Lights Pedia

    Social Items

Your Ads Here
Efek Samping, Bahaya, dan Dampak Negatif Minuman Beralkohol Untuk Kesehatan Tubuh
Minuman beralkohol atau yang sering disingkat minol merupakan minuman yang mengandung etanol. Etanol merupakan bahan psikoaktif dan mengonsumsinya bisa menyebabkan penurunan kesadaran. Sehingga di berbagai negara, penjualan minuman beralkohol dibatasi ke sejumlah kalangan saja dan umumnya diperjualbelikan kepada orang-orang yang telah melewati batas usia-usia tertentu.

Untuk sekedar informasi, bahwa minuman beralkohol tentunya berbeda dengan minuman keras. Minuman keras merupakan bagian dari minuman beralkohol, akan tetapi etanol yang terkandung merupakan hasil dari penyulingan. Contoh minuman keras ialah vodka, wiski, rum, arak, soju, dan tequila.

Banyak alasan mengapa orang bisa mengonsumsi minuman beralkohol, salah satunya yakni karena memang mereka menyukai minuman beralkohol. Atau bisa juga karena pengaruh lingkungan sekitar, dan karena ingin menghilangkan stres atau melupakan peliknya masalah kehidupan.

Namun kenyataannya, minuman beralkohol menyimpan banyak bahaya dan efek negatif untuk tubuh dibandingkan dengan manfaatnya jika dikonsumsi melebihi ambang batas yang sehat. Terlebih lagi minuman beralkohol memilili sifat adiktif.

Sifat adiktif dari minuman beralkohol, membuat orang yang mengonsumsinya menjadi candu. Dan ketika sudah mulai kecanduan, maka orang yang meminumnya lama-kelamaan tanpa sadar akan menambah takaran/dosis sampai pada dosis mabuk hingga keracunan.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, minol juga dapat menyebabkan penurunan dan kehilangan konsentrasi, sehingga dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Sedangkan jika diminum terus-menerus dalam jangka waktu yang panjang, minol dapat mengakibatkan penyakit kronis bahkan berujung kematian.

Selain memiliki dampak negatif seperti penurunan dan kehilangan konsentrasi, mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dan dalam jangka waktu yang panjang juga mengakibatkan efek samping lainnya. Berikut ini efek samping dan bahaya minuman beralkohol bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan.

Efek Samping dan Bahaya Minuman Beralkohol


1. Gangguan Otak dan Saraf

Terlalu sering mengonsumsi alkohol dalam jangka panjang dapat mengganggu kinerja otak, menurunkan fungsi, hingga dapat menyebabkan kerusakan otak permanen. Kehilangan koordinasi, berkurangnya refleks tubuh, menurunnya pengihatan merupakan bagian dari beberapa kondisi-kondisi yang bisa terjadi apabila terlalu banyak mengonsumsi alkohol. Alkohol bisa merusak lebih dari satu bagian otak, mempengaruhi bagaimana seseorang bersikap, berperilaku, termasuk kemampuan belajar dan mengingat.

2. Mengalami Masalah Sistem Pencernaan

Mengonsumsi alkohol secara berlebihan dalam jangka waktu yang lama juga bisa mengakibatkan terjadinya kerusakan pada sistem saluran pencernaan. Alkohol dapat mengakibatkan perut meradang (gastritis), yang akan menghalangi kelancaran proses pencernaan makanan dan membuat nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tidak terserap dengan sempurna, serta mudah mengalami kekurangan nutrisi.

3. Radang Pankreas

Pankreas merupakan salah satu organ penting tubuh yang berperan dalam memproduksi enzim dan hormon yang berguna untuk membantu proses pencernaan. Namun saat terlalu banyaknya mengonsumsi alkohol secara tidak langsung menyebabkan peradangan pada pankreas yang tentunya bisa sangat menyiksa.

4. Penyakit Hati

Hati adalah organ terbesar di tubuh manusia yang berfungsi untuk menetralisir racun dari dalam darah. Akan tetapi, fungsi hati akan terganggu atau bahkan rusak jika Anda terlalu banyak mengonsumsi alkohol.

Bagi tubuh, alkohol merupakan zat racun. Saat alkohol masuk ke dalam tubuh, hati akan bekerja lebih keras untuk memproses alkohol. Kebiasaan minum alkohol akan membuat hati lama-kelamaan mengalami peradangan dan memicu munculnya gangguan, seperti penumpukan lemak di hati, sirosis, hepatitis alkoholik, hingga kanker hati.

5. Risiko Terkena Penyakit Jantung

Banyaknya alkohol yang dikonsumsi memiliki keterkaitan langsung terhadap tekanan darah. Sehingga kebiasaan mengonsumsi alkohol secara rutin dapat menyebabkan peningkatan risiko hipertensi dalam jangka panjang.

Dengan meningkatnya tekanan darah atau sering disebut hipertensi, maka juga dapat meningkatkan risiko munculnya gangguan pada jantung. Seperti mengalami serangan jantung, gangguan irama jantung, melemahnya otot jantung, stroke, dan juga bisa menyebabkan obesitas.

6. Meningkatkan Risiko Kanker

Kebiasaan mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko terkena berbagai jenis kanker. Hal ini dikarenakan alkohol memiliki sifat karsinogen yang bisa mengembangkan beberapa tipe kanker, termasuk kanker mulut dan tenggorokan, esofagus, hati, dan juga kanker payudara.

7. Gangguan Mental Organik (GMO)

Bila dikonsumsi secara berlebihan, minuman beralkohol dapat menimbulkan efek samping gangguan mental organik (GMO). GMO adalah gangguan dalam fungsi berpikir, merasakan, dan juga berperilaku. GMO terjadi disebabkan oleh reaksi langsung pada sel-sel saraf pusat.

Bagi pecandu yang terkena GMO biasanya akan mengalami perubahan perilaku, tidak mampu menilai realitas, terganggu fungsi sosialnya, dan juga terganggu pekerjaannya. Selain itu penderitanya juga akan mengalami cara berjalan yang tidak mantap, wajah memerah, mata juling, menjadi mudah tersinggung, bicara ngasal atau ngawur, dan kehilangan konsentrasi.

8. Sindrom Putus Alkohol

Alkohol memiliki sifat adiktif, sehingga orang yang meminumnya lama-kelamaan tanpa sadar akan menambah takaran/dosis sampai pada dosis mabuk hingga keracunan, serta membuat peminumnya menjadi kecanduan alkohol.

Orang yang sudah ketagihan atau sudah candu alkohol biasanya akan mengalami suatu gejala yang disebut sindrom putus alkohol. Yaitu di mana mempunyai rasa takut diberhentikan untuk minum alkohol. Mereka akan sering mengalami tubuh gemetar, jantung berdebar-debar, cemas, gelisah, murung, dan banyak berhalusinasi.

9. Menurunkan Imunitas Tubuh

Efek samping mengonsumsi banyak alkohol dalam jangka panjang juga mampu menurunkan sistem kekebalan tubuh dan membuat peminumnya rentan terkena penyakit. Alkoholik kronis lebih rentan terkena penyakit menular seperti tuberculosis (TBC), pneumonia, dan virus HIV.

10. Keracunan Allkohol

Efek samping selanjutnya minum alkohol yaitu dapat mempengaruhi elastisitas dinding ateri dan usia prematur arteri, sehingga mengganggu aliran darah. Dengan kadar alkohol yang diluar ambang batas toleransi tubuhnya, maka kadar alkohol tersebut akan berubah menjadi beracun dan membuat peminumnya keracunan alkohol. Keracunan alkohol bisa membuat peminum mengalami koma, dan pada akhirnya bisa berujung pada kematian.

