Lights Pedia

    Social Items

Your Ads Here
Manfaat dan Khasiat Buah Naga untuk Kesehatan
Buah naga atau pitaya merupakan buah yang sangat mudah untuk dikenali karena bentuknya yang unik. Seperti namanya, kulit buah naga ini menyerupai sisik hewan naga yang membuatnya dipanggil dengan dragon fruit. Karena keindahan bunganya dan hanya mekar pada malam hari, maka buah naga dijuluki moonflower atau Queen of The Night.

Buah yang berasal dari Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan ini awalnya dibudidayakan dan diperuntukkan menjadi tanaman hias. Hal ini dikarenakan buah naga memiliki fisik yang khas, mulai dari kulit hingga dagingnya. Tak hanya berwarna merah yang populer di masyarakat, buah naga, juga memiliki beberapa jenis lainnya. Buah naga jenis lainnya yaitu seperti buah naga kuning, hitam, oranye, dan putih.

Kandungan Buah Naga


Tanaman yang dianggap sebagai tanaman kaktus yang penuh dengan nutrisi ini, ternyata memang benar-benar memiliki nutrisi yang kompleks. Buah naga memiliki serat, likopen, fosfor, kalsium, zat besi, vitamin A, B, dan C, dan juga antioksidan yang terkandung di dalamnya. Hal ini membuat buah naga mempunyai andil yang cukup besar dan memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara rutin.

Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan Tubuh


Dengan nutrisi kompleks yang terkandung di dalam buah naga, maka tentunya akan memberikan efek baik yang maksimal juga untuk kesehatan tubuh. Lalu apa saja manfaat buah naga tersebut ? Berikut ini manfaat dan khasiat buah naga untuk kesehatan tubuh yang ternyata masih jarang diketahui banyak orang.

1. Mencegah Kanker

Dengan kandungan likopen, karoten, serta senyawa antikarsinogen di dalamnya. Buah naga mampu mengurangi risiko terkena kanker, termasuk juga mengurangi jumlah tumor. Kandungan pada buah naga, likopen, yang bertanggung jawab untuk warna merah pada buah naga ini, telah terbukti mampu menurunkan risiko kanker prostat.

Buah naga juga mengandung antioksidan yang tinggi, yang membantu pembentukan radikal bebas karsinogenik. Sehingga dapat menangkal radikal radikal bebas, mengeluarkan racun dari dalam tubuh, dan mencegah sel-sel kanker berkembang.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat selanjutnya buah naga dapat dapat membantu menjaga kesehatan jantung, karena dapat mengurangi kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh. Sehingga menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Selain itu, kandungan lemak jenuh dari buah naga juga membantu menjaga kesehatan hati.

3. Menyehatkan Tulang dan Gigi

Buah naga mempunyai kandungan fosfor dan juga kalsium organik yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang dan gigi. Selain itu, buah naga juga membantu mencegah terjadinya osteoporosis atau pengeroposan tulang.

4. Mencegah Diabetes

Tingginya jumah serat pada buah naga dapat membantu menstabilkan kadar gula dalam darah. Buah naga juga membantu menghambat lonjakan gula yang terjadi setelah mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik yang tinggi, sehingga buah naga dapat menurunkan risiko terkena diabetes.

5. Membantu Masalah Pencernaan

Kandungan fiber atau serat yang tinggi pada buah naga dapat membantu masalah pada pencernaan seperti konstipasi atau sembelit, dan membuat pencernaan lebih sehat.

6. Membantu Program Diet

Bagi Anda yang sedang menjalani program diet, tidak ada salahnya memasukkan buah naga sebagai daftar menu buah yang akan dikonsumsi. Pasalnya buah naga memiliki serat yang tinggi dan rendah kalori, hal ini tentunya membuat Anda akan merasa kenyang lebih lama dan membuat nafsu makan terjaga. Sehingga buah naga sangat cocok untuk Anda yang sedang menjalani program diet.

7. Antipenuaan

Buah naga merupakan sumber antioksidan yang baik karena mengandung vitamin C yang sangat tinggi. Antioksidan sangat baik untuk menjaga kulit tetap elastis dan lembut. Selain itu, fosfor di dalam buah naga juga sangat diperlukan sel-sel tubuh, karena hal ini dapat membantu mencegah penuaan dini.

8. Pereda Batuk dan Asma

Gangguan pernapasan seperti batuk dan asma memanglah suatu hal yang menyebalkan, terlebih lagi ketika sulit untuk diatasi. Meskipun bukan pengganti obat seutuhnya, buah naga dapat meringankan penderitaan Anda. Dengan kandungan vitamin B3 dan C nya yang tinggi, dapat meredakan asma dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.

9. Meningkatkan Stamina

Ketika musim pancaroba datang, risiko terkena penyakit baik itu oleh virus, bakteri, maupun infeksi meningkat menjadi 2 kali lipat. Hal ini dikarenakan cuaca yang terus berganti secara cepat dan tubuh kurang siap untuk menanggapinya. Dalam hal ini buah naga mampu memaksimalkan dan meningkatkan stamina, serta menstabilkan daya tahan tubuh, sehingga mampu menjaga kesehatan tubuh dengan maksimal dan tidak rentan terkena penyakit.

10. Meningkatkan Imun Tubuh

Tingginya vitamin C yang terkandung di dalam buah naga dapat meningkatkan sistem imun di dalam tubuh dan merangsang aktivitas antioksidan lainnya. Dengan meningkatnya sistem imun di dalam tubuh, maka tubuh dapat lebih siap memerangi radikal-radikal bebas dan menurunkan risiko terkena penyakit.

10 Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan Yang Jarang Diketahui

Cara Praktis dan Ampuh Menghilangkan Rasa Pedas Dengan Cepat
Banyak sekali orang yang suka makanan pedas, bahkan ada pepatah yang mengatakan bahwa mengonsumsi sebuah makanan tak lengkap jika tidak ada sambal. Bagi beberapa orang mengonsumsi makanan dengan sambal dapat menggugah selera dan meningkatkan nafsu makan, serta membuat makanan terasa lebih lezat.

Rasa pedas ini disebabkan oleh sebuah senyawa yang terdapat di dalam kandungan cabai. Karena ketika Anda mengigit cabai, sebuah senyawa yang bernama capscaisin akan menempel di reseptor lidah. Kemudian reseptor di lidah akan mengirimkan sinyal ke otak, bahwa tubuh telah mengonsumsi sesuatu yang pedas. Sehingga pada beberapa orang mereka bisa merasakan sensasi kepedasan bahkan terbakar dan berkeringat.

