Pola Hidup Sehat : Pengertian dan Tips Praktis Menjalankannya - Lights Pedia

    Social Items

Your Ads Here
Pola Hidup Sehat

Apa Itu Pola Hidup Sehat ?


Pola hidup sehat adalah hidup dengan pola atau gaya yang berfokus kepada kesehatan baik itu makanan, perilaku, bahkan gaya hidup. Pola hidup sehat sangat berpengaruh pada kesehatan dan juga merupakan salah satu cara hidup sehat menuju hidup yang sehat baik jasmani maupun rohani.

Jika gaya hidup Anda terbiasa buruk seperti tidur yang lamanya dibawah 7-8 jam, banyak mengonsumsi fast food atau yang sering disebut makanan siap saji, banyak mengonsumsi minuman bersoda dan jarang berolahraga, tentu ini sangat berpengaruh pada kesehatan di masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Pola hidup semacam ini terbentuk dari aktivitas sehari-hari yang berulang sehingga menjadi sebuah kebiasaan.

Jika kebiasaan buruk ini dilakukan terus menerus, maka penyakit-penyakit akan mulai berdatangan, dari mulai penyakit yang tingkatnya mudah disembuhkan hingga yang susah disembuhkan. Bayangkan kelak dikemudian hari, risiko apa yang akan Anda terima ketika Anda melakukan sesuatu. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk melakukan tindakan pencegahan serta memikirkan pola hidup yang berjangka panjang.

Banyak yang mengatakan sehat itu mahal, padahal justru sehat itu murah, sakitnya lah yang mahal. Benarkah ? Tentu saja benar. Contoh saja dalam persoalan minum air mineral atau yang sering kita sebut air putih. Jika Anda susah untuk minum air putih dalam kehidupan sehari-hari dan lebih memilih untuk minum-minuman bersoda atau yang lainnya, bisa dipastikan Anda kelak di kemudian hari akan mengalami kerusakan ginjal, dan tentunya yang tidak kalah mengerikan juga yaitu sakit diabetes.

Semua orang pasti tidak ingin sakit, karena jika sudah sakit yang pasti aktivitas jadi terganggu, belum lagi uang yang dikeluarkan untuk berobat karena sakit tersebut. Maka dari itu pola hidup sehat merupakan cara hidup yang terbaik yang seharusnya diterapkan dikehidupan sehari-hari, agar terhindar dari segala macam penyakit. Berikut beberapa gaya hidup sehat yang mudah untuk di lakukan dan tentunya bisa menjadi rujukan untuk tetap sehat serta senantiasa menjalani hidup dengan bahagia.

1. Istirahat Yang Cukup

Istirahat Yang Cukup

Tidur yang cukup merupakan bagian yang vital dari pola hidup sehat. Idealnya para pakar kesehatan menyarankan agar tidur minimal 7-9 jam sehari. Tetapi secara umum kebutuhan tidur setiap orang bisa berbeda-beda. Secara umum, bayi baru lahir butuh tidur 14-17 jam sehari, anak umur 1-2 tahun butuh tidur 11-14 jam sehari, anak umur 3-5 tahun butuh tidur 10-13 jam sehari, remaja umur 14-17 tahun butuh tidur 8-10 jam sehari, sedangkan orang dewasa dan lansia umumnya butuh tidur 7-9 jam sehari.

Tidur yang cukup akan membuat Anda lebih 'fresh' dipagi hari sebelum melaksanakan aktivitas seperti biasa, tidur yang cukup juga membuat Anda terhindar dari kantuk yang berlebih, membuat lebih bersemangat, lebih fokus terhadap apa yang akan dikerjakan, dan tentunya terhindar dari penyakit anemia karena kekurangan tidur.


2. Menjaga Kebersihan

Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan adalah satu bagian yang cukup vital dalam proses pola hidup sehat, karena bakteri dan virus banyak berkembang di tempat yang kotor. Dengan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, maka Anda sudah satu langkah didepan terhindar dari berbagai macam penyakit. Misalkan saja seperti membuang sampah pada tempatnya, menyapu rumah, menguras bak mandi secara rutin, tidak meninggalkan air yang tergenang yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak, mencuci tangan sebelum makan. Hal-hal seperti ini seringkali kita sepelehkan karena dianggap sebagai hal kecil yang tidak membahayakan, apalagi masalah mencuci tangan sebelum makan.

