk kulit ialah dimanfaatkan sebagai scrubbing untuk mengangkat sel-sel kulit mati tak terkecuali pada ketiak, yang mana sel-sel kulit mati merupakan salah satu penyebab kulit ketiak menghitam. Namun efek samping baking soda akan muncul apabila tidak cocok dan digunakan secara terus menerus pada kulit.

Cara pemakaian :
  • Siapkan baking soda dan air secukupnya
  • Campurkan 1 sdm baking soda dengan air hingga membentuk pasta
  • Oleskan dan gosok bagian kulit ketiak yang menghitam
  • Diamkan 10-15 menit hingga pasta mengering
  • Lalu bilas dengan air hangat.
Catatan : Lakukan metode perawatan ini 2-4 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

10. Cuka Apel


Cara Memutihkan Ketiak Dengan Cuka Apel
Cuka apel yang biasa digunakan sebagai penambah cita rasa asam pada makanan, ternyata bisa digunakan sebagai bahan alami untuk memutihkan ketiak. Rasa asam yang terkandung pada cuka apel mampu menghilangkan bakteri, dan membantu mengangkat sel-sel kulit mati pada ketiak.

Cara pemakaian :
  • Siapkan cuka apel dan tuangkan ke dalam mangkuk secukupnya
  • Celupkan bola-bola kapas ke dalam mangkuk cuka apel
  • Lalu oles dan gosokkan pada kulit ketiak
  • Biarkan mengering hingga 10-15 menit
  • Lalu bilas dengan air hangat.
Catatan : Lakukan metode perawatan ini sebanyak 4 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

11. Minyak Zaitun


Cara Memutihkan Ketiak Dengan Minyak Zaitun
Olive oil atau minyak zaitun memiliki fungsi sebagai exofoliant yang dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati, melembabkan, mencerahkan, dan menghaluskan kulit ketiak, serta senyawa anti-oksidannya dapat menangkal radikal-radikal bebas.

Cara pemakaian :
  • Siapkan minyak zaitun secukupnya
  • Kemudian oleskan minyak zaitun pada kulit ketiak
  • Diamkan kurang lebih 10-15 menit
  • Lalu basuh dengan air hangat.
Catatan : Lakukan metode perawatan ini secara rutin 2 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

12. Minyak Kelapa


Cara Memutihkan Ketiak Dengan Minyak Kelapa
Kandungan vitamin E pada minyak kelapa tidak hanya baik untuk rambut dan kulit, tetapi juga bisa membantu mencerahkan warna kulit ketiak. Minyak kelapa juga efektif menghilangkan bau badan terutama pada bagian ketiak, sehingga banyak juga orang yang menyebutkan bahwa minyak kelapa adalah deodorant alami.

Cara pemakaian :
  • Siapkan minyak kelapa secukupnya
  • Oleskan minyak kelapa pada ketiak sembari digosok-gosokkan kurang lebih 10-15 menit
  • Kemudian bilas menggunakan air hangat.
Catatan : Lakukan metode perawatan ini hingga 3 kali sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Tips Mencegah Ketiak Hitam Datang Lagi


Tips Mencegah Ketiak Hitam Datang Lagi
Kulit ketiak yang cerah merupakan keinginan setiap orang, namun ada cara-cara mulai dari hal yang harus dilakukan dan pantangan yang harus dihindari tentunya. Tips-tips agar ketiak tidak menghitam, diantaranya sebagai berikut.

Hal-Hal Yang Harus di Lakukan


  • Menerapkan pola hidup sehat, dengan mandi minimal 2 kali sehari untuk membersihkan diri, terutama menghilangkan bakteri dan kuman dari badan khususnya ketiak
  • Memakai pakaian yang tidak terlalu ketat yang bisa membuat kulit sulit untuk bernafas dan merangsang pertumbuhan bakteri. Pilihlah juga pakaian yang mudah menyerap keringat seperti pakaian yang terbuat dari katun.
  • Melakukan program diet sehat untuk menurunkan berat badan. Orang yang mengalami obesitas seringkali memiliki lemak yang cukup banyak di dalam tubuhnya tak terkecuali pada lipatan ketiak. Lemak yang tertumpuk pada bagian ketiak akan menyebabkan gesekan kulit dengan pakaian dan menyebabkan iritasi sehingga kulit ketiak menghitam.

Hal-Hal Yang Harus di Hindari


  • Mencukur rambut ketiak dengan pisau cukur hingga habis. Penggunaan pisau cukur terus menerus bisa menambah risiko kulit ketiak menghitam, dan rambut ketiak yang dicukur hingga habis juga berpotensi membuat kulit ketiak menghitam karena lipatan pada kulit ketiak langsung bergesekan yang bisa menyebabkan iritasi.
  • Menggunakan krim pencukur rambut yang mengandung banyak bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi.
  • Menggunakan deodorant dan antiperspirant yang mengandung bahan kimia yang dapat membuat kulit iritasi.