Namun dibalik rasa pedasnya yang menyengat, ternyata cabai baik untuk saluran pencernaan. Bagi Anda yang sedang mengalami sembelit, mengonsumsi cabai dapat meningkatkan gerak peristaltik usus sehingga membantu memperlancar proses buang air besar (BAB). Cabai juga baik untuk tubuh, dikarenakan terkandung vitamin A, C, mineral, antioksidan, dan juga serat di dalamnya. Selain itu cabai juga baik untuk metabolisme tubuh, karena membuat proses pembakaran kalori berlangsung lebih efisien.

Dalam masalah kepedasan, banyak sekali orang yang langsung meminum minuman dingin untuk meredakan pedas. Tetapi nyatanya, metode ini memerlukan proses yang lama bahkan hingga perut kembung pedas dari cabai pun belum juga menghilang. Ternyata, mengatasi rasa pedas dengan minuman dingin adalah cara yang kurang tepat dalam mengusir rasa pedas. Nah, bagi Anda yang sedang kepedasan dan ingin meredekannya sesegera mungkin, berikut ini adalah berbagai cara mengatasi rasa pedas dengan cepat.

Cara Menghilangkan Rasa Pedas


1. Minum Air Hangat

Alangkah baiknya untuk memilih air hangat dibandingkan air dingin dalam mengatasi rasa pedas. Terlebih lagi air hangat merupakan pilihan yang paling mudah untuk Anda terapkan, dan mudah untuk didapatkan juga tentunya. Air dingin memang dapat meredakan rasa pedas secara signifikan dalam beberapa saat, namun untuk benar-benar menghilangkan rasa pedas, air dingin memerlukan proses yang cukup lama dan juga lama-kelamaan membuat perut kembung.

Sedangkan air panas, akan membuat Anda tambah berkeringat dan merasa pedas yang menggigit sesaat. Tetapi pedas akan cepat hilang dan perut tidak mengalami kembung karena air yang masuk terlalu banyak.

2. Minum Susu atau Produk Berbahan Dasar Susu

Untuk menghilangkan rasa pedas yang terbakar, Anda bisa mengonsumsi susu ataupun produk berbahan dasar susu, misalnya seperti susu murni, yoghurt, atau es krim. Protein dan lemak di dalam susu bisa menggantikan dan menyerap senyawa kimia yang membuat cabai terasa pedas dan menimbulkan sensasi panas serta terbakar.

3. Mengonsumsi Makanan Berkarbohidrat

Selanjutnya Anda bisa mengonsumsi makanan berkarbohidrat untuk menghilangkan rasa pedas, seperti nasi, roti, atau kentang. Karbohidrat dari ketiga contoh makanan tersebut mampu meredam rasa pedas dari cabai, sehingga secara perlahan dapat mengurangi rasa pedas yang dirasakan.

4. Mengonsumsi Gula atau Madu

Banyak orang yang hanya minum air putih saja dan biasanya dalam keadaan dingin untuk menghilangkan rasa pedas. Tetapi proses ini membutuhan waktu yang lama dan cepat membuat perut kembung karena penuh dengan air. Cobalah untuk mengonsumsi 1 sendok teh (sdt) gula atau madu untuk melarutkan senyawa capcaisin dan meredakan rasa pedas.

5. Mengonsumsi Minuman Asam

Minuman-minuman yang memiliki rasa asam seperti lemon, jus tomat, dan jeruk, juga bisa membantu mengatasi rasa pedas. Konsentrasi asam yang tinggi membuat rasa pedas dapat teredam dengan baik dan perlahan menghilang.

6. Mengonsumsi Air Kelapa

Manfaat air kelapa tidak hanya bisa mengembalikan elektrolit yang hilang akibat berakitivitas, tetapi air kelapa juga bisa digunakan untuk meredakan rasa panas yang disebabkan oleh cabai.

7. Mengonsumsi Selai Kacang atau Kacang-Kacangan

Selai kacang atau kacang-kacangan, seperti kacang tanah bisa menetralisir rasa pedas yang menggigit. Sama seperti susu, kadar lemak yang ada pada kacang dapat mengikat senyawa capsaisin sehingga mampu mengatasi rasa pedas yang dihasilkan dari cabai.

8. Mengonsumsi Cokelat

Sama seperti kacang dan susu, cokelat juga memiliki kadar lemak yang tinggi. Sehingga mengonsumsi cokelat dapat membantu mengurangi rasa pedas.

8 Cara Praktis Menghilangkan Rasa Pedas Dengan Cepat

Efek Samping, Bahaya, dan Dampak Negatif Minuman Beralkohol Untuk Kesehatan Tubuh
Minuman beralkohol atau yang sering disingkat minol merupakan minuman yang mengandung etanol. Etanol merupakan bahan psikoaktif dan mengonsumsinya bisa menyebabkan penurunan kesadaran. Sehingga di berbagai negara, penjualan minuman beralkohol dibatasi ke sejumlah kalangan saja dan umumnya diperjualbelikan kepada orang-orang yang telah melewati batas usia-usia tertentu.

Untuk sekedar informasi, bahwa minuman beralkohol tentunya berbeda dengan minuman keras. Minuman keras merupakan bagian dari minuman beralkohol, akan tetapi etanol yang terkandung merupakan hasil dari penyulingan. Contoh minuman keras ialah vodka, wiski, rum, arak, soju, dan tequila.

Banyak alasan mengapa orang bisa mengonsumsi minuman beralkohol, salah satunya yakni karena memang mereka menyukai minuman beralkohol. Atau bisa juga karena pengaruh lingkungan sekitar, dan karena ingin menghilangkan stres atau melupakan peliknya masalah kehidupan.

Namun kenyataannya, minuman beralkohol menyimpan banyak bahaya dan efek negatif untuk tubuh dibandingkan dengan manfaatnya jika dikonsumsi melebihi ambang batas yang sehat. Terlebih lagi minuman beralkohol memilili sifat adiktif.

Sifat adiktif dari minuman beralkohol, membuat orang yang mengonsumsinya menjadi candu. Dan ketika sudah mulai kecanduan, maka orang yang meminumnya lama-kelamaan tanpa sadar akan menambah takaran/dosis sampai pada dosis mabuk hingga keracunan.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, minol juga dapat menyebabkan penurunan dan kehilangan konsentrasi, sehingga dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Sedangkan jika diminum terus-menerus dalam jangka waktu yang panjang, minol dapat mengakibatkan penyakit kronis bahkan berujung kematian.