10 Efek Samping dan Bahaya Minuman Beralkohol Untuk Kesehatan Tubuh

Wajib Tahu, Ini Dia 8 Manfaat Masker Kopi dan Cara Mudah Membuatnya Untuk Perawatan Kulit Wajah
Tidak hanya dunia teknologi, otomotif, ataupun olahraga saja yang berkembang dengan sangat pesat. Nyatanya di dalam dunia kecantikan pun juga berkembang dengan cepat dan mengikuti perkembangan zaman.

Seiring berkembangnya zaman, terutama di dunia kecantikan, banyak sekali produsen di dunia kecantikan mengeluarkan produk-produk kecantikan dan perawatan. Yang dapat menggaransi dan mendukung penampilan serta juga bisa membuat wajah semakin mulus, putih, dan juga bersinar. Produk kecantikan sangatlah bervariasi, ada yang berbahan dasar kimia, dan ada pula yang alami bercampur kimia yang terjual laris di pasaran.

Meskipun begitu, ada bahan-bahan alami yang mudah didapatkan di rumah yang tidak kalah hebat dengan produk kecantikan berbahan dasar kimia. Salah satunya ialah kopi. Selain bermanfaat untuk melawan kanker, kopi juga memiliki manfaat yang besar di dalam dunia kecantikan terutama untuk wajah.

Di dunia kecantikan kopi seringkali dijadikan bahan utama dalam pembuatan masker. Dalam pembuatannya, Anda cukup mencampurkan kopi dengan bahan-bahan masker yang lain dan air lalu diaplikasikan pada wajah selama 15 hingga 20 menit. Anda bisa mencampurkan madu, lemon, atau lidah buaya untuk mendapatkan manfaat masker kopi yang lebih kaya.

Lalu khasiat apa saja yang dapat dihasilkan dari masker kopi ? Pastinya membuat penasaran sekali kan dengan keistimewaan masker kopi ini. Nah, berikut ini manfaat-manfaat masker kopi untuk perawatan kulit wajah Anda.

Manfaat Masker Kopi


1. Mengangkat Sel Kulit Mati

Anda bisa menggunakan bubuk kopi sebagai eksfoliator alami untuk wajah Anda. Bubuk kopi juga bisa dijadikan sebagai scrub atau masker wajah yang akan membantu mengangkat sel-sel kulit mati pada wajah. Dengan adanya kulit yang terkelupas, itu menandakan bahwa sel-sel kulit mati pada wajah berhasil terangkat. Dan efeknya membuat wajah menjadi lebih halus, segar, dan juga lembab.

2. Mengatasi Komedo

Komedo merupakan salah satu masalah pada wajah yang sangat mengganggu. Komedo bisa muncul kapan saja dan dimana saja, tapi lebih sering pada area hidung. Hal ini dikarenakan kandungan minyak yang berlebih pada wajah, sehingga komedo muncul dan tersumbat pada pori-pori. Masker kopi dapat mengatasi dan mengangkat komedo, asalkan pemakaian masker rutin, komedo dapat diminimalisir dan membuat wajah lebih fresh dan bercahaya.

3. Menyamarkan Kantung Mata

Kantung mata biasanya diakibatkan oleh kurang beristirahat atau kurang tidur. Kantung mata atau lingkaran hitam dibawah mata biasanya dialami oleh orang-orang yang memiliki jadwal aktivitas yang padat.

Cobalah untuk menggunakan masker kopi pada pagi hari secara rutin, kemudian dalam beberapa hari rasakan perbedaannya. Perhatikan lingkaran pada bawah mata menghilang dan bengkak pada mata akibat kurang tidur tersamarkan dengan sempurna.

4. Mencegah Keriput

Dengan kandungan antioksidan yang tinggi pada kopi, kopi juga dapat mencegah penuaan dini pada wajah. Dengan pemakaian secara rutin, masker kopi, membuat kulit wajah terhindar dari keriput serta garis-garis halus tanda penuaan. Terutama yang biasanya tampak pada di sudut bibir, ujung mata, dan juga dahi. Secara perlahan keriput dan garis-garis halus akan tersamarkan dengan baik.

5. Memperkecil Pori-Pori Kulit

Besarnya pori-pori dikarenakan oleh adanya komedo dan jerawat. Produksi minyak wajah yang berlebihan juga menjadi faktor tersumbatnya pori-pori kulit. Dengan pemakaian masker kopi secara rutin, komedo pada wajah dan jerawat dapat teratasi. Kemudian membuat pori-pori wajah menjadi kecil, sehingga komedo dan jerawat tidak mudah kembali datang.

6. Menjaga Kelembapan, Mencerahkan, dan Mengencangkan Kulit

Pemakaian masker kopi secara rutin akan berefek pada kulit wajah secara signifikan pula. Kulit wajah akan terjaga kelembapannya dan juga keelastisannya. Kulit wajah tidak terasa kering, bahkan cenderung cerah, kencang, lembut, dan bersih. Terlebih lagi kandungan antioksidan di dalam kopi, mampu menangkal radikal-radikal bebas sehingga wajah pun terlihat lebih sehat.

7. Menghilangkan dan Mencegah Jerawat

Wajah berjerawat seringkali membuat orang tidak percaya diri (PD) akan penampilannya, selain itu juga menimbulkan rasa sakit jika disentuh. Maka dari itu, tak heran jika banyak orang yang ingin cepat menghilangkan jerawatnya baik menggunakan jasa facial di salon ataupun obat-obatan.

Cobalah untuk beralih menggunakan masker kopi, bahan alami yang jauh lebih aman dan terjamin baiknya dibanding cara-cara diatas. Selain menghilangkan jerawat secara perlahan, masker kopi juga mampu mencegah jerawat datang kembali.

8. Mengurangi Produksi Kelenjar Minyak Berlebihan Pada Wajah

Menggunakan masker kopi juga dapat mengurangi jumlah kadar minyak pada wajah. Sehingga metode perawatan wajah yang satu ini cocok digunakan pada orang yang memiliki masalah wajah berminyak. Dengan pemakaian secara teratur, maka wajah akan terlihat lebih bersih dan tidak kusam karena minyak berlebih.

Cara Membuat Masker Kopi


Setelah tahu apa saja manfaat dari masker kopi diatas, pasti saat ini Anda penasaran bagaimana cara membuat masker kopi paling mudah dirumah. Meskipun saat ini sudah banyak masker kopi instan yang terjual di pasaran, tidak ada salahnya mencoba membuat sendiri. Lagipula buatanan sendiri tentunya lebih terjamin sehat, alami, dan kehigienisannya. Bagi Anda yang ingin mencoba membuat masker kopi di rumah, simak cara membuat kopi yang mudah berikut ini.

Cara Membuat Masker dengan Kopi Murni


Pertama siapkan kopi murni sesuai kebutuhan, mangkok, dan air secukupnya. Lalu tuang dan larutkan bubuk kopi ke dalam mangkok dengan air secukupnya. Sebaiknya jangan terlalu banyak air, lebih baik jika perbandingan bubuk kopi dengan air sekiranya 1:2 saja. Hal ini agar campuran bubuk kopi tidak terlalu cair dan cukup mengental sehingga lebih mudah diaplikasikan pada wajah.

Setelah dilarutkan, aduk campuran tadi hingga tercampur rata dan mengental. Setelah dirasa cukup mengental, campuran tersebut sudah bisa diaplikasikan pada wajah yang sebelumnya telah dibersihkan terlebih dahulu. Oleskan secara rata pada wajah, dan diamkan 10-20 menit. Setelah selesai dan masker kopi telah mengering, silakan basuh wajah menggunakan air bersih.