12 Cara Memutihkan Ketiak Secara Alami, Cepat, dan Mudah

Manfaat Berolahraga Secara Teratur
Dalam menjalankan pola hidup yang sehat, berolahraga merupakan salah satu rutinitas yang tidak boleh dikesampingkan. Para pakar kesehatan juga menganjurkan berolahraga secara teratur untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, serta meningkatkan kualitas hidup.

Hal ini dikarenakan tubuh bukan hanya soal pemberian nutrisi saja, namun juga melakukan kegiatan atau exercise seperti berolahraga yang berfungsi sebagai pembantu memperlancar metabolisme tubuh untuk membakar dan mengeluarkan zat-zat yang kurang baik di dalam tubuh.

Ada banyak macam olahraga yang bisa Anda lakukan, dari yang ringan hingga ke yang berat contohnya seperti push-up, sit-up, pull-up, jogging, bersepeda, atletik, surfing, dll. Untuk orang yang lanjut usia (lansia) dan ibu hamil tidak perlu khawatir dan takut untuk berolahraga, karena Anda bisa menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh Anda dengan melakukan olahraga-olahraga yang tidak terlalu berat sesuai kemampuan tubuh. Untuk lansia bisa dengan jogging di pagi hari, lari ditempat, ataupun senam. Sedangkan untuk ibu hamil bisa dengan jogging, senam ibu hamil, ataupun melakukan yoga.

Berolahraga bisa dilakukan kapan saja baik pada pagi, siang, dan malam hari. Namun berolahraga yang tepat dan efektif ialah berolahraga yang dilakukan di pagi hari. Karena dibandingkan dengan sore hari dan malam hari, berolahraga pada pagi hari selain dapat memperlancar metabolisme tubuh, Anda juga mendapatkan manfaat dari pancaran sinar matahari pagi.

Namun pola hidup masyarakat saat ini pada setiap harinya dapat dikatakan cukup rendah untuk kegiatan fisik, terlebih untuk orang-orang yang memiliki aktivitas yang padat. Meskipun begitu, penting sekali untuk Anda meluangkan waktu untuk berolahraga agar kesehatan dan kebugaran tubuh tetap terjaga.

Terlebih lagi manfaat yang didapatkan dari berolahraga secara teratur tidak hanya untuk saat ini saja, namun juga akan berdampak baik untuk masa tua nanti. Berikut ini manfaat-manfaat berolahraga secara teratur untuk kesehatan.

1. Menyehatkan Jantung dan Memperlancar Peredaran Darah


Berolahraga membuat jantung dipompa dan mengalirkan aliran darah lebih cepat dari biasanya, sehingga membantu menguatkan otot jantung, menghilangkan penyumbatan yang terjadi di dalam pembuluh darah, dan memperlancar aliran darah. Maka dari itu dengan berolahraga juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

2. Mengurangi Lemak dan Kolesterol Jahat


Berolahraga membantu lemak dan kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh di ekskresikan melalui metabolisme tubuh. Maka dari itu berolahraga dinobatkan dapat mencegah penyakit jantung dan stroke.

3. Meningkatkan Kualitas Tidur


Bagi Anda yang mengalami gangguan dalam tidur atau sering mengalami insomnia, olahraga secara teratur adalah solusi yang tepat. Karena olahraga dapat membuat tubuh Anda memiliki jadwal yang teratur untuk tidur guna mengembalikan tenaga dan energi yang hilang saat berolahraga. Saat bangun Anda juga akan merasa lebih segar dan prima.

4. Memperkuat Otot dan Tulang


Berolahraga secara teratur terutama di pagi hari dapat meningkatkan fungsi tubuh untuk menyerap kalsium pada tulang. Hal ini terjadi karena salah satu dari manfaat matahari pagi ialah dapat merangsang tubuh memproduksi vitamin D. Sehingga mencegah berbagai gangguan pada tulang seiringnya pertambahan usia, seperti osteoporosis. Selain itu, berolahraga secara teratur juga dapat membuat otot lebih kuat dan lebih terbentuk, yang hasilnya meningkatkan kekuatan fisik dan mengurangi risiko cedera saat bekerja berat.

5. Mengendalikan Berat Badan


Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, selain menjalani program diet berolahraga juga memiliki andil yang besar dalam masa penurunan berat badan. Karena berolahraga secara teratur mampu mengurangi lemak tubuh, membangun massa otot, dan meningkatkan metabolisme tubuh. Sehingga jika diikuti dengan asupan nutrisi yang sesuai, olahraga dapat membantu mengendalikan berat badan serta mencegah obesitas dan diabetes.