Selain memiliki dampak negatif seperti penurunan dan kehilangan konsentrasi, mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dan dalam jangka waktu yang panjang juga mengakibatkan efek samping lainnya. Berikut ini efek samping dan bahaya minuman beralkohol bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan.

Efek Samping dan Bahaya Minuman Beralkohol


1. Gangguan Otak dan Saraf

Terlalu sering mengonsumsi alkohol dalam jangka panjang dapat mengganggu kinerja otak, menurunkan fungsi, hingga dapat menyebabkan kerusakan otak permanen. Kehilangan koordinasi, berkurangnya refleks tubuh, menurunnya pengihatan merupakan bagian dari beberapa kondisi-kondisi yang bisa terjadi apabila terlalu banyak mengonsumsi alkohol. Alkohol bisa merusak lebih dari satu bagian otak, mempengaruhi bagaimana seseorang bersikap, berperilaku, termasuk kemampuan belajar dan mengingat.

2. Mengalami Masalah Sistem Pencernaan

Mengonsumsi alkohol secara berlebihan dalam jangka waktu yang lama juga bisa mengakibatkan terjadinya kerusakan pada sistem saluran pencernaan. Alkohol dapat mengakibatkan perut meradang (gastritis), yang akan menghalangi kelancaran proses pencernaan makanan dan membuat nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tidak terserap dengan sempurna, serta mudah mengalami kekurangan nutrisi.

3. Radang Pankreas

Pankreas merupakan salah satu organ penting tubuh yang berperan dalam memproduksi enzim dan hormon yang berguna untuk membantu proses pencernaan. Namun saat terlalu banyaknya mengonsumsi alkohol secara tidak langsung menyebabkan peradangan pada pankreas yang tentunya bisa sangat menyiksa.

4. Penyakit Hati

Hati adalah organ terbesar di tubuh manusia yang berfungsi untuk menetralisir racun dari dalam darah. Akan tetapi, fungsi hati akan terganggu atau bahkan rusak jika Anda terlalu banyak mengonsumsi alkohol.

Bagi tubuh, alkohol merupakan zat racun. Saat alkohol masuk ke dalam tubuh, hati akan bekerja lebih keras untuk memproses alkohol. Kebiasaan minum alkohol akan membuat hati lama-kelamaan mengalami peradangan dan memicu munculnya gangguan, seperti penumpukan lemak di hati, sirosis, hepatitis alkoholik, hingga kanker hati.

5. Risiko Terkena Penyakit Jantung

Banyaknya alkohol yang dikonsumsi memiliki keterkaitan langsung terhadap tekanan darah. Sehingga kebiasaan mengonsumsi alkohol secara rutin dapat menyebabkan peningkatan risiko hipertensi dalam jangka panjang.

Dengan meningkatnya tekanan darah atau sering disebut hipertensi, maka juga dapat meningkatkan risiko munculnya gangguan pada jantung. Seperti mengalami serangan jantung, gangguan irama jantung, melemahnya otot jantung, stroke, dan juga bisa menyebabkan obesitas.

6. Meningkatkan Risiko Kanker

Kebiasaan mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko terkena berbagai jenis kanker. Hal ini dikarenakan alkohol memiliki sifat karsinogen yang bisa mengembangkan beberapa tipe kanker, termasuk kanker mulut dan tenggorokan, esofagus, hati, dan juga kanker payudara.

7. Gangguan Mental Organik (GMO)

Bila dikonsumsi secara berlebihan, minuman beralkohol dapat menimbulkan efek samping gangguan mental organik (GMO). GMO adalah gangguan dalam fungsi berpikir, merasakan, dan juga berperilaku. GMO terjadi disebabkan oleh reaksi langsung pada sel-sel saraf pusat.

Bagi pecandu yang terkena GMO biasanya akan mengalami perubahan perilaku, tidak mampu menilai realitas, terganggu fungsi sosialnya, dan juga terganggu pekerjaannya. Selain itu penderitanya juga akan mengalami cara berjalan yang tidak mantap, wajah memerah, mata juling, menjadi mudah tersinggung, bicara ngasal atau ngawur, dan kehilangan konsentrasi.

8. Sindrom Putus Alkohol

Alkohol memiliki sifat adiktif, sehingga orang yang meminumnya lama-kelamaan tanpa sadar akan menambah takaran/dosis sampai pada dosis mabuk hingga keracunan, serta membuat peminumnya menjadi kecanduan alkohol.

Orang yang sudah ketagihan atau sudah candu alkohol biasanya akan mengalami suatu gejala yang disebut sindrom putus alkohol. Yaitu di mana mempunyai rasa takut diberhentikan untuk minum alkohol. Mereka akan sering mengalami tubuh gemetar, jantung berdebar-debar, cemas, gelisah, murung, dan banyak berhalusinasi.

9. Menurunkan Imunitas Tubuh

Efek samping mengonsumsi banyak alkohol dalam jangka panjang juga mampu menurunkan sistem kekebalan tubuh dan membuat peminumnya rentan terkena penyakit. Alkoholik kronis lebih rentan terkena penyakit menular seperti tuberculosis (TBC), pneumonia, dan virus HIV.

10. Keracunan Allkohol

Efek samping selanjutnya minum alkohol yaitu dapat mempengaruhi elastisitas dinding ateri dan usia prematur arteri, sehingga mengganggu aliran darah. Dengan kadar alkohol yang diluar ambang batas toleransi tubuhnya, maka kadar alkohol tersebut akan berubah menjadi beracun dan membuat peminumnya keracunan alkohol. Keracunan alkohol bisa membuat peminum mengalami koma, dan pada akhirnya bisa berujung pada kematian.

10 Efek Samping dan Bahaya Minuman Beralkohol Untuk Kesehatan Tubuh

Wajib Tahu, Ini Dia 8 Manfaat Masker Kopi dan Cara Mudah Membuatnya Untuk Perawatan Kulit Wajah
Tidak hanya dunia teknologi, otomotif, ataupun olahraga saja yang berkembang dengan sangat pesat. Nyatanya di dalam dunia kecantikan pun juga berkembang dengan cepat dan mengikuti perkembangan zaman.

Seiring berkembangnya zaman, terutama di dunia kecantikan, banyak sekali produsen di dunia kecantikan mengeluarkan produk-produk kecantikan dan perawatan. Yang dapat menggaransi dan mendukung penampilan serta juga bisa membuat wajah semakin mulus, putih, dan juga bersinar. Produk kecantikan sangatlah bervariasi, ada yang berbahan dasar kimia, dan ada pula yang alami bercampur kimia yang terjual laris di pasaran.