Lembaga Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit/Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang berbasis di Dekalb Country, Georgia menyatakan bahwa :
Cuci tangan adalah salah satu langkah terpenting dalam upaya mencegah penyebaran penyakit serta menjaga kesehatan tubuh.
Ini membuktikan bahwa mencuci tangan adalah suatu hal yang penting, terlebih lagi pada saat akan makan. Menjaga tangan tetap dalam kondisi bersih sanggup menghindari Anda dari macam-macam penyakit seperti diare dan pneumonia. Pasalnya kedua penyakit ini merupakan penyebab kematian 2 juta anak yang berusia lima tahun kebawah dalam setiap tahunnya.

Kebiasaan mencuci tangan pada kondisi-kondisi tertentu juga perlu diperhatikan guna menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain. Contohnya setelah menggunakan toilet. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tidak mencuci tangannya setelah menggunakan toilet, dan ada yang mencuci tangannya namun hanya sekadarnya. Ini menunjukkan bahwa mencuci tangan adalah hal yang penting namun mudah terlupakan, maka dari itu mulailah kebiasaan mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, ataupun setelah melakukan aktivitas-aktivitas lainnya.


3. Menggunakan Air Yang Bersih

Menggunakan Air Yang Bersih

Di negara manapun persediaan air bersih pasti selalu tersedia, tetapi kadangkala pasokan air bersih tersebut bisa juga tercemar. Tercemar akibat sampah, limbah pabrik, bencana alam, ataupun kerusakan saluran pipa air ataupun akibat yang lainnya. Air yang tercemar menjadi tempat berkumpulnya parasit dan bakteri, mengonsumsi atau menggunakannya dapat mengakibatkan penyakit seperti diare, kolera, tifoid ataupun penyakit yang lainnya. Sumber air minum yang tercemar merupakan salah satu penyebab adanya 1,7 juta kasus diare dalam setiap tahun.

Jika menggunakan air keran sebagai air minum cobalah untuk memasak air tersebut sebelum dikonsumsi agar bakteri-bakteri yang ada di air keran sebelumnya bisa hilang dan kemudian layak untuk dikonsumsi. Pastikan juga untuk menyimpan air konsumsi di wadah yang bersih dan tertutup serta jangan sekali-kali memasukkan tangan kedalam air yang untuk di konsumsi karena tangan adalah satu wadah tempat penyakit untuk menyebar.

4. Menerapkan Pola Makan Yang Sehat

Menerapkan Pola Makan Yang Sehat

Menerapkan pola makan yang sehat menjadi bagian yang penting pula dalam menerapkan pola hidup sehat. Mengonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna (lauk pauk, sayur-sayuran, buah-buahan, susu), makan tepat waktu (5-7 kali sehari dalam porsi sedikit atau 3 kali dalam porsi normal) adalah bagian dari pola makan yang sehat. Jangan sesekali untuk telat makan, resiko yang besar dan berjangka panjang adalah sakit maag. Maag sendiri terjadi karena makan yang tidak teratur dan sering menunda makan saat jam makan. Tentunya dengan pola makan yang sehat dan teratur dapat mencegah penyakit tersebut datang bukan ?


5. Perbanyak Minum Air Putih

Perbanyak Minum Air Putih

Air putih merupakan salah satu komponen terpenting di dalam kehidupan karena berperan sebagai pelarut, katalisator, pelumas, dan penyedia mineral dan elektroklit. Air juga merupakan salah satu komponen utama bahkan terbesar di dalam tubuh manusia. Kandungan air di dalam tubuh manusia berbeda-beda sesuai usia. Pada bayi memiliki kandungan sebesar 80%, dewasa 60%, dan lansia 50%. Oleh karena itu, minum air yang cukup setiap hari sangat penting untuk menunjang kinerja berbagai fungsi tubuh.

Ada fakta menarik tentang air putih bahwa air putih memiliki kandungan kalori sebesar 0% dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Manfaat air putih tersebut seperti meningkatkan metabolisme tubuh, mampu mengontrol kalori, serta mampu memelihara kesehatan kulit.

Dengan melihat fakta menarik dan manfaat di atas, hal ini tentunya menjadikan air putih sebagai pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan cairan Anda dibandingkan dengan minuman-minuman yang lain.