6. Mengurangi Stres


Berolahraga tidak hanya memiliki efek pada jasmani namun juga pada rohani. Efek psikologis yang dihasilkan dari olahraga ialah dapat mengurangi stres dan depresi, mengembalikan mood, memberikan efek relaksasi, dan kesenangan.

7. Meningkatkan Stamina


Ketika Anda sering merasa cepat lelah saat bekerja, bisa jadi faktor yang mempengaruhi ialah karena jarang berolahraga. Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan stamina, yang mana stamina yang kuat bermanfaat untuk melakukan aktivitas-aktivitas atau pekerjaan yang berat atau dalam jangka waktu yang lama.

8. Mencegah Terjadinya Gangguan Metabolisme Tubuh


Olahraga secara teratur juga sangat baik bagi seseorang yang menderita gangguan metabolisme. Gangguan metabolisme sebenarnya terjadi karena kadar biokimia yang tidak seimbang seperti glukosa, kolesterol, asam urat, sodium, dsb. Maka dari itu, olahraga dapat membantu menyeimbangkan semua kadar biokimia pada tubuh dan meningkatkan metabolisme.

9. Mengembalikan Gairah Seksual


Ketika Anda mulai tidak nyaman dengan bentuk tubuh saat akan berhubungan intim dan memiliki stamina yang kurang kuat, maka mulailah berolahraga untuk mendapatkan bentuk tubuh yang lebih baik dan dan stamina yang prima. Di samping itu aktivitas fisik juga dapat meningkatkan gairah pada wanita dan menurunkan risiko disfungsi ereksi pada pria.

10. Membuat Awet Muda


Menjalani pola hidup sehat, memperhatikan asupan nutrisi, dan rajin berolahraga dapat membuat Anda tampil lebih awet muda. Apalagi berolahraga membuat metabolisme tubuh berjalan dengan lancar dan meningkatkan imunitas tubuh, sehingga tubuh tidak rentan terhadap penyakit. Berolahraga secara teratur juga menunda keterbatasan fisik saat usia tua, membuat tubuh tetap sehat dan prima, sehingga cukup terlihat perbedaan di antara orang yang gemar berolahraga dan jarang berolahraga.

10 Manfaat Berolahraga Yang Harus Anda Ketahui

Rematik : Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Pengertian


Rematik atau rheumatoid arthritis adalah penyakit di mana adanya peradangan kronis pada bagian sendi-sendi yang mengakibatkan rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi. Umumnya penderita rematik berusia lanjut, namun ada juga yang menyerang anak-anak. Bagian tubuh yang paling sering menjadi tempat gejala rematik, antara lain yaitu tangan, pergelangan tangan, pinggul, lutut, dan kaki. Namun bisa juga menyerang organ-organ penting lainnya seperti mata, paru-paru, jantung, dan ginjal.

Dengan adanya rematik, sangat memungkinkan untuk bisa mempengaruhi kinerja beraktivitas sehari-hari. Misalnya seperti membuka tutup botol, berpakaian, membawa barang, berjalan, membungkuk, ataupun berdiri. Selain menggangu aktivitas sehari-hari, rematik yang terus berkembang juga bisa menyebabkan perubahan bentuk dan kerusakan permanen pada sendi. Akibatnya pergerakan sendi mulai terbatas dan sendi bisa tidak berfungsi lagi.

Jenis-Jenis Rematik


Ada banyak sekali jenis rematik, namun dibawah ini adalah jenis-jenis rematik yang umum terjadi dikalangan masyarakat.

  • Rheumatoid Arthritis,
  • Osteoarthritis,
  • Ankylosing Spondylitis dan,
  • Systemic Lupus Erythematosus.

Penyebab Rematik


Rematik merupakan penyakit autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh (sistem imun tubuh) keliru menganggap sel sehat sebagai benda asing dan kemudian menyerangnya. Bisa disimpulkan bahwa rematik disebabkan oleh sistem imun tubuh menyerang sinovial atau lapisan membran yang mengelilingi sendi. Peradangan dan pembengkakan yang terjadi dapat menebalkan sinovial, yang akhirnya merusak tulang rawan dan tulang di dalam sendi.

Ada juga beberapa faktor yang membuat seseorang lebih berisiko terkena rematik, antara lain :

  • Jenis Kelamin
Jenis kelamin wanita dua kali lebih rentan terkena rematik dibandingkan dengan pria. Karena pada perempuan memiliki hormon estrogen dan hormon tersebut merangsang autoimun, sehingga semakin tinggi hormon estrogen semakin tinggi pula risiko terkena rematik.