Meskipun begitu, ada bahan-bahan alami yang mudah didapatkan di rumah yang tidak kalah hebat dengan produk kecantikan berbahan dasar kimia. Salah satunya ialah kopi. Selain bermanfaat untuk melawan kanker, kopi juga memiliki manfaat yang besar di dalam dunia kecantikan terutama untuk wajah.

Di dunia kecantikan kopi seringkali dijadikan bahan utama dalam pembuatan masker. Dalam pembuatannya, Anda cukup mencampurkan kopi dengan bahan-bahan masker yang lain dan air lalu diaplikasikan pada wajah selama 15 hingga 20 menit. Anda bisa mencampurkan madu, lemon, atau lidah buaya untuk mendapatkan manfaat masker kopi yang lebih kaya.

Lalu khasiat apa saja yang dapat dihasilkan dari masker kopi ? Pastinya membuat penasaran sekali kan dengan keistimewaan masker kopi ini. Nah, berikut ini manfaat-manfaat masker kopi untuk perawatan kulit wajah Anda.

Manfaat Masker Kopi


1. Mengangkat Sel Kulit Mati

Anda bisa menggunakan bubuk kopi sebagai eksfoliator alami untuk wajah Anda. Bubuk kopi juga bisa dijadikan sebagai scrub atau masker wajah yang akan membantu mengangkat sel-sel kulit mati pada wajah. Dengan adanya kulit yang terkelupas, itu menandakan bahwa sel-sel kulit mati pada wajah berhasil terangkat. Dan efeknya membuat wajah menjadi lebih halus, segar, dan juga lembab.

2. Mengatasi Komedo

Komedo merupakan salah satu masalah pada wajah yang sangat mengganggu. Komedo bisa muncul kapan saja dan dimana saja, tapi lebih sering pada area hidung. Hal ini dikarenakan kandungan minyak yang berlebih pada wajah, sehingga komedo muncul dan tersumbat pada pori-pori. Masker kopi dapat mengatasi dan mengangkat komedo, asalkan pemakaian masker rutin, komedo dapat diminimalisir dan membuat wajah lebih fresh dan bercahaya.

3. Menyamarkan Kantung Mata

Kantung mata biasanya diakibatkan oleh kurang beristirahat atau kurang tidur. Kantung mata atau lingkaran hitam dibawah mata biasanya dialami oleh orang-orang yang memiliki jadwal aktivitas yang padat.

Cobalah untuk menggunakan masker kopi pada pagi hari secara rutin, kemudian dalam beberapa hari rasakan perbedaannya. Perhatikan lingkaran pada bawah mata menghilang dan bengkak pada mata akibat kurang tidur tersamarkan dengan sempurna.

4. Mencegah Keriput

Dengan kandungan antioksidan yang tinggi pada kopi, kopi juga dapat mencegah penuaan dini pada wajah. Dengan pemakaian secara rutin, masker kopi, membuat kulit wajah terhindar dari keriput serta garis-garis halus tanda penuaan. Terutama yang biasanya tampak pada di sudut bibir, ujung mata, dan juga dahi. Secara perlahan keriput dan garis-garis halus akan tersamarkan dengan baik.

5. Memperkecil Pori-Pori Kulit

Besarnya pori-pori dikarenakan oleh adanya komedo dan jerawat. Produksi minyak wajah yang berlebihan juga menjadi faktor tersumbatnya pori-pori kulit. Dengan pemakaian masker kopi secara rutin, komedo pada wajah dan jerawat dapat teratasi. Kemudian membuat pori-pori wajah menjadi kecil, sehingga komedo dan jerawat tidak mudah kembali datang.

6. Menjaga Kelembapan, Mencerahkan, dan Mengencangkan Kulit

Pemakaian masker kopi secara rutin akan berefek pada kulit wajah secara signifikan pula. Kulit wajah akan terjaga kelembapannya dan juga keelastisannya. Kulit wajah tidak terasa kering, bahkan cenderung cerah, kencang, lembut, dan bersih. Terlebih lagi kandungan antioksidan di dalam kopi, mampu menangkal radikal-radikal bebas sehingga wajah pun terlihat lebih sehat.

7. Menghilangkan dan Mencegah Jerawat

Wajah berjerawat seringkali membuat orang tidak percaya diri (PD) akan penampilannya, selain itu juga menimbulkan rasa sakit jika disentuh. Maka dari itu, tak heran jika banyak orang yang ingin cepat menghilangkan jerawatnya baik menggunakan jasa facial di salon ataupun obat-obatan.

Cobalah untuk beralih menggunakan masker kopi, bahan alami yang jauh lebih aman dan terjamin baiknya dibanding cara-cara diatas. Selain menghilangkan jerawat secara perlahan, masker kopi juga mampu mencegah jerawat datang kembali.

8. Mengurangi Produksi Kelenjar Minyak Berlebihan Pada Wajah

Menggunakan masker kopi juga dapat mengurangi jumlah kadar minyak pada wajah. Sehingga metode perawatan wajah yang satu ini cocok digunakan pada orang yang memiliki masalah wajah berminyak. Dengan pemakaian secara teratur, maka wajah akan terlihat lebih bersih dan tidak kusam karena minyak berlebih.

Cara Membuat Masker Kopi


Setelah tahu apa saja manfaat dari masker kopi diatas, pasti saat ini Anda penasaran bagaimana cara membuat masker kopi paling mudah dirumah. Meskipun saat ini sudah banyak masker kopi instan yang terjual di pasaran, tidak ada salahnya mencoba membuat sendiri. Lagipula buatanan sendiri tentunya lebih terjamin sehat, alami, dan kehigienisannya. Bagi Anda yang ingin mencoba membuat masker kopi di rumah, simak cara membuat kopi yang mudah berikut ini.

Cara Membuat Masker dengan Kopi Murni


Pertama siapkan kopi murni sesuai kebutuhan, mangkok, dan air secukupnya. Lalu tuang dan larutkan bubuk kopi ke dalam mangkok dengan air secukupnya. Sebaiknya jangan terlalu banyak air, lebih baik jika perbandingan bubuk kopi dengan air sekiranya 1:2 saja. Hal ini agar campuran bubuk kopi tidak terlalu cair dan cukup mengental sehingga lebih mudah diaplikasikan pada wajah.

Setelah dilarutkan, aduk campuran tadi hingga tercampur rata dan mengental. Setelah dirasa cukup mengental, campuran tersebut sudah bisa diaplikasikan pada wajah yang sebelumnya telah dibersihkan terlebih dahulu. Oleskan secara rata pada wajah, dan diamkan 10-20 menit. Setelah selesai dan masker kopi telah mengering, silakan basuh wajah menggunakan air bersih.