Berbicara kebutuhan cairan, setiap orang memiliki takaran yang berbeda-beda. Umumnya minumlah sehari seminimal-minimalnya 2 liter air putih untuk menjaga tubuh dari dehidrasi.

6. Mengontrol Asupan Makanan dan Minuman

Gula dan Daging Merah

Semua hal yang berlebihan adalah tidak baik, begitupun makanan jika di konsumsi secara berlebih maka menimbulkan efek negatif. Contohkan saja dalam urusan minum obat, ketika Anda meminum obat secara berlebihan/tidak dengan takaran, maka bukan manfaat dan sembuhnya yang Anda dapat melainkan efek negatif dan mengakibatkan overdosis.

Di antara banyaknya makanan yang ada, masing-masing memiliki kandungan gizi dan efek samping sendiri-sendiri. Dalam kasus gula, gula sendiri merupakan benda yang tidak dapat disingkirkan dari kehidupan sehari-hari dan juga memiliki banyak manfaat. Selain diolah bersama makanan, gula juga seringkali diadukan dengan minuman, contoh saja dengan Teh. Semakin banyak gula yang dicampurkan maka akan semakin manis rasa teh tersebut, dan semakin manis rasa tersebut maka semakin tinggi pula angka Anda akan mengidap penyakit diabetes.

Contoh lagi seperti daging-dagingan (daging merah) dan jeroan. Daging merah memiliki banyak manfaat, kaya akan nutrisi, dan sumber protein tinggi. Namun ketika terlalu banyak mengonsumsi daging, otomatis membuat kolesterol menjadi tinggi yang bisa mengakibatkan penyakit jantung dan penyakit mematikan lainnya.

Contoh pada minuman seperti kafein pada kopi, selain mendapatkan manfaat kopi yaitu seperti mencegah kanker dan dapat mengurangi risiko penyakit alzheimer, jika dikonsumsi secara berlebihan kopi juga dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung dan stroke di kemudian hari. Maka dari itu penting bagi Anda untuk mengontrol asupan makanan dan minuman Anda agar tidak berlebihan dan mendapatkan efek negatif.

7. Berhenti Merokok

Berhenti Merokok

Merokok merupakan aktivitas yang dapat merugikan Anda, pasalnya selain membuat boros keuangan, rokok juga merupakan dalang penyakit-penyakit mematikan seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, asma, serta gangguan-gangguan terhadap mulut, gigi dan gusi.

Rokok juga termasuk zat adiktif karena mampu membuat pemakainya kecanduan/ketagihan. Di dalam rokok tidak terdapat satupun kandungan yang membuat Anda diuntungkan atau yang membuat tubuh Anda menjadi sehat, yang ada hanyalah tembakau, nikotin, dan beribu zat-zat kimia yang lainnya.

Berbicara perokok, ada 2 istilah perokok yaitu perokok aktif dan perokok pasif. Perokok aktif ialah orang yang menghisap rokok secara langsung dari rokoknya sedangkan perokok pasif merupakan orang yang tidak merokok namun terkena paparan asap rokok di lingkungannya dan menghirupnya.

Menurut beberapa pakar kesehatan, para perokok pasif mendapatkan risiko penyakit yang lebih besar daripada perokok aktif terlebih lagi pada ibu hamil dan anak-anak. Risiko yang di dapat berupa serangan jantung, nyeri di bagian dada, asma, kerusakan genetik pada janin, pertumbuhan janin tidak sempurna, dan kematian pada anak-anak.
Jauhi rokok dan asapnya bukan orangnya.
Ya itulah tindakan yang benar untuk Anda yang berperan sebagai perokok pasif, tidak ada alasan untuk membenci perokok aktif. Jauhi rokok dan asapnya bukan orangnya, memberikan nasihat dan pengarahan pada orangnya bukan membenci orangnya. Meski begitu, sulit bagi perokok aktif untuk berhenti merokok apalagi dalam kurun waktu yang singkat. Namun jika benar-benar ada niat dan kesadaran diri maka kebiasaan merokok pun dapat dihilangkan.


8. Meninggalkan Kebiasaan-Kebiasaan Buruk

Kebiasaan-Kebiasaan Buruk

Tidak sulit untuk menjadi sehat ketika Anda mau meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman alkohol, mengonsumsi fast food. Semua kebiasaan buruk tersebut memberikan efek buruk bagi tubuh. Efeknya memang tak terasa langsung, namun kelak dikemudian hari efeknya akan mulai terasa.

Tinggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk Anda, mulailah untuk memperbaikinya dari hal-hal yang mendasar seperti mencukupi waktu istirahat, pola makan yang teratur dan yang lainnya. Dengan meninggalkan kebiasaan buruk tersebut, maka kesehatan Anda akan selalu terjaga dan meminimalkan risiko terkenanya penyakit-penyakit mematikan di usia dini.

9. Berolahraga Secara Teratur

Berolahraga Secara Teratur

Para pakar kesehatan merekomendasikan bahwa manusia harus melakukan aktivitas fisik seperti olahraga minimal 75 menit dan mengencangkan otot setidaknya 2 hari selama sepekan. Manfaat olahraga yang teratur bagi tubuh ialah tidur menjadi lebih teratur dan nyenyak, otot dan tulang menjadi kuat, metabolisme tubuh berjalan dengan lancar, dan juga bisa mendapatkan berat badan yang ideal. Ada banyak jenis olahraga yang bisa Anda lakukan seperti jogging, basket, sepakbola, tenis, bulu tangkis, berenang dan bersepeda.


10. Mencoba Untuk Selalu Berpikir Positif

Berpikir Positif

Cobalah untuk selalu berpikir positif pada setiap hal, tidak berprasangka buruk, menemukan hikmah di setiap kejadian. Dengan begitu hati dan pikiran Anda akan tetap tenang, lingkungan menjadi nyaman dan tentram. Pikiran negatif seperti berprasangka buruk cenderung hanya akan menyusahkan Anda, membuat Anda kesulitan di situasi-situasi tertentu, menambah beban pikiran dan menyebabkan stres.
Positive Thinking = Positive Outcome
Hal ini menandakan bahwa berpikiran positif membawa hasil yang baik pula, maka dari itu penting untuk Anda berpikir positif karena berpikir positif juga mempunyai manfaat. Dengan berpikir positif Anda bisa mengelola stres Anda, memiliki banyak teman, menjaga kesehatan jantung dan tekanan darah.

Pola Hidup Sehat : Pengertian dan Tips Praktis Menjalankannya

Pola Hidup Sehat

Apa Itu Pola Hidup Sehat ?


Pola hidup sehat adalah hidup dengan pola atau gaya yang berfokus kepada kesehatan baik itu makanan, perilaku, bahkan gaya hidup. Pola hidup sehat sangat berpengaruh pada kesehatan dan juga merupakan salah satu cara hidup sehat menuju hidup yang sehat baik jasmani maupun rohani.

Jika gaya hidup Anda terbiasa buruk seperti tidur yang lamanya dibawah 7-8 jam, banyak mengonsumsi fast food atau yang sering disebut makanan siap saji, banyak mengonsumsi minuman bersoda dan jarang berolahraga, tentu ini sangat berpengaruh pada kesehatan di masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Pola hidup semacam ini terbentuk dari aktivitas sehari-hari yang berulang sehingga menjadi sebuah kebiasaan.

Jika kebiasaan buruk ini dilakukan terus menerus, maka penyakit-penyakit akan mulai berdatangan, dari mulai penyakit yang tingkatnya mudah disembuhkan hingga yang susah disembuhkan. Bayangkan kelak dikemudian hari, risiko apa yang akan Anda terima ketika Anda melakukan sesuatu. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk melakukan tindakan pencegahan serta memikirkan pola hidup yang berjangka panjang.

Banyak yang mengatakan sehat itu mahal, padahal justru sehat itu murah, sakitnya lah yang mahal. Benarkah ? Tentu saja benar. Contoh saja dalam persoalan minum air mineral atau yang sering kita sebut air putih. Jika Anda susah untuk minum air putih dalam kehidupan sehari-hari dan lebih memilih untuk minum-minuman bersoda atau yang lainnya, bisa dipastikan Anda kelak di kemudian hari akan mengalami kerusakan ginjal, dan tentunya yang tidak kalah mengerikan juga yaitu sakit diabetes.