  • Usia
Pada kategori usia, umumnya rematik menyerang orang-orang yang lanjut usia (lansia), namun ada juga beberapa kasus rematik yang menyerang anak-anak.

  • Riwayat Keluarga
Perlu diketahui bahwa rematik seperti diabetes, yang artinya jika ada riwayat keluarga yang menderita penyakit tersebut maka keturunannya berpotensi mengidap atau mewariskan penyakit tersebut.

Gejala Rematik


Rematik bisa sembuh dan kambuh lagi, begitu juga dengan gejala-gejalanya yang bersifat datang dan pergi yang dialami para penderita rematik. Seseorang yang menderita rematik, pada umumnya akan mengalami gejala sebagai berikut.

  • Nyeri dan bengkak pada sendi,
  • Rasa kaku dan hangat pada sendi,
  • Terasa kebas dan kesemutan,
  • Merasa mudah lelah, menurunnya nafsu makan, dan demam.

Gejala ini berbeda-beda pada setiap orang, namun pada umumnya rasa kaku dan nyeri merupakan hal yang dirasakan oleh semua penderita rematik. Biasanya kekakuan dan nyeri sendi semakin menjadi-jadi pada saat fase bangun tidur dan setelah duduk lama.

Pengobatan Rematik


Dalam mengobati rematik bisa menggunakan obat-obatan baik secara medis maupun tradisional, terapi, dan berolahraga sebagai tindak preventif untuk mencegah pelemahan sendi.

Pada pengobatan medis, para dokter biasanya akan memberikan obat DMARD. DMARD (disease-modifying anti-rheumatic drugs) merupakan perawatan tahap awal yang diberikan untuk menghambat atau memperlambat progresivitas rematik, serta mencegah kerusakan permanen pada persendian dan jaringan lainnya.

Kemudian ada obat NSAID seperti ibuprofen. Obat NSAID (non steroidal anti-inflammatory drugs) merupakan obat non-stereoid anti inflamasi yang bisa membantu mengurangi rasa nyeri dan bengkak.

Disamping mengonsumsi obat-obatan, dianjurkan pula berolahraga untuk untuk mengurangi gejala-gejalanya, serta mencegah pelemahan sendi. Sebagai obat tradisional, daun sirsak, ternyata juga mengatasi rematik karena adanya kandungan senyawa seperti alkaloid murisin, fitosterol, dan tanin.

Caranya ialah siapkan beberapa lembar daun sirsak, tumbuk hingga halus dan tambahkan sedikit air, lalu tambahkan minyak kelapa dan minyak kayu putih untuk memberikan rasa hangat. Setelah semua telah tercampur rata, kemudian balurkan tumbukan daun sirsak tadi ke sendi yang terasa bengkak dan nyeri.

Rematik : Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Manfaat Daun Sirsak
Sirsak merupakan salah satu buah yang baik untuk dikonsumsi dan memiliki banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh. Bagaimana tidak, buah yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah tersebut pasalnya memiliki kandungan serat, mineral, karbohidrat, dan vitamin C yang tinggi.

Buah yang terkenal dengan rasa asamnya tersebut sangatlah populer di Indonesia. Keberadaannya pun sangat berlimpah dan menjadi salah satu buah favorit di kalangan masyarakat. Namun selain buahnya, daun sirsak juga menyimpan manfaat dan khasiat yang tinggi untuk kesehatan. Daun sirsak memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa-senyawa tersebut yakni tanin, fitosterol, asetogenin, alkaloid murisine, dsb.

Salah satu senyawa daun sirsak, asetogenin, mempunyai sifat siktoksik (pembunuh racun) di dalam tubuh dan bekerja dengan menghambat transport ATP (adenosina trosifat) atau sumber energi yang dibutuhkan kanker untuk berkembang. Selain sebagai pencegah kanker, daun sirsak memiliki banyak manfaat lainnya untuk kesehatan. Berikut ini manfaat-manfaat daun sirsak untuk kesehatan.

1. Mencegah Kanker


Manfaat daun sirsak yang pertama ialah mencegah kanker. Kanker merupakan salah satu penyakit berbahaya yang sangat mematikan dan membutuhkan pengobatan yang harganya pun tidaklah murah. Salah satu senyawa di dalam daun sirsak, asetogenin, mempunyai sifat siktoksik yang berfungsi menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker di dalam tubuh.

2. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi


Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang tidak bisa dianggap sepele, karena bisa menimbulkan komplikasi penyakit lain seperti stroke, jantung koroner, dan gagal jantung, dan berujung kematian dengan angka yang cukup tinggi. Daun sirsak memiliki kandungan antioksidan yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas, kemudian dapat melenturkan dan melebarkan pembuluh darah, dan menurunkan tekanan darah.