Cara Membuat Masker dengan Kopi dan Bahan-Bahan Alami Lainnya


Untuk mendapatkan manfaat yang lebih kaya, dalam pembuatan masker Anda bisa mencampurkan tidak hanya kopi dan air saja, melainkan juga bisa menambahkan bahan-bahan alami lainnya. Beberapa bahan yang biasa digunakan untuk masker wajah ialah seperti susu, yoghurt, lemon, madu, ataupun bengkuang. Pilih yang paling sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kulit. Misalnya jika Anda ingin kulit cerah alami, coba membuat masker kopi dengan campuran bengkuang.

Sama saja caranya seperti membuat masker dengan kopi murni, tetapi jika bahan campurannya padat maka harus dihaluskan terlebih dahulu dengan cara diblender ataupun diparut. Campur kopi, bengkuang yang telah halus, dan air menjadi satu, kemudian aduk hingga rata. Lalu oleskan campuran tersebut pada wajah dan diamkan 10-20 menit. Ketika telah selesai dan masker telah mengering, bersihkan menggunakan air bersih.

Wajib Tahu, Ini Dia 8 Manfaat Masker Kopi dan Cara Mudah Membuatnya Untuk Perawatan Kulit Wajah

Cara Mengatasi Flu Dengan Mudah, Cepat, dan Praktis Dalam Sehari
Influenza atau yang lebih dikenal dengan sebutan flu adalah infeksi virus yang terjadi pada alat pernapasan seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Hidung berair atau dalam kondisi flu menjadi masalah yang menjengkelkan. Terlebih lagi ketika memasuki musim hujan, maka risiko terkena flu pun menjadi sangat tinggi.

Flu terjadi ketika lendir di saluran hidung dan sinus meningkat. Peningkatan produksi lendir adalah cara tubuh mengeluarkan cairan dingin atau iritasi dan virus flu dari dalam tubuh. Penyakit flu dapat dengan mudah menular dan menyebar dari satu orang ke orang lain melalui berbagai cara seperti berbagi minuman, alat makan, kontak langsung, juga batuk dan bersin.

Namun meskipun tergolong penyakit ringan, Anda tetap harus untuk waspada. Karena bahwasannya flu sangat mudah menular dan menyebar dari satu orang ke orang lainnya baik melalui media ataupun tanpa media. Dibandingkan dengan pilek, gejala flu berlangsung lebih lama dan bisa dikaitkan dengan nyeri otot, demam, dan menggigil. Berikut gejala-gejala yang dialami oleh penderita flu.

  • Batuk kering atau berdahak,
  • Sakit tenggorokan,
  • Demam,
  • Menggigil,
  • Sakit kepala dan juga otot,
  • Kelelahan.

Flu sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya dengan bantuan antibodi dari tubuh sendiri. Namun banyak orang yang ingin cepat sembuh dan kemudian menggunakan obat-obatan medis yang dibeli dari apotek maupun dari konsultasi dokter. Ada beberapa orang yang mungkin alergi dengan mengggunakan obat-obatan medis, coba untuk menggunakan obat-obatan alami atau yang biasa disebut obat-obatan tradisional. Berikut ini tips mengatasi flu dengan cara yang alami, cepat, dan mudah.

1. Beristirahat Yang Cukup

Meskipun memiliki jadwal dan aktivitas yang padat, luangkanlah lebih banyak waktu untuk beristirahat. Karena meski tampak bukan sakit yang parah, flu yang tidak diatasi dan ditunjang dengan istirahat yang cukup akan membuat masa pemulihan kondisi tubuh menjadi lebih lama.

2. Memperbanyak Minum Air Putih

Dibalik tampilannya yang biasa, ternyata air putih menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan. Diantaranya juga dapat membantu mengobati penyakit flu dan pilek.

Selain itu, ketika sedang flu tubuh seringkali kehilangan cairan yang banyak atau dehidrasi atau dehidrasi. Usahakan untuk mengonsumsi air putih minimal 2 liter/harinya agar tubuh terhindar dari kekurangan cairan.

3. Mengonsumsi Minuman Hangat

Selain banyak mengonsumsi air putih, mengonsumsi minuman hangat juga tidak kalah baik untuk penderita flu. Misalnya seperti air putih hangat, air jeruk hangat, teh hangat ataupun wedang jahe.

Minuman hangat berguna untuk melegakan dan menghangatkan tenggorokan. Serta paparan uap panas dari minuman hangat juga berguna untuk mengencerkan lendir.

4. Mengonsumsi Olahan Rempah-Rempah

Mengonsumsi olahan rempah-rempah yang hangat juga dapat mengatasi flu yang diderita. Kunyit, jahe, kapulaga, kayu manis, dan cengkeh adalah beberapa rempah-rempah yang dapat Anda olah ke dalam minuman ataupun makanan. Bisa di olah menjadi wedang jahe, susu hangat yang di campur rempah-rempah, dan bahan-bahan campuran dalam pembuatan sup.

5. Mengonsumsi Vitamin C

Para peneliti menyimpulkan bahwa orang yang mengonsumsi 8 gram vitamin C sehari dapat mempersingkat penyembuhan flu dibanding orang yang tidak mengonsumsinya.

Dan pada dosis yang lebih tinggi, ada manfaat yang lebih dari vitamin C sebagai antioksidan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C juga telah terbukti untuk menghentikan replikasi virus penyebab flu.

6. Mengonsumsi Madu

Madu merupakan obat tradisional sejak zaman dahulu dipercaya bisa mengobati berbagai jenis penyakit dan memiliki banyak manfaat. Berbagai khasiat madu sudah tak diragukan lagi di dunia kesehatan, dengan kandungan nutrisi dan vitamin yang kompleks mampu mengobati berbagai jenis penyakit, terutama flu. Antioksidan yang tinggi dari madu, meningkatkan imun tubuh dan mencegah datangnya flu datang kembali.

7. Terapi Aroma Hangat

Cobalah untuk menerapkan terapi aroma hangat bagi Anda yang mengalami hidung tersumbat. Menghirup aroma hangat dapat menyegarkan dan melegakan hidung tersumbat, sehingga pernapasan menjadi lancar dan meringankan flu.

Anda bisa menggunakan minyak kayu putih atau balsem, menghirup aromanya dan mengoleskan pada bagian dada dan juga leher. Atau Anda juga bisa menggunakan inhaler sebagai media pengobatan terapi aroma hangat.