Semua orang pasti tidak ingin sakit, karena jika sudah sakit yang pasti aktivitas jadi terganggu, belum lagi uang yang dikeluarkan untuk berobat karena sakit tersebut. Maka dari itu pola hidup sehat merupakan cara hidup yang terbaik yang seharusnya diterapkan dikehidupan sehari-hari, agar terhindar dari segala macam penyakit. Berikut beberapa gaya hidup sehat yang mudah untuk di lakukan dan tentunya bisa menjadi rujukan untuk tetap sehat serta senantiasa menjalani hidup dengan bahagia.

1. Istirahat Yang Cukup

Istirahat Yang Cukup

Tidur yang cukup merupakan bagian yang vital dari pola hidup sehat. Idealnya para pakar kesehatan menyarankan agar tidur minimal 7-9 jam sehari. Tetapi secara umum kebutuhan tidur setiap orang bisa berbeda-beda. Secara umum, bayi baru lahir butuh tidur 14-17 jam sehari, anak umur 1-2 tahun butuh tidur 11-14 jam sehari, anak umur 3-5 tahun butuh tidur 10-13 jam sehari, remaja umur 14-17 tahun butuh tidur 8-10 jam sehari, sedangkan orang dewasa dan lansia umumnya butuh tidur 7-9 jam sehari.

Tidur yang cukup akan membuat Anda lebih 'fresh' dipagi hari sebelum melaksanakan aktivitas seperti biasa, tidur yang cukup juga membuat Anda terhindar dari kantuk yang berlebih, membuat lebih bersemangat, lebih fokus terhadap apa yang akan dikerjakan, dan tentunya terhindar dari penyakit anemia karena kekurangan tidur.


2. Menjaga Kebersihan

Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan adalah satu bagian yang cukup vital dalam proses pola hidup sehat, karena bakteri dan virus banyak berkembang di tempat yang kotor. Dengan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, maka Anda sudah satu langkah didepan terhindar dari berbagai macam penyakit. Misalkan saja seperti membuang sampah pada tempatnya, menyapu rumah, menguras bak mandi secara rutin, tidak meninggalkan air yang tergenang yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak, mencuci tangan sebelum makan. Hal-hal seperti ini seringkali kita sepelehkan karena dianggap sebagai hal kecil yang tidak membahayakan, apalagi masalah mencuci tangan sebelum makan.

Lembaga Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit/Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang berbasis di Dekalb Country, Georgia menyatakan bahwa :
Cuci tangan adalah salah satu langkah terpenting dalam upaya mencegah penyebaran penyakit serta menjaga kesehatan tubuh.
Ini membuktikan bahwa mencuci tangan adalah suatu hal yang penting, terlebih lagi pada saat akan makan. Menjaga tangan tetap dalam kondisi bersih sanggup menghindari Anda dari macam-macam penyakit seperti diare dan pneumonia. Pasalnya kedua penyakit ini merupakan penyebab kematian 2 juta anak yang berusia lima tahun kebawah dalam setiap tahunnya.

Kebiasaan mencuci tangan pada kondisi-kondisi tertentu juga perlu diperhatikan guna menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain. Contohnya setelah menggunakan toilet. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tidak mencuci tangannya setelah menggunakan toilet, dan ada yang mencuci tangannya namun hanya sekadarnya. Ini menunjukkan bahwa mencuci tangan adalah hal yang penting namun mudah terlupakan, maka dari itu mulailah kebiasaan mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, ataupun setelah melakukan aktivitas-aktivitas lainnya.


3. Menggunakan Air Yang Bersih

Menggunakan Air Yang Bersih

Di negara manapun persediaan air bersih pasti selalu tersedia, tetapi kadangkala pasokan air bersih tersebut bisa juga tercemar. Tercemar akibat sampah, limbah pabrik, bencana alam, ataupun kerusakan saluran pipa air ataupun akibat yang lainnya. Air yang tercemar menjadi tempat berkumpulnya parasit dan bakteri, mengonsumsi atau menggunakannya dapat mengakibatkan penyakit seperti diare, kolera, tifoid ataupun penyakit yang lainnya. Sumber air minum yang tercemar merupakan salah satu penyebab adanya 1,7 juta kasus diare dalam setiap tahun.

Jika menggunakan air keran sebagai air minum cobalah untuk memasak air tersebut sebelum dikonsumsi agar bakteri-bakteri yang ada di air keran sebelumnya bisa hilang dan kemudian layak untuk dikonsumsi. Pastikan juga untuk menyimpan air konsumsi di wadah yang bersih dan tertutup serta jangan sekali-kali memasukkan tangan kedalam air yang untuk di konsumsi karena tangan adalah satu wadah tempat penyakit untuk menyebar.