3. Mengobati Asam Urat


Asam urat merupakan penyakit sendi yang terjadi akibat kadar asam urat yang tinggi di dalam darah. Kadar asam urat yang tinggi terjadi karena konsumsi zat purin yang berlebihan, sehingga menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit pada sendi.

Nah, selain bisa mencegah kanker, ternyata daun sirsak juga bisa mengobati asam urat. Hal ini karena di dalam daun sirsak terkandung senyawa asetogenin, annocatalin, annomuricin, caclourin, asam gentisic, dan asam linoleat yang mampu dan terbukti ampuh untuk mengobati asam urat. Serta daun sirsak memiliki efek diuretik (peluruh air seni) yang membuat sekresi asam urat melalui urin dapat berjalan lancar.

4. Menurunkan Kolesterol


Ada dua macam kolesterol di dalam tubuh, yaitu kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Kolesterol baik (HDL) akan membawa trigliresit ke liver untuk diekskresi, sedangkan kolesterol jahat (LDL) apalagi berlebihan akan menyebabkan penyumbatan di arteri. Sehingga ketika kolesterol jahat berlebihan di dalam tubuh maka juga akan memicu penyakit mematikan lainnya seperti stroke, jantung koroner, dan arteri perifer.

Dengan kandungan antioksidannya yang tinggi, daun sirsak mampu menurunkan tekanan darah yang tinggi, kemudian membantu memperlancar aliran darah, dan juga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh.

5. Mengobati Diabetes


Diabetes juga merupakan salah satu penyakit turunan yang mematikan. Diabetes terjadi karena asupan gula yang tinggi ke dalam tubuh, sehingga kadar gula di dalam darah meningkat. Menyembuhkan diabetes tidaklah sulit, yang Anda lakukan ialah cukup tidak mengonsumsi gula secara berlebihan.

Bisa juga Anda menggunakan ramuan herbal daun sirsak sebagai obat diabetes. Air rebusan sirsak dipercaya ampuh dalam menstabilkan gula darah. Hal ini dikarenakan daun sirsak mengandung senyawa bioflavonoid, polifenol, saponin, dan antioksidan yang tinggi.

6. Mengatasi Rematik


Rematik adalah penyakit di mana adanya peradangan kronis pada bagian sendi-sendi yang menyebabkan adanya rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi. Umumnya wanita sangatlah rentan terkena rematik dibandingkan dengan pria.

Dalam penyembuhannya, Anda bisa berolahraga secara rutin untuk mencegah kelemahan sendi dan bisa juga sembari dengan membalurkan tumbukan daun sirsak yang telah ditambahkan minyak kelapa dan kayu putih pada sendi yang bengkak dan terasa nyeri. Daun sirsak dipercaya mampu mengatasi rematik karena adanya kandungan senyawa seperti alkaloid murisin, fitosterol, dan tanin.

6 Manfaat Daun Sirsak untuk Mengobati Penyakit Kronis

Cara Memperbanyak dan Memperlancar ASI (Air Susu Ibu)
Momen yang paling ditunggu seorang wanita dalam hidupnya adalah melahirkan, mempunyai anak, dan menjadi seorang ibu. Dengan hadirnya si kecil ditengah keluarga menjadi saat-saat yang membahagiakan, apalagi melihat tumbuh kembang si bayi menuju anak-anak, remaja, dan hingga dewasa.

Dengan bayi yang baru lahir, tentunya menjadi kewajiban Ibu untuk memperhatikan nutrisi sebagai penunjang tumbuh kembang sang bayi. ASI (Air Susu Ibu) adalah nutrisi atau makanan dan minuman utama bayi. Apalagi 6 bulan pertama setelah kelahiran, bayi pun harus di beri ASI eksklusif tanpa minuman dan makanan yang lainnya. Selain diharuskan, menurut WHO (World Health Organization) bayi yang diberikan ASI eksklusif memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami penyakit yang disebabkan oleh infeksi, seperti pneumonia dan diare, serta mengurangi risiko obesitas pada bayi.

Tahap-tahap menyusui adalah tahap yang penting bagi perkembangan si bayi, akan tetapi masih banyak sekali ibu yang memiliki masalah dengan pemberian ASI. Masalah yang sering muncul yaitu seperti kurangnya produksi ASI yang terkadang ada ibu yang sama sekali tidak keluar ASI nya, dan ada juga yang kurang lancar ASI nya saat proses menyusui.

Semua ibu pastinya sangat mendambakan ASI yang lancar untuk buah hatinya, banyak pula yang ingin mencari solusi cara memperbanyak dan memperlancar asi. Namun ada beberapa penyebab ASI tidak lancar dan keluar, salah satunya adalah gaya hidup. Gaya hidup ibu yang tidak sehat, juga akan berdampak dan mempengaruhi produksi ASI. Nah berikut cara-cara dan tips memperbanyak dan memperlancar ASI untuk ibu menyusui.