8. Mandi dengan Air Hangat

Saat menderita flu, sebaiknya usahakan untuk tidak mandi menggunakan air yang dingin atau bersuhu ruangan. Cobalah untuk menggunakan air hangat agar suhu tubuh tetap hangat dan tidak memperparah kondisi flu.

9. Hindari Minuman atau Makanan yang Mengandung Es

Minuman atau makanan yang mengandung es bukanlah penyebab utama flu. Tetapi ketika sedang mengalami flu dan mengonsumsi minuman atau makanan diatas, maka hal ini akan memperparah kondisi dan memperlambat proses penyembuhan flu.

10. Hindari Penggunaan AC (Air Conditioner)

Air Conditioner atau yang biasa disebut AC merupakan salah satu media yang dapat memperparah kondisi flu. Pasalnya udara sejuk yang dihasilkan bisa membuat badan mengigil dan hidung tersumbat, terutama jika diatur pada suhu yang rendah. Cobalah untuk mengganti AC dengan kipas angin biasa atau tidak sama sekali.

Jika ingin menggunakan kipas angin, aturlah kipas angin agar tidak berputar menghadap Anda dan baiknya dihadapkan pada dinding. Dan jika tetap ingin menggunakan AC, cobalah atur suhunya agar tidak jauh melampaui dibawah suhu ruangan.

10 Cara Mengobati Flu Dengan Mudah, Cepat, dan Praktis Hanya Dalam Sehari

Kenali Manfaat dan Khasiat Wedang Jahe Yang Luar Biasa Bagi Kesehatan Tubuh
Wedang jahe adalah hidangan minuman tradisional yang terbuat dari sari jahe dan merupakan sajian khas dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Minuman wedang jahe umumnya disajikan dengan keadaan hangat atau panas, dan tentunya menimbulkan efek hangat pula pada tubuh saat meminumnya. Wedang jahe seringkali disebut dengan teh jahe, dan bagi sebagian orang wedang jahe dijadikan sebagai minuman sehari-hari karena kaya akan manfaat.

Wedang jahe seringkali disajikan saat cuaca mendung atau hujan, terlebih lagi pada saaat musim hujan datang maka wedang jahe pun menjadi minuman yang cocok nan sederhana sebagai pelengkap suasana. Hal ini dikarenakan wedang jahe yang dapat memberikan kehangatan pada tubuh terutama pada pencernaan sehingga sangat cocok disajikan pada saat cuaca dingin.

Minuman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, hal ini disebabkan karena di dalam jahe yang menjadi bahan utamanya mengandung senyawa-senyawa yang bermanfaat. Senyawa-senyawa yang terkandung tersebut ialah gingerol, shogaol, oleoresin, fenol, zingerone, dan antioksidan. Kandungan senyawa-senyawa tersebut dipercaya memiliki banyak manfaat dan khasiat bagi tubuh.

Khasiat dan Manfaat Wedang Jahe untuk Kesehatan


1. Menghangatkan Badan

Adanya senyawa gingerol pada jahe, membuat wedang jahe memberikan rasa pedas dan hangat saat di konsumsi pada tenggorokan. Maka seringkali wedang jahe digunakan untuk menghangatkan badan, terutama pada saat cuaca dingin atau hujan.

2. Menghilangkan Rasa Mual

Menurut beberapa penelitian, National Institutes of Health meringkas bahwa minum air jahe dapat meredakan mual-muntah, termasuk berbagai hal yang muncul pasca tindakan bedah, kemoterapi, dan morning sickness atau mual-muntah pada saat masa kehamilan.

3. Melancarkan Peredaran Darah

Manfaat wedang jahe selanjutnya ialah melancarkan sirkulasi darah. Dengan adanya kandungan senyawa antikoagulan yang terkandung di dalam jahe, jahe dapat mencegah penggumpalan darah. Sehingga darah bisa mengedarkan oksigen dan sari-sari makanan dengan lancar, serta risiko terkena penyakit kardiovaskular seperti seperti jantung dan stroke menjadi menurun.

4. Melancarkan Sistem Pernapasan

Jahe merupakan salah satu jenis ekspetoran alami, yaitu obat yang dapat merangsang pengeluaran dahak dari saluran pernapasan. Sehingga secangkir wedang jahe dapat meredakan gejala pernapasan, yang salah satunya yaitu membantu meredakan masalah hidung tersumbat dan juga flu.

5. Menjaga Berat Badan

Minum air jahe setelah sarapan pagi dapat membuat kenyang lebih lama, sehingga asupan makanan yang masuk dapat lebih terkontrol. Kemudian jahe juga dapat mengendalikan kadar gula darah dan kolesterol berlebih, serta meningkatkan metabolisme sehingga tubuh lebih aktif membakar lemak.

6. Menyeimbangkan Kadar Gula Darah

Jahe merupakan bahan yang bersifat antidiabetik, antiinflamasi, dan antioksidan. Senyawa aktif pada jahe yaitu gingerol diketahui dapat meningkatkan kadar insulin dan menurunkan kadar glukosa di dalam tubuh. Yang mana penyebab utama penyakit diabetes ialah jika kadar glukosa terlalu berlebihan di dalam darah.

7. Meredakan Nyeri dan Anti Peradangan 

Bahan utama wedang jahe, jahe, memiliki khasiat untuk meredakan nyeri dan peradangan karena mengandung antiinflamasi yang bisa meredakan pada otot atau memar, ataupun nyeri pada saat menstruasi. Segelas wedang jahe juga bisa meredakan rasa nyeri dan sakit akibat penyakit persendian seperti rematik. Tidak hanya sampai disitu, jahe juga mengurangi pembengkakan pada area yang sakit.

8. Meningkatkan Sistem Imunitas Tubuh

Dengan kandungan antioksidannya yang tinggi, jahe dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menangkal radikal-radikal bebas.

Cara Membuat Wedang Jahe di Rumah


Ada baiknya melakukan pemilahan dan menggunakan jahe yang segar, untuk mendapatkan manfaat jahe secara maksimal. Berikut cara yang sederhana membuat wedang jahe.
  • Ambil rimpang jahe sesuai kebutuhan kemudian cuci hingga bersih. Kupas lalu gepuk hingga memar dan memipih,
  • Rebus jahe dan gula jawa dengan takaran air secukupnya, masak hingga gulanya larut dan mendidih,
  • Setelah mendidih, siapkan gelas atau cangkir dan saring wedang jahe untuk memisahkan sari jahe dengan rimpang jahe,
  • Hidangkan dan konsumsi dalam keadaan hangat.