4. Menerapkan Pola Makan Yang Sehat

Menerapkan Pola Makan Yang Sehat

Menerapkan pola makan yang sehat menjadi bagian yang penting pula dalam menerapkan pola hidup sehat. Mengonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna (lauk pauk, sayur-sayuran, buah-buahan, susu), makan tepat waktu (5-7 kali sehari dalam porsi sedikit atau 3 kali dalam porsi normal) adalah bagian dari pola makan yang sehat. Jangan sesekali untuk telat makan, resiko yang besar dan berjangka panjang adalah sakit maag. Maag sendiri terjadi karena makan yang tidak teratur dan sering menunda makan saat jam makan. Tentunya dengan pola makan yang sehat dan teratur dapat mencegah penyakit tersebut datang bukan ?


5. Perbanyak Minum Air Putih

Perbanyak Minum Air Putih

Air putih merupakan salah satu komponen terpenting di dalam kehidupan karena berperan sebagai pelarut, katalisator, pelumas, dan penyedia mineral dan elektroklit. Air juga merupakan salah satu komponen utama bahkan terbesar di dalam tubuh manusia. Kandungan air di dalam tubuh manusia berbeda-beda sesuai usia. Pada bayi memiliki kandungan sebesar 80%, dewasa 60%, dan lansia 50%. Oleh karena itu, minum air yang cukup setiap hari sangat penting untuk menunjang kinerja berbagai fungsi tubuh.

Ada fakta menarik tentang air putih bahwa air putih memiliki kandungan kalori sebesar 0% dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Manfaat air putih tersebut seperti meningkatkan metabolisme tubuh, mampu mengontrol kalori, serta mampu memelihara kesehatan kulit.

Dengan melihat fakta menarik dan manfaat di atas, hal ini tentunya menjadikan air putih sebagai pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan cairan Anda dibandingkan dengan minuman-minuman yang lain.

Berbicara kebutuhan cairan, setiap orang memiliki takaran yang berbeda-beda. Umumnya minumlah sehari seminimal-minimalnya 2 liter air putih untuk menjaga tubuh dari dehidrasi.

6. Mengontrol Asupan Makanan dan Minuman

Gula dan Daging Merah

Semua hal yang berlebihan adalah tidak baik, begitupun makanan jika di konsumsi secara berlebih maka menimbulkan efek negatif. Contohkan saja dalam urusan minum obat, ketika Anda meminum obat secara berlebihan/tidak dengan takaran, maka bukan manfaat dan sembuhnya yang Anda dapat melainkan efek negatif dan mengakibatkan overdosis.

Di antara banyaknya makanan yang ada, masing-masing memiliki kandungan gizi dan efek samping sendiri-sendiri. Dalam kasus gula, gula sendiri merupakan benda yang tidak dapat disingkirkan dari kehidupan sehari-hari dan juga memiliki banyak manfaat. Selain diolah bersama makanan, gula juga seringkali diadukan dengan minuman, contoh saja dengan Teh. Semakin banyak gula yang dicampurkan maka akan semakin manis rasa teh tersebut, dan semakin manis rasa tersebut maka semakin tinggi pula angka Anda akan mengidap penyakit diabetes.

Contoh lagi seperti daging-dagingan (daging merah) dan jeroan. Daging merah memiliki banyak manfaat, kaya akan nutrisi, dan sumber protein tinggi. Namun ketika terlalu banyak mengonsumsi daging, otomatis membuat kolesterol menjadi tinggi yang bisa mengakibatkan penyakit jantung dan penyakit mematikan lainnya.

Contoh pada minuman seperti kafein pada kopi, selain mendapatkan manfaat kopi yaitu seperti mencegah kanker dan dapat mengurangi risiko penyakit alzheimer, jika dikonsumsi secara berlebihan kopi juga dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung dan stroke di kemudian hari. Maka dari itu penting bagi Anda untuk mengontrol asupan makanan dan minuman Anda agar tidak berlebihan dan mendapatkan efek negatif.

7. Berhenti Merokok

Berhenti Merokok

Merokok merupakan aktivitas yang dapat merugikan Anda, pasalnya selain membuat boros keuangan, rokok juga merupakan dalang penyakit-penyakit mematikan seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, asma, serta gangguan-gangguan terhadap mulut, gigi dan gusi.