1. Istirahat Yang Cukup


Istirahat sangat penting untuk menjaga kestabilan produksi ASI. Cukupi kebutuhan tidur (7-8 jam) dan atur jadwal tidur Anda sedemikian rupa. Misalkan bayi sedang tidur, Anda dianjurkan untuk tidur juga. Beristirahat pun bisa dilakukan sambil bersantai dan menghabiskan waktu bersama bayi atau mengurangi kegiatan di luar rumah.

2. Perhatikan Asupan Nutrisi


Selama dalam proses pemberian ASI, sang ibu harus memperhatikan baik-baik asupan nutrisi yang hendak dikonsumsi. Pasalnya ibu menyusui memerlukan tambahan 300-500 kalori setiap hari sehingga jangan perhatikan makanan dari kuantitasnya saja, tapi juga kualitasnya yang baik. Ada jenis-jenis makanan yang bisa memperbanyak ASI, misalnya seperti daun katuk, sayuran dari segala jenis, buah-buahan, salmon, beras merah, gandum, kacang-kacangan, dan berbagai biji-bijian. Makanan tersebut akan merangsang produksi ASI secara alami, sehingga sebisa mungkin harus banyak dikonsumsi.

3. Mencukupi Kebutuhan Cairan Tubuh


Kekurangan air atau cairan dapat menyebabkan dehidrasi dan membuat tubuh menjadi lemas. Air putih merupakan sumber cairan utama yang paling baik sebagai pemenuhan kebutuhan cairan Anda sehari-hari. Kebutuhan cairan yang selalu terpenuhi memiliki efek positif terhadap ASI, yaitu membantu ASI agar terus diproduksi secara teratur. Namun tak hanya air putih, minum jus baik berbahan dasar buah dan sayur juga baik untuk ASI. Hindari minuman bersoda, energi, kafein, dan yang mengandung bahan-bahan kimia.

4. Mengelola Stres


Selama masa menyusui, usahakan agar Anda terhindar dari stres. Stres sangat berpengaruh terhadap ASI, dan diduga dapat menghambat proses keluarnya ASI. Cara terhindar dari stres, cobala Anda untuk selalu berpikir positif dalam menghadapi kondisi apapun. Jangan simpan beban pikiran atau masalah Anda, namun Anda bisa menyalurkan hal tersebut kepada pasangan agar beban atau masalah yang Anda rasakan dapat berkurang. Anda juga bisa menenangkan hati dan pikiran dengan cara mendekatkan diri kepada sang pencipta dengan beribadah.

5. Merawat Kesehatan Payudara


Payudara merupakan sentral produksi dan media dalam penyaluran ASI. Payudara yang sehat mampu memproduksi dan menyalurkan ASI dengan baik, sedangkan yang tidak sehat tidak dapat memproduksi dan menyalurkan ASI dengan kurang baik. Apalagi payudara rentan terkena penyakit seperti kanker payudara, oleh sebab itu rawat dan jagalah kesehatan payudara Anda.

6. Meningkatkan Frekuensi Menyusui


Payudara akan memproduksi ASI nya sesuai kebutuhan bayi. Sehingga, semakin bertambah produksi ASI apabila semakin sering juga si bayi diberikan ASI. Hal ini terjadi karena adanya hormon prolaktin yang bekerja merangsang produksi ASI. Oleh karena itu, cara terbaik dalam meningkatkan produksi ASI adalah selalu menyusui bayi. Anda bisa memberikan ASI setiap 2-3 jam terlebih pada bayi baru lahir, karena bayi yang baru lahir biasanya minum ASI sebanyak 8-12 kali dalam sehari.

7. Hindari Penggunaan Dot dan Botol


Selama 6 bulan pertama bayi lahir, bayi harus di kasih ASI eksklusif sebagai sumber utama nutrisinya. Sebisa mungkin hindari penggunaan dot atau botol dalam memberikan ASI, karena bayi akan mengalami kebingungan manakah yang merupakan puting ibu. Bahkan aliran dari botol atau dot lebih mudah keluar, lancar, dan juga kencang, bisa-bisa bayi akan menolak diberi ASI secara langsung oleh ibu.

8. Mencoba Posisi Menyusui Yang Paling Tepat


Kesalahan para ibu saat menyusui adalah dalam posisi menyusui. Kebanyakan dalam proses pemberian ASI mulut bayi menghisap hanya meliputi ujung puting, padahal seharusnya meliputi ujung puting hingga pakal areola (bagian berwarna gelap di sekitar pangkal puting). Dengan posisi menyusui yang tidak tepat ini seringkali menyebabkan lecetnya puting susu, dan juga bayi tidak akan mendapatkan cukup susu, serta produksi ASI tersebut tidak dirangsang sebagaimana mestinya.