Cara Membuat Masker dengan Kopi dan Bahan-Bahan Alami Lainnya


Untuk mendapatkan manfaat yang lebih kaya, dalam pembuatan masker Anda bisa mencampurkan tidak hanya kopi dan air saja, melainkan juga bisa menambahkan bahan-bahan alami lainnya. Beberapa bahan yang biasa digunakan untuk masker wajah ialah seperti susu, yoghurt, lemon, madu, ataupun bengkuang. Pilih yang paling sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kulit. Misalnya jika Anda ingin kulit cerah alami, coba membuat masker kopi dengan campuran bengkuang.

Sama saja caranya seperti membuat masker dengan kopi murni, tetapi jika bahan campurannya padat maka harus dihaluskan terlebih dahulu dengan cara diblender ataupun diparut. Campur kopi, bengkuang yang telah halus, dan air menjadi satu, kemudian aduk hingga rata. Lalu oleskan campuran tersebut pada wajah dan diamkan 10-20 menit. Ketika telah selesai dan masker telah mengering, bersihkan menggunakan air bersih.

Wajib Tahu, Ini Dia 8 Manfaat Masker Kopi dan Cara Mudah Membuatnya Untuk Perawatan Kulit Wajah

Cara Mengatasi Flu Dengan Mudah, Cepat, dan Praktis Dalam Sehari
Influenza atau yang lebih dikenal dengan sebutan flu adalah infeksi virus yang terjadi pada alat pernapasan seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Hidung berair atau dalam kondisi flu menjadi masalah yang menjengkelkan. Terlebih lagi ketika memasuki musim hujan, maka risiko terkena flu pun menjadi sangat tinggi.

Flu terjadi ketika lendir di saluran hidung dan sinus meningkat. Peningkatan produksi lendir adalah cara tubuh mengeluarkan cairan dingin atau iritasi dan virus flu dari dalam tubuh. Penyakit flu dapat dengan mudah menular dan menyebar dari satu orang ke orang lain melalui berbagai cara seperti berbagi minuman, alat makan, kontak langsung, juga batuk dan bersin.

Namun meskipun tergolong penyakit ringan, Anda tetap harus untuk waspada. Karena bahwasannya flu sangat mudah menular dan menyebar dari satu orang ke orang lainnya baik melalui media ataupun tanpa media. Dibandingkan dengan pilek, gejala flu berlangsung lebih lama dan bisa dikaitkan dengan nyeri otot, demam, dan menggigil. Berikut gejala-gejala yang dialami oleh penderita flu.

  • Batuk kering atau berdahak,
  • Sakit tenggorokan,
  • Demam,
  • Menggigil,
  • Sakit kepala dan juga otot,
  • Kelelahan.

Flu sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya dengan bantuan antibodi dari tubuh sendiri. Namun banyak orang yang ingin cepat sembuh dan kemudian menggunakan obat-obatan medis yang dibeli dari apotek maupun dari konsultasi dokter. Ada beberapa orang yang mungkin alergi dengan mengggunakan obat-obatan medis, coba untuk menggunakan obat-obatan alami atau yang biasa disebut obat-obatan tradisional. Berikut ini tips mengatasi flu dengan cara yang alami, cepat, dan mudah.

1. Beristirahat Yang Cukup

Meskipun memiliki jadwal dan aktivitas yang padat, luangkanlah lebih banyak waktu untuk beristirahat. Karena meski tampak bukan sakit yang parah, flu yang tidak diatasi dan ditunjang dengan istirahat yang cukup akan membuat masa pemulihan kondisi tubuh menjadi lebih lama.

2. Memperbanyak Minum Air Putih

Dibalik tampilannya yang biasa, ternyata air putih menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan. Diantaranya juga dapat membantu mengobati penyakit flu dan pilek.

Selain itu, ketika sedang flu tubuh seringkali kehilangan cairan yang banyak atau dehidrasi atau dehidrasi. Usahakan untuk mengonsumsi air putih minimal 2 liter/harinya agar tubuh terhindar dari kekurangan cairan.

3. Mengonsumsi Minuman Hangat

Selain banyak mengonsumsi air putih, mengonsumsi minuman hangat juga tidak kalah baik untuk penderita flu. Misalnya seperti air putih hangat, air jeruk hangat, teh hangat ataupun wedang jahe.

Minuman hangat berguna untuk melegakan dan menghangatkan tenggorokan. Serta paparan uap panas dari minuman hangat juga berguna untuk mengencerkan lendir.

4. Mengonsumsi Olahan Rempah-Rempah

Mengonsumsi olahan rempah-rempah yang hangat juga dapat mengatasi flu yang diderita. Kunyit, jahe, kapulaga, kayu manis, dan cengkeh adalah beberapa rempah-rempah yang dapat Anda olah ke dalam minuman ataupun makanan. Bisa di olah menjadi wedang jahe, susu hangat yang di campur rempah-rempah, dan bahan-bahan campuran dalam pembuatan sup.

5. Mengonsumsi Vitamin C

Para peneliti menyimpulkan bahwa orang yang mengonsumsi 8 gram vitamin C sehari dapat mempersingkat penyembuhan flu dibanding orang yang tidak mengonsumsinya.

Dan pada dosis yang lebih tinggi, ada manfaat yang lebih dari vitamin C sebagai antioksidan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C juga telah terbukti untuk menghentikan replikasi virus penyebab flu.

6. Mengonsumsi Madu

Madu merupakan obat tradisional sejak zaman dahulu dipercaya bisa mengobati berbagai jenis penyakit dan memiliki banyak manfaat. Berbagai khasiat madu sudah tak diragukan lagi di dunia kesehatan, dengan kandungan nutrisi dan vitamin yang kompleks mampu mengobati berbagai jenis penyakit, terutama flu. Antioksidan yang tinggi dari madu, meningkatkan imun tubuh dan mencegah datangnya flu datang kembali.

7. Terapi Aroma Hangat

Cobalah untuk menerapkan terapi aroma hangat bagi Anda yang mengalami hidung tersumbat. Menghirup aroma hangat dapat menyegarkan dan melegakan hidung tersumbat, sehingga pernapasan menjadi lancar dan meringankan flu.

Anda bisa menggunakan minyak kayu putih atau balsem, menghirup aromanya dan mengoleskan pada bagian dada dan juga leher. Atau Anda juga bisa menggunakan inhaler sebagai media pengobatan terapi aroma hangat.

8. Mandi dengan Air Hangat

Saat menderita flu, sebaiknya usahakan untuk tidak mandi menggunakan air yang dingin atau bersuhu ruangan. Cobalah untuk menggunakan air hangat agar suhu tubuh tetap hangat dan tidak memperparah kondisi flu.

9. Hindari Minuman atau Makanan yang Mengandung Es

Minuman atau makanan yang mengandung es bukanlah penyebab utama flu. Tetapi ketika sedang mengalami flu dan mengonsumsi minuman atau makanan diatas, maka hal ini akan memperparah kondisi dan memperlambat proses penyembuhan flu.

10. Hindari Penggunaan AC (Air Conditioner)

Air Conditioner atau yang biasa disebut AC merupakan salah satu media yang dapat memperparah kondisi flu. Pasalnya udara sejuk yang dihasilkan bisa membuat badan mengigil dan hidung tersumbat, terutama jika diatur pada suhu yang rendah. Cobalah untuk mengganti AC dengan kipas angin biasa atau tidak sama sekali.

Jika ingin menggunakan kipas angin, aturlah kipas angin agar tidak berputar menghadap Anda dan baiknya dihadapkan pada dinding. Dan jika tetap ingin menggunakan AC, cobalah atur suhunya agar tidak jauh melampaui dibawah suhu ruangan.