Rokok juga termasuk zat adiktif karena mampu membuat pemakainya kecanduan/ketagihan. Di dalam rokok tidak terdapat satupun kandungan yang membuat Anda diuntungkan atau yang membuat tubuh Anda menjadi sehat, yang ada hanyalah tembakau, nikotin, dan beribu zat-zat kimia yang lainnya.

Berbicara perokok, ada 2 istilah perokok yaitu perokok aktif dan perokok pasif. Perokok aktif ialah orang yang menghisap rokok secara langsung dari rokoknya sedangkan perokok pasif merupakan orang yang tidak merokok namun terkena paparan asap rokok di lingkungannya dan menghirupnya.

Menurut beberapa pakar kesehatan, para perokok pasif mendapatkan risiko penyakit yang lebih besar daripada perokok aktif terlebih lagi pada ibu hamil dan anak-anak. Risiko yang di dapat berupa serangan jantung, nyeri di bagian dada, asma, kerusakan genetik pada janin, pertumbuhan janin tidak sempurna, dan kematian pada anak-anak.
Jauhi rokok dan asapnya bukan orangnya.
Ya itulah tindakan yang benar untuk Anda yang berperan sebagai perokok pasif, tidak ada alasan untuk membenci perokok aktif. Jauhi rokok dan asapnya bukan orangnya, memberikan nasihat dan pengarahan pada orangnya bukan membenci orangnya. Meski begitu, sulit bagi perokok aktif untuk berhenti merokok apalagi dalam kurun waktu yang singkat. Namun jika benar-benar ada niat dan kesadaran diri maka kebiasaan merokok pun dapat dihilangkan.


8. Meninggalkan Kebiasaan-Kebiasaan Buruk

Kebiasaan-Kebiasaan Buruk

Tidak sulit untuk menjadi sehat ketika Anda mau meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman alkohol, mengonsumsi fast food. Semua kebiasaan buruk tersebut memberikan efek buruk bagi tubuh. Efeknya memang tak terasa langsung, namun kelak dikemudian hari efeknya akan mulai terasa.

Tinggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk Anda, mulailah untuk memperbaikinya dari hal-hal yang mendasar seperti mencukupi waktu istirahat, pola makan yang teratur dan yang lainnya. Dengan meninggalkan kebiasaan buruk tersebut, maka kesehatan Anda akan selalu terjaga dan meminimalkan risiko terkenanya penyakit-penyakit mematikan di usia dini.

9. Berolahraga Secara Teratur

Berolahraga Secara Teratur

Para pakar kesehatan merekomendasikan bahwa manusia harus melakukan aktivitas fisik seperti olahraga minimal 75 menit dan mengencangkan otot setidaknya 2 hari selama sepekan. Manfaat olahraga yang teratur bagi tubuh ialah tidur menjadi lebih teratur dan nyenyak, otot dan tulang menjadi kuat, metabolisme tubuh berjalan dengan lancar, dan juga bisa mendapatkan berat badan yang ideal. Ada banyak jenis olahraga yang bisa Anda lakukan seperti jogging, basket, sepakbola, tenis, bulu tangkis, berenang dan bersepeda.


10. Mencoba Untuk Selalu Berpikir Positif

Berpikir Positif

Cobalah untuk selalu berpikir positif pada setiap hal, tidak berprasangka buruk, menemukan hikmah di setiap kejadian. Dengan begitu hati dan pikiran Anda akan tetap tenang, lingkungan menjadi nyaman dan tentram. Pikiran negatif seperti berprasangka buruk cenderung hanya akan menyusahkan Anda, membuat Anda kesulitan di situasi-situasi tertentu, menambah beban pikiran dan menyebabkan stres.
Positive Thinking = Positive Outcome
Hal ini menandakan bahwa berpikiran positif membawa hasil yang baik pula, maka dari itu penting untuk Anda berpikir positif karena berpikir positif juga mempunyai manfaat. Dengan berpikir positif Anda bisa mengelola stres Anda, memiliki banyak teman, menjaga kesehatan jantung dan tekanan darah.

Disqus Codes
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>
  • To write a underline letter please use <u></u>
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Box

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

Subscribe Our Newsletter