Kenali 8 Manfaat dan Khasiat Wedang Jahe Yang Luar Biasa Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat dan Keuntungan Matahari Pagi untuk Kesehatan
Matahari pagi yang mempunyai segudang manfaat untuk kesehatan tubuh merupakan suatu hal yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Tidak hanya membuat hangat dan indah suasana di pagi hari, sinar matahari pagi juga mempunyai manfaat dan peranan penting untuk perkembangan dan kesehatan tubuh.

Para pakar kesehatan berpendapat bahwa berjemur di bawah sinar matahari pagi tidak hanya dianjurkan untuk bayi semata, namun juga dianjurkan untuk orang dewasa. Manfaat matahari pagi untuk bayi ialah membantu pembentukan tulang yang kuat dan mencegah bayi kuning, sehingga banyak para pakar kesehatan yang menganjurkan para ibu yang memiliki bayi untuk menjemur bayinya di bawah sinar matahari pagi selama beberapa saat.

Berolahraga pun dianjurkan untuk dilakukan pada pagi hari dibandingkan pada sore hari, karena pembakaran metabolisme tubuh menjadi lebih kompleks, cepat, dan efektif karena di bantu oleh pancaran sinar matahari pagi. Pada konstruksi rumah pun disarankan untuk dibangun menghadap matahari pagi dibanding matahari pada saat sore atau senja.

Terlihat begitu jelas bagaimana pentingnya sinar matahari terutama sinar matahari pagi sebagai salah satu sumber kehidupan. Di balik banyaknya dampak-dampak negatif yang dihasilkan, namun di samping itu sinar matahari terutama sinar matahari pagi ternyata juga memiliki dampak positif yang bermanfaat pula bagi manusia. Berikut manfaat dan keuntungan berjemur di bawah sinar matahari pagi bagi kesehatan.

1. Sumber Vitamin D

Manfaat matahari pagi yang pertama adalah bahwa sinar matahari pagi dapat memicu produksi vitamin D di dalam tubuh. Vitamin D dibutuhkan untuk membantu tubuh menyerap mineral-mineral seperti kalsium dan fosfor dari makanan maupun minuman yang telah di konsumsi sebelumnya. Dua mineral tersebut, kalsium dan fosfor, memegang peranan penting dalam kesehatan tulang.

Jika tubuh kekurangan vitamin D, maka akan menimbulkan berbagai masalah pada tulang. Misalnya tulang menjadi lunak, tidak kuat, rapuh, dan mudah patah. Dan berisiko terkena penyakit rematik, osteoporosis, rakitis, dan osteomalasia, merupakan bentuk dari dampak kekurangan vitamin D.

2. Menyembuhkan Penyakit Kulit

Peranan penting dijalankan juga oleh sinar matahari dalam menjaga dan merawat kesehatan kulit. Menurut World Health Organization (WHO), paparan sinar matahari dapat mengobati beberapa kondisi kulit pada beberapa orang. Sejumlah dokter pun merekomendasikan radiasi sinar UV untuk menangani kulit berjerawat, eksim, sakit kuning, dan psoriaris.

Akan tetapi berjemur pun tidak bisa sembarang berjemur saja. Berjemur di bawah sinar matahari lebih baik dilakukan dibawah jam 9 pagi dan di atas jam 4 sore, dan juga ada tips-tips berjemur di bawah sinar matahari lainnya yang harus Anda perhatikan pula. Karena jika sembarang di lakukan maka bukan efek positif yang akan didapatkan, melainkan efek negatif seperti mengakibatkan kerusakan kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit.

3. Mencegah Kanker

Terpapar radiasi UV sinar matahari secara berlebihan bisa meningkatkan risiko kanker kulit. Namun dalam jumlah yang cukup, radiasi UV sinar matahari justru bisa mencegah penyakit kanker lainnya seperti kanker payudara, usus besar, kanker prostat, dan kanker pankreas.

4. Mengurangi Stres

Bangun di pagi hari, kemudian duduk diteras rumah sembari minum teh hangat dan berjemur di bawah sinar matahari sebelum bekerja menjadi salah satu kegiatan refreshing yang mudah untuk dilakukan di rumah.

Kegiatan ini bisa membuat suasana hati menjadi lebih tenang karena otak akan menghasilkan hormon serotonin (hormon yang bisa mempengaruhi suasana hati) lebih banyak dibandingkan dengan hari-hari mendung, berawan, ataupun hujan. Sehingga bisa mengurangi stres dari masalah pekerjaan atau yang lainnya, mengembalikan mood, dan membantu mempersiapkan diri sebelum menjalani aktivitas sehari-hari.

5. Meningkatkan Sistem Imunitas Tubuh

Paparan sinar matahari mampu membunuh bakteri, virus penyakit, dan juga jamur. Beberapa virus dan infeksi jamur dapat dibinasakan melalui sinar ultraviolet ini. Selain itu saat terpapar sinar matahari pagi, tubuh juga terpicu untuk memproduksi lebih banyak sel darah putih terutama limfosit. Sehingga secara langsung meningkatkan sistem imun tubuh dan membuat tubuh tidak rentan terkena penyakit.

6. Menguatkan Tulang dan Otot

Dengan meningkatnya vitamin D karena terbantu oleh sinar matahari pagi, maka membuat penyerapan kalsium menjadi lebih maksimal. Meningkatnya vitamin D yang membuat penyerapan kalsium menjadi lebih maksimal bermanfaat dan berfungsi untuk menguatkan tulang dan otot, sehingga dapat menurunkan risiko nyeri sendi dan kram otot.

6 Manfaat dan Keuntungan Berjemur di Bawah Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan

Kenali Penyebab dan Cara Menghilangkan Bau Mulut Secara Cepat, Alami, dan Efektif
Bau mulut memang bukanlah permasalahan medis yang gawat, namun sama seperti halnya dengan kulit ketiak yang hitam, bau mulut merupakan hal yang sangat amat mengganggu. Jika ketiak yang hitam dapat di sembunyikan, maka berbeda dengan bau mulut yang sulit untuk di sembunyikan. Apalagi jika pekerjaan Anda sering melakukan percakapan dengan orang-orang secara langsung, hal ini tentunya dapat menurunkan tingkat kepercayaaan diri, malu, minder, dan orang lain pun merasa tidak nyaman dan terganggu.