10 Cara Mengobati Flu Dengan Mudah, Cepat, dan Praktis Dalam Sehari

Kenali Manfaat dan Khasiat Wedang Jahe Yang Luar Biasa Bagi Kesehatan Tubuh
Wedang jahe adalah hidangan minuman tradisional yang terbuat dari sari jahe dan merupakan sajian khas dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Minuman wedang jahe umumnya disajikan dengan keadaan hangat atau panas, dan tentunya menimbulkan efek hangat pula pada tubuh saat meminumnya. Wedang jahe seringkali disebut dengan teh jahe, dan bagi sebagian orang wedang jahe dijadikan sebagai minuman sehari-hari karena kaya akan manfaat.

Wedang jahe seringkali disajikan saat cuaca mendung atau hujan, terlebih lagi pada saaat musim hujan datang maka wedang jahe pun menjadi minuman yang cocok nan sederhana sebagai pelengkap suasana. Hal ini dikarenakan wedang jahe yang dapat memberikan kehangatan pada tubuh terutama pada pencernaan sehingga sangat cocok disajikan pada saat cuaca dingin.

Minuman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, hal ini disebabkan karena di dalam jahe yang menjadi bahan utamanya mengandung senyawa-senyawa yang bermanfaat. Senyawa-senyawa yang terkandung tersebut ialah gingerol, shogaol, oleoresin, fenol, zingerone, dan antioksidan. Kandungan senyawa-senyawa tersebut dipercaya memiliki banyak manfaat dan khasiat bagi tubuh.

Khasiat dan Manfaat Wedang Jahe untuk Kesehatan


1. Menghangatkan Badan

Adanya senyawa gingerol pada jahe, membuat wedang jahe memberikan rasa pedas dan hangat saat di konsumsi pada tenggorokan. Maka seringkali wedang jahe digunakan untuk menghangatkan badan, terutama pada saat cuaca dingin atau hujan.

2. Menghilangkan Rasa Mual

Menurut beberapa penelitian, National Institutes of Health meringkas bahwa minum air jahe dapat meredakan mual-muntah, termasuk berbagai hal yang muncul pasca tindakan bedah, kemoterapi, dan morning sickness atau mual-muntah pada saat masa kehamilan.

3. Melancarkan Peredaran Darah

Manfaat wedang jahe selanjutnya ialah melancarkan sirkulasi darah. Dengan adanya kandungan senyawa antikoagulan yang terkandung di dalam jahe, jahe dapat mencegah penggumpalan darah. Sehingga darah bisa mengedarkan oksigen dan sari-sari makanan dengan lancar, serta risiko terkena penyakit kardiovaskular seperti seperti jantung dan stroke menjadi menurun.

4. Melancarkan Sistem Pernapasan

Jahe merupakan salah satu jenis ekspetoran alami, yaitu obat yang dapat merangsang pengeluaran dahak dari saluran pernapasan. Sehingga secangkir wedang jahe dapat meredakan gejala pernapasan, yang salah satunya yaitu membantu meredakan masalah hidung tersumbat dan juga flu.

5. Menjaga Berat Badan

Minum air jahe setelah sarapan pagi dapat membuat kenyang lebih lama, sehingga asupan makanan yang masuk dapat lebih terkontrol. Kemudian jahe juga dapat mengendalikan kadar gula darah dan kolesterol berlebih, serta meningkatkan metabolisme sehingga tubuh lebih aktif membakar lemak.

6. Menyeimbangkan Kadar Gula Darah

Jahe merupakan bahan yang bersifat antidiabetik, antiinflamasi, dan antioksidan. Senyawa aktif pada jahe yaitu gingerol diketahui dapat meningkatkan kadar insulin dan menurunkan kadar glukosa di dalam tubuh. Yang mana penyebab utama penyakit diabetes ialah jika kadar glukosa terlalu berlebihan di dalam darah.

7. Meredakan Nyeri dan Anti Peradangan 

Bahan utama wedang jahe, jahe, memiliki khasiat untuk meredakan nyeri dan peradangan karena mengandung antiinflamasi yang bisa meredakan pada otot atau memar, ataupun nyeri pada saat menstruasi. Segelas wedang jahe juga bisa meredakan rasa nyeri dan sakit akibat penyakit persendian seperti rematik. Tidak hanya sampai disitu, jahe juga mengurangi pembengkakan pada area yang sakit.

8. Meningkatkan Sistem Imunitas Tubuh

Dengan kandungan antioksidannya yang tinggi, jahe dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menangkal radikal-radikal bebas.

Cara Membuat Wedang Jahe di Rumah


Ada baiknya melakukan pemilahan dan menggunakan jahe yang segar, untuk mendapatkan manfaat jahe secara maksimal. Berikut cara yang sederhana membuat wedang jahe.
  • Ambil rimpang jahe sesuai kebutuhan kemudian cuci hingga bersih. Kupas lalu gepuk hingga memar dan memipih,
  • Rebus jahe dan gula jawa dengan takaran air secukupnya, masak hingga gulanya larut dan mendidih,
  • Setelah mendidih, siapkan gelas atau cangkir dan saring wedang jahe untuk memisahkan sari jahe dengan rimpang jahe,
  • Hidangkan dan konsumsi dalam keadaan hangat.

Kenali 8 Manfaat dan Khasiat Wedang Jahe Yang Luar Biasa Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat dan Keuntungan Matahari Pagi untuk Kesehatan
Matahari pagi yang mempunyai segudang manfaat untuk kesehatan tubuh merupakan suatu hal yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Tidak hanya membuat hangat dan indah suasana di pagi hari, sinar matahari pagi juga mempunyai manfaat dan peranan penting untuk perkembangan dan kesehatan tubuh.

Para pakar kesehatan berpendapat bahwa berjemur di bawah sinar matahari pagi tidak hanya dianjurkan untuk bayi semata, namun juga dianjurkan untuk orang dewasa. Manfaat matahari pagi untuk bayi ialah membantu pembentukan tulang yang kuat dan mencegah bayi kuning, sehingga banyak para pakar kesehatan yang menganjurkan para ibu yang memiliki bayi untuk menjemur bayinya di bawah sinar matahari pagi selama beberapa saat.

Berolahraga pun dianjurkan untuk dilakukan pada pagi hari dibandingkan pada sore hari, karena pembakaran metabolisme tubuh menjadi lebih kompleks, cepat, dan efektif karena di bantu oleh pancaran sinar matahari pagi. Pada konstruksi rumah pun disarankan untuk dibangun menghadap matahari pagi dibanding matahari pada saat sore atau senja.

Terlihat begitu jelas bagaimana pentingnya sinar matahari terutama sinar matahari pagi sebagai salah satu sumber kehidupan. Di balik banyaknya dampak-dampak negatif yang dihasilkan, namun di samping itu sinar matahari terutama sinar matahari pagi ternyata juga memiliki dampak positif yang bermanfaat pula bagi manusia. Berikut manfaat dan keuntungan berjemur di bawah sinar matahari pagi bagi kesehatan.

1. Sumber Vitamin D

Manfaat matahari pagi yang pertama adalah bahwa sinar matahari pagi dapat memicu produksi vitamin D di dalam tubuh. Vitamin D dibutuhkan untuk membantu tubuh menyerap mineral-mineral seperti kalsium dan fosfor dari makanan maupun minuman yang telah di konsumsi sebelumnya. Dua mineral tersebut, kalsium dan fosfor, memegang peranan penting dalam kesehatan tulang.

Jika tubuh kekurangan vitamin D, maka akan menimbulkan berbagai masalah pada tulang. Misalnya tulang menjadi lunak, tidak kuat, rapuh, dan mudah patah. Dan berisiko terkena penyakit rematik, osteoporosis, rakitis, dan osteomalasia, merupakan bentuk dari dampak kekurangan vitamin D.