9. Skin to Skin Nurse


Ketika menyusui ada suatu metode untuk mempererat ikatan emosional pada ibu dan bayi. Skin to Skin Nurse adalah metode dimana saat menyusui kulit bayi bersentuhan langsung dengan kulit ibu tanpa sehelai kain yang menghalangi, baik itu itu kaos maupun bra, sedangkan bayi hanya menggunakan popok. Metode ini bermanfaat tak hanya bisa meningkatkan produksi ASI, namun juga bisa meningkatkan ikatan batin atau emosional antara ibu dengan bayi.

10. Memijat dan Memompa Payudara


Ada kalanya aliran ASI mulai melamban dan tidak lancar, hal ini bisa membuat ASI menggumpal di dalam payudara ibu. Oleh sebab itu untuk memecah gumpalan dan membuka penyumbatan ASI di dalam payudara diperlukanlah sebuah pemijatan. Sebelum melakukan pemijatan, kompreslah terlebih dahulu payudara dengan air hangat. Kemudian lakukanlah pemijatan payudara dengan benar, seperti memijat dengan arah melingkar mengikuti bentuk payudara hingga 5-6 kali putaran.

Kemudian untuk menjaga payudara agar selalu terangsang untuk memproduksi ASI adalah dengan cara memompanya. Gunakanlah pompa ASI, pompa masing-masing payudara secara konsisten dan berkala di antara waktu menyusui setidaknya dalam kurun waktu 10 menit akan merangsang produksi ASI. Ada fakta unik yang perlu Anda ketahui bahwa pada pukul 2-5 pagi, produksi ASI cenderung meningkat, sehingga memompa payudara selama periode di jam-jam berikut sangat dianjurkan jika itu memungkinkan.

11. Olahraga Secara Rutin


Berolahraga tidak memiliki efek apapun secara langsung terhadap ASI, akan tetapi merupakan sebuah tindakan preventif dan sehat untuk kesehatan sang ibu. Berolahraga sangat baik untuk ibu menyusui karena bertujuan meningkatkan kebugaran dan kesehatan jantung, menjaga berat badan, meningkatkan kekuatan tulang dan otot, dan yang terakhir yang paling penting untuk ASI yaitu menjaga kesehatan mental, mengurangi stress, dan mencegah depresi.

Adapun olahraga yang bisa diterapkan yaitu senam, yoga, jogging, bersepeda, bahkan berenang. Olahraga adalah salah satu media yang baik bagi ibu untuk mengurangi stress dan mencegah depresi, karena stres dan depresi berpengaruh besar pada proses produksi dan kelancaran ASI saat menyusui.

12. Suplemen Penambah ASI


Bagi Anda yang produksi ASI nya masih sedikit, bisa mencoba untuk mengonsumsi suplemen dan obat-obatan yang bisa merangsang produksi ASI. Namun, tetap konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau bidan mengenai suplemen penambah ASI mana yang baik, cocok, dan aman untuk Anda konsumsi.

12 Cara Memperbanyak dan Memperlancar ASI Yang Terbukti Ampuh

Manfaat Air Putih untuk Kesehatan

Tahukah Anda ?


Tubuh manusia terdiri dari komponen air sebesar 60%. Dengan fakta tersebut, air merupakan komponen terbesar yang ada di dalam tubuh manusia. Yang mana air atau cairan tersebut diperlukan oleh tubuh untuk menunjang kinerja organ-organ di dalamnya.

Maka dari itu, ada kebutuhan cairan yang harus Anda penuhi setiap harinya. Dengan kebutuhan cairan yang setiap hari harus dipenuhi, air putih menjadi solusi terbaik serta bermanfaat sebagai pemenuhan kebutuhan cairan tersebut.

Mengapa Harus Air Putih ?


Banyak yang bertanya-tanya, kenapa harus air putih ? Kenapa bukan soft drink seperti minuman bersoda dan minuman energi, sirup, ataupun minuman lainnya yang lebih menyegarkan dahaga dan memberikan efek dan sensasi tersendiri ? Hal ini dikarenakan air putih tidak memiliki kandungan apapun, sehingga sangat aman untuk dikonsumsi sehari-hari sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan cairan Anda.

Berbeda dengan air putih, minuman yang lainnya memiliki kandungan-kandungan yang berbahaya jika dikonsumsi secara terus-menerus. Misalnya seperti minuman bersoda yang mengandung zat-zat berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Diabetes, karies gigi, dan obesitas adalah sebagian kecil dari bahaya minuman bersoda.