Penyebab Bau Mulut


Penyebab Bau Mulut
Ada banyak hal yang menjadi penyebab bau mulut, namun pada umumnya bau mulut disebabkan oleh adanya masalah pada kesehatan mulut dan gigi, serta dari makanan yang menimbulkan bau yang menyengat. Namun juga ada beberapa kondisi kesehatan lain yang juga bisa menyebabkan bau mulut, di antaranya yaitu :

1. Mengonsumsi Makanan Berbau Tak Sedap

Saat Anda mengonsumsi makanan yang meninggalkan bau tak sedap, sudah jelas nafas pun menjadi kurang sedap. Jenis makanan yang membuat bau mulut ialah seperti jengkol, petai, bawang putih, dan bawang merah. Adapun minuman seperti kopi juga membuat nafas menjadi kurang sedap.

2. Kebersihan Mulut Yang Buruk

Jarangnya membersihkan mulut dan gigi menjadi penyebab mengapa nafas mulut menimbulkan bau yang tak sedap. Selain itu mulut kering, abses gigi, peradangan, iritasi, atau infeksi pada mulut, dan merokok juga menjadi salah satu faktor mulut bau.

3. Infeksi Sinus

Infeksi sinusitis yang menghasilkan cairan kental dari rongga sinus ke tenggorokan juga dapat menyebabkan bau mulut.

4. Gangguan Saluran Pencernaan

Gangguan saluran pencernaan, seperti infeksi bakteri H. Pylori yang menyebabkan sakit maag dan infeksi lambung.

5. Pengaruh Kondisi Kesehatan Lainnya

Sakit Diabetes, gangguan hati, dan infeksi saluran pernapasan juga bisa mempengaruhi bau mulut.

Cara Mengatasi Bau Mulut


Cara Mengatasi Bau Mulut Secara Cepat dan Alami
Banyak orang mencari cara menghilangkan bau mulutnya secara permanen, namun terkadang masalah tersebut datang kembali ketika melakukan aktivitas-aktivitas yang bisa memicu kondisi bau mulut. Berikut ini cara-cara menghilangkan bau mulut dengan bahan-bahan alami yang bisa dikerjakan dengan mudah dan cepat.

1. Menyikat Gigi Secara Teratur

Membersihkan gigi secara teratur dengan menyikatnya tentu menjadi hal yang paling utama untuk mengatasi bau mulut. Tidak hanya itu, membersihkan gigi secara teratur juga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan gigi yang putih, bersih, dan sehat. Idealnya yaitu sikat gigi 2 kali dalam sehari atau bisa 3 kali dalam sehari.

Sikatlah gigi terutama ketika sebelum dan sesudah bangun tidur, serta sesudah mengonsumsi makanan ataupun minuman. Hal ini dikarenakan sisa-sisa makanan yang telah dikonsumsi bisa menimbulkan plak pada gigi dan mengumpulkan bakteri yang menyebabkan bau mulut. Terlebih lagi jika ada sisa makanan yang terselip di antara gusi juga menambah masalah.

2. Membersihkan Lidah

Mungkin masih banyak yang tidak peduli atau lupa, dan mungkin tidak tahu sama sekali bahwa lidah merupakan komponen penting yang juga harus dibersihkan. Perlu untuk diketahui bahwa selain gigi dan gusi, lidah merupakan tempat bersarangnya para bakteri. Dan dengan kondisi lidah yang kotor dan kurang terawat maka dapat membuat nafas menjadi kurang sedap.

Cobalah untuk membersihkan lidah dengan bagian belakang sikat gigi yang terbuat dari karet berbentuk bergelombang ataupun bergerigi. Gosok secara perlahan hingga bersih. Jangan sesekali membersihkan lidah menggunakan sikatnya sikat gigi, hal ini dapat membuat lidah menjadi rusak dan bakteri bertambah banyak.

3. Cuci Mulut Menggunakan Obat Kumur

Salah satu cara untuk menghilangkan bau mulut yaitu mencuci mulut menggunakan obat kumur. Selain berfungsi sebagai penyegar napas dan penghilang bau mulut, obat kumur juga memberikan perlindungan ekstra dengan cara membasmi bakteri yang ada di dalam mulut.

4. Hindari Makanan Pemicu Bau Mulut

Ada beberapa makanan-makanan tertentu yang bisa menjadi penyebab bau mulut. Makanan ini misalnya seperti bawang merah dan putih, jengkol, dan juga petai. Ketika telah mengonsumsi makanan-makanan diatas bisa menimbulkan bau yang tidak sedap, bahkan menyikat gigi dan berkumur menggunakan obat kumur setelahnya pun tidak mampu langsung menghilangkan baunya seketika. Maka menghindari makanan-makanan tersebut bisa menjadi cara yang mudah untuk menghilangkan bau mulut.

5. Berhenti Merokok Dan Hindari Konsumsi Kopi Berlebihan

Rokok dan kopi adalah dua hal yang berbeda, namun keduanya sama-sama bisa membuat nafas Anda menjadi kurang sedap. Penggunaan rokok dan kopi yang berlebihan juga bisa menodai gigi dan menimbulkan efek samping berbahaya. Jadi, dengan membuang kebiasaan merokok dan mengonsumsi kopi berlebihan bisa membuat nafas menjadi lebih segar.

6. Kurangi Atau Hindari Sama Sekali Konsumsi Alkohol

Selain bermanfaat untuk tubuh, alkohol juga memiliki efek samping ketika dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa kejahatan banyak berawal dari konsumsi minuman-minuman keras. Meskipun dapat menghangatkan badan, mengonsumsi alkohol bisa membuat nafas Anda menjadi kurang sedap. Karena hakikatnya minuman-minuman keras memiliki rasa yang cukup menyengat dan meninggalkan bau mulut yang bertahan lama.

7. Minum Cukup Air Putih

Minumlah cukup air putih terlebih ketika pada saat mulut kering, karena ketika mulut kering berarti mulut dalam keadaan tidak menghasilkan cukup air liur sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada gusi dan menimbulkan bau mulut yang tidak sedap. Dengan sifat air yang mengikat, minum cukup air putih dapat bakteri dan kotoran-kotoran di dalam mulut dapat dengan mudah untuk dibersihkan. Mengonsumsi air putih dengan cukup setiap hari juga mencegah Anda dari dehidrasi.

8. Mengonsumsi Permen Rendah Gula

Mengonsumsi permen bisa menyegarkan nafas dan menghilangkan bau mulut. Namun bukan sembarang permen, baiknya konsumsilah permen karet yang rendah gula. Hal ini dikarenakan di dalam permen karet terkandung xylitol atau bahan pengganti gula. Mengonsumsi permen karet juga dapat merangsang produksi air liur sehingga mencegah kondisi mulut kering yang menyebabkan bau mulut.

Kenali Penyebab dan Cara Menghilangkan Bau Mulut Secara Cepat, Alami, dan Efektif

Subscribe Our Newsletter