2. Menyembuhkan Penyakit Kulit

Peranan penting dijalankan juga oleh sinar matahari dalam menjaga dan merawat kesehatan kulit. Menurut World Health Organization (WHO), paparan sinar matahari dapat mengobati beberapa kondisi kulit pada beberapa orang. Sejumlah dokter pun merekomendasikan radiasi sinar UV untuk menangani kulit berjerawat, eksim, sakit kuning, dan psoriaris.

Akan tetapi berjemur pun tidak bisa sembarang berjemur saja. Berjemur di bawah sinar matahari lebih baik dilakukan dibawah jam 9 pagi dan di atas jam 4 sore, dan juga ada tips-tips berjemur di bawah sinar matahari lainnya yang harus Anda perhatikan pula. Karena jika sembarang di lakukan maka bukan efek positif yang akan didapatkan, melainkan efek negatif seperti mengakibatkan kerusakan kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit.

3. Mencegah Kanker

Terpapar radiasi UV sinar matahari secara berlebihan bisa meningkatkan risiko kanker kulit. Namun dalam jumlah yang cukup, radiasi UV sinar matahari justru bisa mencegah penyakit kanker lainnya seperti kanker payudara, usus besar, kanker prostat, dan kanker pankreas.

4. Mengurangi Stres

Bangun di pagi hari, kemudian duduk diteras rumah sembari minum teh hangat dan berjemur di bawah sinar matahari sebelum bekerja menjadi salah satu kegiatan refreshing yang mudah untuk dilakukan di rumah.

Kegiatan ini bisa membuat suasana hati menjadi lebih tenang karena otak akan menghasilkan hormon serotonin (hormon yang bisa mempengaruhi suasana hati) lebih banyak dibandingkan dengan hari-hari mendung, berawan, ataupun hujan. Sehingga bisa mengurangi stres dari masalah pekerjaan atau yang lainnya, mengembalikan mood, dan membantu mempersiapkan diri sebelum menjalani aktivitas sehari-hari.

5. Meningkatkan Sistem Imunitas Tubuh

Paparan sinar matahari mampu membunuh bakteri, virus penyakit, dan juga jamur. Beberapa virus dan infeksi jamur dapat dibinasakan melalui sinar ultraviolet ini. Selain itu saat terpapar sinar matahari pagi, tubuh juga terpicu untuk memproduksi lebih banyak sel darah putih terutama limfosit. Sehingga secara langsung meningkatkan sistem imun tubuh dan membuat tubuh tidak rentan terkena penyakit.

6. Menguatkan Tulang dan Otot

Dengan meningkatnya vitamin D karena terbantu oleh sinar matahari pagi, maka membuat penyerapan kalsium menjadi lebih maksimal. Meningkatnya vitamin D yang membuat penyerapan kalsium menjadi lebih maksimal bermanfaat dan berfungsi untuk menguatkan tulang dan otot, sehingga dapat menurunkan risiko nyeri sendi dan kram otot.

6 Manfaat dan Keuntungan Berjemur di Bawah Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan

Kenali Penyebab dan Cara Menghilangkan Bau Mulut Secara Cepat, Alami, dan Efektif
Bau mulut memang bukanlah permasalahan medis yang gawat, namun sama seperti halnya dengan kulit ketiak yang hitam, bau mulut merupakan hal yang sangat amat mengganggu. Jika ketiak yang hitam dapat di sembunyikan, maka berbeda dengan bau mulut yang sulit untuk di sembunyikan. Apalagi jika pekerjaan Anda sering melakukan percakapan dengan orang-orang secara langsung, hal ini tentunya dapat menurunkan tingkat kepercayaaan diri, malu, minder, dan orang lain pun merasa tidak nyaman dan terganggu.

Penyebab Bau Mulut


Penyebab Bau Mulut
Ada banyak hal yang menjadi penyebab bau mulut, namun pada umumnya bau mulut disebabkan oleh adanya masalah pada kesehatan mulut dan gigi, serta dari makanan yang menimbulkan bau yang menyengat. Namun juga ada beberapa kondisi kesehatan lain yang juga bisa menyebabkan bau mulut, di antaranya yaitu :

1. Mengonsumsi Makanan Berbau Tak Sedap

Saat Anda mengonsumsi makanan yang meninggalkan bau tak sedap, sudah jelas nafas pun menjadi kurang sedap. Jenis makanan yang membuat bau mulut ialah seperti jengkol, petai, bawang putih, dan bawang merah. Adapun minuman seperti kopi juga membuat nafas menjadi kurang sedap.

2. Kebersihan Mulut Yang Buruk

Jarangnya membersihkan mulut dan gigi menjadi penyebab mengapa nafas mulut menimbulkan bau yang tak sedap. Selain itu mulut kering, abses gigi, peradangan, iritasi, atau infeksi pada mulut, dan merokok juga menjadi salah satu faktor mulut bau.

3. Infeksi Sinus

Infeksi sinusitis yang menghasilkan cairan kental dari rongga sinus ke tenggorokan juga dapat menyebabkan bau mulut.

4. Gangguan Saluran Pencernaan

Gangguan saluran pencernaan, seperti infeksi bakteri H. Pylori yang menyebabkan sakit maag dan infeksi lambung.

5. Pengaruh Kondisi Kesehatan Lainnya

Sakit Diabetes, gangguan hati, dan infeksi saluran pernapasan juga bisa mempengaruhi bau mulut.

Cara Mengatasi Bau Mulut


Cara Mengatasi Bau Mulut Secara Cepat dan Alami
Banyak orang mencari cara menghilangkan bau mulutnya secara permanen, namun terkadang masalah tersebut datang kembali ketika melakukan aktivitas-aktivitas yang bisa memicu kondisi bau mulut. Berikut ini cara-cara menghilangkan bau mulut dengan bahan-bahan alami yang bisa dikerjakan dengan mudah dan cepat.

1. Menyikat Gigi Secara Teratur

Membersihkan gigi secara teratur dengan menyikatnya tentu menjadi hal yang paling utama untuk mengatasi bau mulut. Tidak hanya itu, membersihkan gigi secara teratur juga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan gigi yang putih, bersih, dan sehat. Idealnya yaitu sikat gigi 2 kali dalam sehari atau bisa 3 kali dalam sehari.

Sikatlah gigi terutama ketika sebelum dan sesudah bangun tidur, serta sesudah mengonsumsi makanan ataupun minuman. Hal ini dikarenakan sisa-sisa makanan yang telah dikonsumsi bisa menimbulkan plak pada gigi dan mengumpulkan bakteri yang menyebabkan bau mulut. Terlebih lagi jika ada sisa makanan yang terselip di antara gusi juga menambah masalah.

2. Membersihkan Lidah

Mungkin masih banyak yang tidak peduli atau lupa, dan mungkin tidak tahu sama sekali bahwa lidah merupakan komponen penting yang juga harus dibersihkan. Perlu untuk diketahui bahwa selain gigi dan gusi, lidah merupakan tempat bersarangnya para bakteri. Dan dengan kondisi lidah yang kotor dan kurang terawat maka dapat membuat nafas menjadi kurang sedap.

Cobalah untuk membersihkan lidah dengan bagian belakang sikat gigi yang terbuat dari karet berbentuk bergelombang ataupun bergerigi. Gosok secara perlahan hingga bersih. Jangan sesekali membersihkan lidah menggunakan sikatnya sikat gigi, hal ini dapat membuat lidah menjadi rusak dan bakteri bertambah banyak.