Berapa Takaran Normal agar Tidak Kekurangan Cairan ?


Kebutuhan cairan tiap orang berbeda-beda, namun pada umumnya disarankan mengonsumsi air putih sebesar 2-3 liter per hari. Selain dari minuman, ternyata makanan juga dapat memberikan asupan cairan pada tubuh.

Hal ini dikarenakan ada beberapa makanan yang mengandung banyak air di dalamnya, seperti pada sayur dan buah-buahan. Misalnya sayur dan buah seperti tomat dan semangka, yang mana mengandung 90% air di dalamnya.

Cukupi kebutuhan cairan Anda sehari-hari, jangan menunda-nunda atau menghiraukan hal tersebut. Karena akan ada fase di mana tubuh mengalami defisit cairan berlebih yang disebut dehidrasi. Untuk mengetahui apakah tubuh mulai mengalami kekurangan cairan cukup terbilang mudah. Yaitu dengan tanda-tanda awal seperti bibir dan tenggorokan kering.

Gejala yang lainnya yang dirasakan tubuh saat dehidrasi yaitu badan terasa lemas dan otot-otot melemah, pusing dan jantung berdebar-debar, serta urin yang dikeluarkan sedikit dan berwarna kuning gelap.


Kapan Butuh Lebih Banyak Asupan Cairan ?


Ada saat di mana tubuh jadi membutuhkan lebih banyak asupan cairan dibandingkan biasanya. Hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi dan aktivitas yang tak biasa pula. Kondisi dan akitivitas tersebut antara lain ialah :

  • Saat berolahraga,
  • Saat terkena paparan panas yang berlebih,
  • Mengalami demam, muntah-muntah, dan diare.

Manfaat Air Putih


1. Mencegah Dehidrasi


Mengonsumsi air putih dengan porsi yang tepat mampu menjaga kadar cairan di dalam tubuh dan mencegah dehidrasi, sehingga tubuh tidak mengalami gangguan sirkulasi, pencernaan dan penyerapan makanan, otot dan sendi-sendi, ginjal, serta mempertahankan suhu normal tubuh.

2. Menurunkan Berat Badan


Bagi Anda yang sedang menjalani program diet dan ingin menjaga tubuh agar tetap memiliki berat badan yang ideal, maka air putih adalah solusi yang sangat tepat. Air putih membantu mengendalikan asupan kalori tubuh. Sehingga minum air putih jauh lebih baik dalam mencegah peningkatan berat badan dibandingkan dengan minuman lainnya.

3. Meningkatkan Metabolisme Tubuh


Air putih membantu kinerja organ-organ di dalam tubuh dan meningkatkan metabolisme tubuh. Membuang sisa-sisa kotoran dan zat-zat yang tidak terpakai oleh tubuh melalu keringat dan urine dan juga membakar lemak. Air putih juga memperlancar aliran darah dan peredaran nutrisi, sehingga mempercepat proses metabolisme tubuh.

4. Membantu Mengeluarkan Racun di Dalam Tubuh


Dengan metabolisme tubuh yang lancar, air juga membantu tubuh dalam mengeluarkan racun dari dalam tubuh melalui urine dan juga keringat, serta membantu memperlancar pencernaan dan pembuangan sisa-sisa makanan.

5. Memperlancar Sistem Pencernaan


Selain serat, air putih memiliki manfaat dan pengaruh yang sangat besar juga untuk pencernaan. Hal tersebut dikarenakan air putih membantu kerja organ manusia untuk mencerna makanan dengan lebih mudah. Tidak hanya dengan rajin mengonsumsi buah dan sayuran, air putih juga berguna dalam mengatasi sembelit. Dengan cukup pelumasan oleh air, maka membuat feses menjadi sedikit lebih lembut sehingga membantu dalam proses pembuangan sisa-sisa makanan, serta mencegah susahnya BAB.

6. Menjaga Fungsi Ginjal


Selain baik untuk pencernaan, air putih juga sangat baik untuk menunjang kinerja ginjal. Ginjal akan semakin lancar melakukan fungsinya dalam membuang racun keluar dari tubuh berbentuk air seni atau urine.

7. Mencegah Penuaan Dini


Penuaan dini bisa terjadi karena kulit yang kering, sehingga membuat kulit terlihat seperti tidak sehat. Dengan mengonsumsi air putih secukupnya setiap hari, dapat menghindari keringnya kulit dan membuatnya menjadi lebih lembab. Kulit pun menjadi lebih sehat, lembab, halus, dan terlihat lebih muda.

7 Manfaat Air Putih Bagi Kesehatan Yang Jarang di Ketahui

Subscribe Our Newsletter