3. Cuci Mulut Menggunakan Obat Kumur

Salah satu cara untuk menghilangkan bau mulut yaitu mencuci mulut menggunakan obat kumur. Selain berfungsi sebagai penyegar napas dan penghilang bau mulut, obat kumur juga memberikan perlindungan ekstra dengan cara membasmi bakteri yang ada di dalam mulut.

4. Hindari Makanan Pemicu Bau Mulut

Ada beberapa makanan-makanan tertentu yang bisa menjadi penyebab bau mulut. Makanan ini misalnya seperti bawang merah dan putih, jengkol, dan juga petai. Ketika telah mengonsumsi makanan-makanan diatas bisa menimbulkan bau yang tidak sedap, bahkan menyikat gigi dan berkumur menggunakan obat kumur setelahnya pun tidak mampu langsung menghilangkan baunya seketika. Maka menghindari makanan-makanan tersebut bisa menjadi cara yang mudah untuk menghilangkan bau mulut.

5. Berhenti Merokok Dan Hindari Konsumsi Kopi Berlebihan

Rokok dan kopi adalah dua hal yang berbeda, namun keduanya sama-sama bisa membuat nafas Anda menjadi kurang sedap. Penggunaan rokok dan kopi yang berlebihan juga bisa menodai gigi dan menimbulkan efek samping berbahaya. Jadi, dengan membuang kebiasaan merokok dan mengonsumsi kopi berlebihan bisa membuat nafas menjadi lebih segar.

6. Kurangi Atau Hindari Sama Sekali Konsumsi Alkohol

Selain bermanfaat untuk tubuh, alkohol juga memiliki efek samping ketika dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa kejahatan banyak berawal dari konsumsi minuman-minuman keras. Meskipun dapat menghangatkan badan, mengonsumsi alkohol bisa membuat nafas Anda menjadi kurang sedap. Karena hakikatnya minuman-minuman keras memiliki rasa yang cukup menyengat dan meninggalkan bau mulut yang bertahan lama.

7. Minum Cukup Air Putih

Minumlah cukup air putih terlebih ketika pada saat mulut kering, karena ketika mulut kering berarti mulut dalam keadaan tidak menghasilkan cukup air liur sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada gusi dan menimbulkan bau mulut yang tidak sedap. Dengan sifat air yang mengikat, minum cukup air putih dapat bakteri dan kotoran-kotoran di dalam mulut dapat dengan mudah untuk dibersihkan. Mengonsumsi air putih dengan cukup setiap hari juga mencegah Anda dari dehidrasi.

8. Mengonsumsi Permen Rendah Gula

Mengonsumsi permen bisa menyegarkan nafas dan menghilangkan bau mulut. Namun bukan sembarang permen, baiknya konsumsilah permen karet yang rendah gula. Hal ini dikarenakan di dalam permen karet terkandung xylitol atau bahan pengganti gula. Mengonsumsi permen karet juga dapat merangsang produksi air liur sehingga mencegah kondisi mulut kering yang menyebabkan bau mulut.

Kenali Penyebab dan Cara Menghilangkan Bau Mulut Secara Cepat, Alami, dan Efektif

Jerawat : Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Apa Itu Jerawat ?


Jerawat atau yang sering disebut acne/pimple/blotch adalah suatu keadaan dimana kulit mengalami gangguan. Gangguan tersebut terjadi karena adanya sekresi sebum berlebih oleh kelenjar minyak pada kulit yang bercampur dengan sel kulit mati sehingga menyebabkan penyumbatan pada folikel rambut dibawah kulit.

Jerawat paling banyak muncul di area muka, namun bisa juga terjadi di area dada, leher, pundak, daun telinga dan punggung. Ciri-ciri keberadaan jerawat sering ditandai dengan timbulnya komedo baik berwarna hitam maupun putih, kulit berminyak disertai bintik-bintik merah, dan bintik merah membengkak berisi nanah. Adanya jerawat menyebabkan kulit terasa panas dan sakit jika disentuh.

Tahukah Anda ?


Tidak ada satu orangpun di dunia ini yang semasa hidupnya tidak memiliki jerawat. Jerawat juga merupakan permasalahan yang umum yang keberadaannya sudah menjadi hal lumrah di masyarakat. Pada umumnya kehadiran jerawat mulai terjadi pada masa pubertas/akil baliqh, dan menyerang anak laki-laki maupun perempuan. Tanpa pengobatan yang tepat, jerawat bisa meninggalkan flek-flek dan bekas luka.

Jenis-Jenis Jerawat


1. Komedo

Jenis jerawat yang pertama, komedo, ialah pori-pori yang tersumbat yang bisa saja dalam keadaan terbuka dan tertutup. Komedo sendiri dibagi menjadi 2 jenis, yaitu komedo hitam (blackhead) dan komedo putih (whitehead). Komedo hitam terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam, sedangkan komedo putih terlihat seperti tonjolan putih kecil karena pori-pori tersumbat. Umumnya komedo disebabkan oleh sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit dan sel-sel kulit mati.

2. Jerawat Biasa

Jerawat ini sangat mudah untuk dikenali, ia memiliki karakteristik tonjolan kecil dan berwarna merah jambu hingga kemerahan. Jerawat ini terjadi karena pori-pori yang tersumbat dan terinfeksi oleh bakteri. Bakteri yang menginfeksi bisa saja dari kosmetik, benda-benda disekitar lainnya, bahkan juga jari diri sendiri. Faktor lingkungan, hormon, hingga stres mampu memicu terjadinya jerawat.

3. Jerawat Batu

Jerawat batu merupakan jenis jerawat yang berbentuk besar-besar disertai peradangan, biasanya terjadi di wajah. Jerawat batu biasanya melibatkan genetik, yang artinya keturunan dari sang pengidap jerawat batu, memiliki risiko terkena jerawat batu pula. Umumnya jerawat batu disebabkan oleh sekresi kelenjar minyak yang berlebihan dan pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal.

Penyebab Jerawat


1. Genetik

Kecenderungan terhadap jerawat lebih besar terjadi di dalam keluarga. Terutama pada jerawat batu, yang memiliki risiko cenderung besar terkena jerawat batu apabila orang tua pernah mengidap jerawat batu.

2. Peningkatan Hormon di Dalam Tubuh

Aktivitas hormonal dapat mengakibatkan perkembangan jerawat. Aktivitas hormonal tersebut seperti pubertas dan menstruasi, yang mana saat sedang terjadi aktivitas hormonal tersebut maka produksi kelenjar minyak bertambah dan menyumbat pori-pori kulit.

3. Stres

Stres bukanlah suatu faktor atau penyebab adanya jerawat secara langsung, melainkan ada proses lebih lanjut untuk menyebabkan adanya jerawat. Namun dengan keadaaan yang stres, hormon di dalam tubuh terganggu sehingga meningkatkan risiko timbulnya jerawat.

4. Produksi Kelenjar Minyak Yang Berlebihan

Penyebab jerawat paling sering disebabkan oleh faktor-faktor dari dalam tubuh, salah satunya ialah produksi minyak yang berlebihan. Sehingga gangguan dari berlebihannya produksi kelenjar minyak tersebut menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit, dengan kata lain inilah asal muasal terjadinya jerawat.

5. Sel-Sel Kulit Mati

Jerawat tidak hanya timbul ketika kelenjar minyak yang berlebihan dan menyumbat pori-pori kulit. Namun unsur sel-sel kulit mati dan debu atau kotoran dari luar juga mempengaruhi. Ketika sel-sel kulit bercampur dengan debu atau kotoran, campuran tersebut dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam ataupun putih.

6. Bakteri

Bakteri yang ada di kulit, Propionibacterium Acnes, membuat masalah menjadi kian rumit. Pasalnya bakteri ini cenderung berkembang biak di dalam isian jerawat/kelenjar yang tersumbat dan menimbulkan iritasi di daerah sekitarnya. Warna kemerahan pada jerawat ini lah contoh iritasi yang dihasilkan oleh bakteri tersebut, dan pada saat jerawatnya pecah mampu menyebarkan radang ke kulit sekitarnya. Pada kasus jenis jerawat batu, ketika jerawatnya pecah bisa meninggalkan pigmentasi jangka panjang dan bekas luka seperti cacar namun yang permanen.

7. Kosmetik

Penggunaan kosmetik yang mengandung minyak berlebihan dan penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation seringkali menjadi penyebab penyumbatan pada pori-pori kulit. Serta pemakaian kosmetik yang tidak cocok dengan kulit juga menimbulkan iritasi, dan berisiko timbul jerawat.

8. Benda-Benda di Sekitar

Bakteri bisa berada di mana pun, tidak perduli di dalam suhu atau lingkungan seperti apa, bakteri dan virus tetap menunjukkan eksistensinya. Anda perlu waspada dengan benda-benda di sekitar Anda, karena benda menjadi salah satu media subur untuk tumbuhnya bakteri. Contoh saja benda-benda seperti telepon genggam, gagang pintu, bahkan tangan Anda sendiri bisa menjadi sarang bakteri. Maka dari itu biasakan untuk memperhatikan dan membersihkan benda-benda di sekitar Anda, dan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum melakukan kontak dengan kulit wajah.

Gejala-Gejala Jerawat


Gejala yang muncul ialah adanya penyumbatan pada pori-pori sehingga membentuk bintik-bintik atau komedo yang berwarna hitam ataupun putih. Ada juga muncul benjolan-benjolan kecil atau besar berwarna kemerah-merahan yang berisi gumpalan nanah.

Cara Mengobati Jerawat


Banyak metode yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi dan menghilangkan jerawat, tergantung pada jenis dan tingkat keparahan jerawat tersebut. Misalnya saja mengatasi jerawat menggunakan bahan-bahan alami seperti ekstrak teh hijau, lidah buaya, minyak pohon teh, dan juga putih telur. Atau menggunakan obat-obatan seperti anti-biotik dan anti-septik, serta tindakan-tindakan medis seperti pengangkatan komedo, facial care, dan metode peeling.

Jerawat : Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati

Cara Memutihkan Ketiak
Memiliki kulit ketiak yang hitam seringkali menjadi sesuatu yang sangat menakutkan, terkhusus bagi para kaum perempuan. Bagaimana tidak, karena dengan kulit ketiak yang hitam bisa membuat orang kehilangan kepercayaan dirinya. Apalagi perasaan minder yang hadir dan resah karena tidak bebas berpakaian, dan memilah pakaian mana saja yang bisa menutupi ketiak tersebut.

Kondisi kulit ketiak menghitam karena disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati karena lipatan ketiak seringkali berkeringat dan bergesekan, ataupun bisa juga disebabkan karena terlalu sering mencukur bulu ketiak. Selain itu, sisa-sisa penggunaan deodorant yang tertinggal bercampur dengan bakteri dan menyebabkan perubahan warna pada ketiak.

Tidak perlu terlalu khawatir dan panik, tidak perlu juga harus ke klinik kecantikan langsung untuk mengatasi kulit ketiak yang hitam. Karena Anda bisa mencoba dan menggunakan bahan-bahan alami dibawah ini untuk mencerahkan kulit ketiak. Berikut bahan-bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengembalikan kulit ketiak Anda menjadi cerah dan bersih.

1. Bengkuang

Cara Memutihkan Ketiak Dengan Bengkuang
Bengkuang atau bengkoang sudah terkenal lama sebagai pemutih alami, buah yang masuk ke dalam golongan umbi-umbian ini seringkali dijadikan masker guna mendapatkan wajah yang cerah dan putih alami. Selain itu bengkuang juga dapat membantu memutihkan kulit ketiak yang gelap.

Cara pemakaian :
  • Siapkan 1 buah bengkuang dan parutan
  • Kupas kulit bengkuang dan cuci bersih lalu parut bengkuang hingga halus
  • Gosokkan dan tempelkan hasil parutan selama kurang lebih 10-15 menit
  • Kemudian bilas dengan air hangat.
Catatan : Lakukan metode perawatan ini setiap hari setelah mandi, untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

2. Kentang

Cara Memutihkan Ketiak Dengan Kentang
Kentang dikenal dengan anti-iritasi yang mampu mencerahkan ketiak, kandungan patinya juga dapat menghaluskan kulit dan menghilangkan sembab pada mata. Kemudian kandungan anti-oksidannya dapat membantu menghilangkan stretch marks.

Cara pemakaian :
  • Potong dan iris satu buah kentang berukuran sedang atau besar
  • Gosokkan irisan tersebut pada kulit ketiak kurang lebih 10-15 menit
  • Bilas dengan air hangat dan keringkan
  • Selain dengan menggunakan irisan kentang yang utuh, Anda juga bisa menggunakan kentang yang sudah diparut dan diaplikasikan ke kulit ketiak.
Catatan : Lakukan perawatan ini dua hingga tiga kali seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

3. Kunyit

Cara Memutihkan Ketiak Dengan Kunyit
Selain bagus dikonsumsi untuk kesehatan, kunyit juga biasa digunakan untuk mengobati luka luar. Tak hanya itu, kunyit juga dapat mengurangi iritasi pada kulit, terutama ketiak dan mencerahkan kulit secara alami.

Cara pemakaian :
  • Siapkan bubuk kunyit, kemudian ambil 1 sdm bubuk kunyit dan campurkan dengan air secukupnya
  • Setelah dikombinasikan, lalu oleskan campuran tadi ke kulit ketiak dan diamkan selama 10-15 menit
  • Kemudian bilas dengan air bersih.
Catatan : Metode perawatan ini dapat Anda lakukan 2 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

4. Kulit Jeruk

Cara Memutihkan Ketiak Dengan Kulit Jeruk
Tidak hanya mengandung vitamin C yang tinggi, kulit jeruk juga memiliki anti-oksidan yang tinggi. Sehingga kulit jeruk mampu menangkal radikal-radikal bebas dan menyingkirkan bakteri penyebab iritasi pada ketiak.

Cara pemakaian :
  • Jemur kulit jeruk hingga kering, kemudian haluskan kulit jeruk hingga menjadi bubuk
  • Campurkan 2 sdt bubuk kulit jeruk tadi dengan air mawar atau air biasa secukupnya hingga membentuk pasta
  • Oleskan pasta tersebut pada ketiak, dan diamkan 10-15 menit
  • Lalu bilas menggunakan air bersih.
Catatan : Lakukan metode ini 2-3 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang masksimal.

5. Lemon

Cara Memutihkan Ketiak Dengan Lemon
Lemon mengandung senyawa pemutih alami seperti vitamin C dan asam sitratnya yang dapat memutihkan kulit ketiak yang bernoda sekaligus membantu mengangkat sel-sel kulit mati. Selain itu, kandungan anti-bakteri di dalam lemon juga ampuh mengusir bakteri penyebab bau badan terutama pada ketiak.

Cara pemakaian :
  • Iris 1 buah lemon menjadi beberapa bagian
  • Gosokkan irisan lemon pada ketiak kurang lebih selama 3-5 menit
  • Diamkan hingga mengering selama 10 menit, dan kemudian bilas dengan air hangat.
Catatan : Anda bisa mengganti lemon dengan jeruk nipis. Metode perawatan ini dapat Anda terapkan 1 kali dalam 2 hari sembari memperhatikan sensitivitas kulit Anda. Apabila mengalami iritasi, segera hentikan metode perawatan ini.

6. Lidah Buaya

Cara Memutihkan Ketiak Dengan Lidah Buaya
Lidah buaya atau aloe vera sudah dikenal lama sebagai tumbuhan yang mempunyai banyak fungsi. Untuk penyubur rambut, penyembuh luka, dan juga untuk perawatan kulit. Senyawa-senyawa yang terkandung di dalam lidah buaya mampu melembabkan dan mencerahkan kulit, serta membantu mengangkat sel-sel kulit mati.

Cara pemakaian :
  • Siapkan gel lidah buaya yang masih segar secukupnya
  • Oleskan gel tersebut pada ketiak dan biarkan selama 10-15 menit
  • Kemudian bilas dengan menggunakan air bersih.
Catatan : Lakukan metode perawatan ini setiap hari agar mendapatkan hasil yang maksimal.

7. Madu

Cara Memutihkan Ketiak Dengan Madu
Madu merupakan bahan alami yang dipercaya dari dulu memiliki banyak khasiat untuk tubuh. Manfaat madu untuk kesehatan dan kecantikan sudah teruji dan terbukti, banyak pakar kesehatan berpendapat bahwa madu ialah bahan alami terbaik pada dunia pengobatan. Madu mengandung senyawa anti-bakteri dan anti-inflamasi yang dapat menyingkirkan bakteri dan mengurangi risiko iritasi yang menyebabkan ketiak menjadi hitam.

Cara pemakaian :
  • Siapkan madu secukupnya
  • Oleskan madu pada ketiak hingga mengering kurang lebih 10-15 menit
  • Lalu bilas dengan air hangat.
Catatan : Lakukan metode ini setiap hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

8. Mentimun

Cara Memutihkan Ketiak Dengan Mentimun
Mentimun mengandung anti-oksidan, silika, dan air yang cukup banyak sehingga seringkali mentimun dijadikan bahan untuk menghilangkan kantung mata dan mencerahkan kulit secara alami. Kandungan di dalam mentimun dapat meredakan infeksi yang terjadi pada kulit dan membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang kemudian memicu regenerasi kulit baru.

Cara pemakaian :
  • Iris 1 buah mentimun dengan potong-potongan yang cukup tebal
  • Gosokkan potongan timun tersebut pada ketiak
  • Diamkan sari-sari mentimun di ketiak selama kurang lebih 10-15 menit
  • Terakhir, bilas dengan air hangat.
Catatan : Metode perawatan ini dapat dilakukan setiap hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

9. Baking Soda

Cara Memutihkan Ketiak Dengan Baking Soda
Manfaat baking soda atau natrium bikarbonat untuk kulit ialah dimanfaatkan sebagai scrubbing untuk mengangkat sel-sel kulit mati tak terkecuali pada ketiak, yang mana sel-sel kulit mati merupakan salah satu penyebab kulit ketiak menghitam. Namun efek samping baking soda akan muncul apabila tidak cocok dan digunakan secara terus menerus pada kulit.

Cara pemakaian :
  • Siapkan baking soda dan air secukupnya
  • Campurkan 1 sdm baking soda dengan air hingga membentuk pasta
  • Oleskan dan gosok bagian kulit ketiak yang menghitam
  • Diamkan 10-15 menit hingga pasta mengering
  • Lalu bilas dengan air hangat.
Catatan : Lakukan metode perawatan ini 2-4 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

10. Cuka Apel

Cara Memutihkan Ketiak Dengan Cuka Apel
Cuka apel yang biasa digunakan sebagai penambah cita rasa asam pada makanan, ternyata bisa digunakan sebagai bahan alami untuk memutihkan ketiak. Rasa asam yang terkandung pada cuka apel mampu menghilangkan bakteri, dan membantu mengangkat sel-sel kulit mati pada ketiak.

Cara pemakaian :
  • Siapkan cuka apel dan tuangkan ke dalam mangkuk secukupnya
  • Celupkan bola-bola kapas ke dalam mangkuk cuka apel
  • Lalu oles dan gosokkan pada kulit ketiak
  • Biarkan mengering hingga 10-15 menit
  • Lalu bilas dengan air hangat.
Catatan : Lakukan metode perawatan ini sebanyak 4 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

11. Minyak Zaitun

Cara Memutihkan Ketiak Dengan Minyak Zaitun
Olive oil atau minyak zaitun memiliki fungsi sebagai exofoliant yang dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati, melembabkan, mencerahkan, dan menghaluskan kulit ketiak, serta senyawa anti-oksidannya dapat menangkal radikal-radikal bebas.

Cara pemakaian :
  • Siapkan minyak zaitun secukupnya
  • Kemudian oleskan minyak zaitun pada kulit ketiak
  • Diamkan kurang lebih 10-15 menit
  • Lalu basuh dengan air hangat.
Catatan : Lakukan metode perawatan ini secara rutin 2 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

12. Minyak Kelapa

Cara Memutihkan Ketiak Dengan Minyak Kelapa
Kandungan vitamin E pada minyak kelapa tidak hanya baik untuk rambut dan kulit, tetapi juga bisa membantu mencerahkan warna kulit ketiak. Minyak kelapa juga efektif menghilangkan bau badan terutama pada bagian ketiak, sehingga banyak juga orang yang menyebutkan bahwa minyak kelapa adalah deodorant alami.

Cara pemakaian :
  • Siapkan minyak kelapa secukupnya
  • Oleskan minyak kelapa pada ketiak sembari digosok-gosokkan kurang lebih 10-15 menit
  • Kemudian bilas menggunakan air hangat.
Catatan : Lakukan metode perawatan ini hingga 3 kali sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Tips Mencegah Ketiak Hitam Datang Lagi


Tips Mencegah Ketiak Hitam Datang Lagi
Kulit ketiak yang cerah merupakan keinginan setiap orang, namun ada cara-cara mulai dari hal yang harus dilakukan dan pantangan yang harus dihindari tentunya. Tips-tips agar ketiak tidak menghitam, diantaranya sebagai berikut.

Hal-Hal Yang Harus di Lakukan


  • Menerapkan pola hidup sehat, dengan mandi minimal 2 kali sehari untuk membersihkan diri, terutama menghilangkan bakteri dan kuman dari badan khususnya ketiak
  • Memakai pakaian yang tidak terlalu ketat yang bisa membuat kulit sulit untuk bernafas dan merangsang pertumbuhan bakteri. Pilihlah juga pakaian yang mudah menyerap keringat seperti pakaian yang terbuat dari katun.
  • Melakukan program diet sehat untuk menurunkan berat badan. Orang yang mengalami obesitas seringkali memiliki lemak yang cukup banyak di dalam tubuhnya tak terkecuali pada lipatan ketiak. Lemak yang tertumpuk pada bagian ketiak akan menyebabkan gesekan kulit dengan pakaian dan menyebabkan iritasi sehingga kulit ketiak menghitam.

Hal-Hal Yang Harus di Hindari


  • Mencukur rambut ketiak dengan pisau cukur hingga habis. Penggunaan pisau cukur terus menerus bisa menambah risiko kulit ketiak menghitam, dan rambut ketiak yang dicukur hingga habis juga berpotensi membuat kulit ketiak menghitam karena lipatan pada kulit ketiak langsung bergesekan yang bisa menyebabkan iritasi.
  • Menggunakan krim pencukur rambut yang mengandung banyak bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi.
  • Menggunakan deodorant dan antiperspirant yang mengandung bahan kimia yang dapat membuat kulit iritasi.

12 Cara Memutihkan Ketiak Secara Alami, Cepat, dan Mudah

Subscribe Our Newsletter