8 Efek Negatif dan Bahaya Akibat Seringnya Mengonsumsi Minuman Bersoda - Lights Pedia

    Social Items

Your Ads Here
Dampak Buruk, Negatif, dan Bahaya Minuman Bersoda
Seperti yang kita ketahui Indonesia merupakan negara yang beriklim tropis, sehingga memiliki suhu yang cukup panas dan membuat tubuh merasa mudah haus. Bagi sebagian orang di dalam kondisi cuaca yang terik, minuman bersoda menjadi minuman favorit sebagai pelepas dahaga. Sensasi yang ditimbulkan saat minum minuman bersoda pun memang berbeda, apalagi disajikan dalam keadaan dingin sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

Minuman yang tergolong dalam golongan soft drink ini memang sangat praktis dan cukup mudah ditemukan di minimarket terdekat bahkan pegadang kaki lima sekalipun. Terlebih lagi jika Anda mengunjugi restoran fast food, minuman berkarbonasi merupakan minuman utama dan juga paling banyak terjual. Bahkan mengonsumsi fast food tanpa minuman berkarbonasi merupakan sesuatu yang kurang lengkap atau tidak afdol.

Karena gemar dengan minuman bersoda, banyak juga orang yang menyimpan minuman bersoda pada lemari pendingin di rumah untuk dikonsumsi setiap harinya, bahkan bisa saja menjadi pengganti air putih. Namun perlu Anda ketahui bahwa minuman bersoda memiliki dampak yang kurang baik bagi kesehatan tubuh. Karena minuman bersoda mengandung pewarna, pemanis buatan, perisa, pengawet asam sitrat, asam fosfat, dan kafein. Sehingga minuman bersoda menimbulkan dampak yang buruk untuk kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Berikut ini adalah bahaya minuman bersoda bagi tubuh.

1. Menyebabkan Obesitas

Dengan kandungan kalori yang tinggi maka minuman bersoda merupakan salah satu faktor atau penunjang timbulnya penyakit obesitas. Tingkat hormon ghrelin (hormon lapar) Anda akan naik sekitar 50% lebih tinggi daripada saat Anda minum tanpa soda. Hal ini menyebabkan indikasi rasa lapar orang minum minuman bersoda lebih tinggi daripada orang minum tanpa soda, sehingga membuat tubuh ingin mengonsumsi lebih banyak makanan yang bisa berakibat pada obesitas.

2. Merusak Gigi

Kandungan gula dan asam yang tinggi pada minuman bersoda berperan tinggi dalam perusakan gigi. Dengan pH yang asam dan kandungan gula yang tinggi, keduanya menimbulkan sifat korosif yang mampu menyebabkan kerusakan pada enamel gigi dan bisa menyebabkan karies gigi. Sedangkan pewarna pada minuman bersoda juga mampu menghilangkan warna putih alami dan meninggalkan noda pada gigi.

3. Membuat Tulang Keropos

Kafein dan asam fosfat yang terdapat pada minuman bersoda dapat merusak kepadatan tulang dan menggangu penyerapan kalsium, sehingga hal ini dapat meningkatkan risiko terkena osteoporosis.

4. Menipiskan Lapisan Lambung

Dengan kandungan asamnya yang kuat, minuman berkarbonasi juga mampu menipiskan lapisan lambung. Sehingga mengakibatkan terganggunya sistem pencernaan dan dapat menimbulkan rasa sakit perut, bahkan meningkatkan produksi gas di dalam lambung. Hal ini berbahaya juga bagi penderita maag.

5. Merusak Ginjal

Minuman bersoda juga berperan besar dalam kerusakan pada organ ginjal. Pasalnya kandungan asam fosfat, pemanis buatan, sodium, dan kafein yang terdapat pada minuman bersoda tersebut mampu membuat ginjal mengalami malfungsi, serta mengikat dan mengendapkan kalsium pada ginjal yang dalam kurun waktu tertentu bisa menyebabkan batu ginjal.

6. Menyebabkan Diabetes

Kandungan gula yang tinggi pada minuman bersoda lah yang mengganggu kesehatan tubuh. Pasalnya dengan mengonsumsi minuman bersoda secara berlebihan, mengakibatkan kadar gula di dalam darah naik secara cepat. Hal ini bisa mengganggu fungsi pankreas hingga menyebabkan resistensi insulin. Akibatnya gula menumpuk di dalam darah dan menyebabkan diabetes.

7. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Seseorang yang mengonsumsi minuman bersoda secara berlebihan, memiliki risiko terkena penyakit jantung sebesar 40% lebih tinggi daripada orang yang tidak mengonsumsi minuman bersoda. Hal ini dikarenakan kandungan kafein di dalam minuman bersoda yang dapat meningkatkan tekanan darah dan mempercepat detak jantung. Dan kandungan di dalam minuman bersoda lainnya dapat juga memicu penyakit-penyakit berbahaya, contohnya seperti stroke.

8. Meningkatkan Risiko Kanker Pankreas

Mengonsumsi soft drink dalam porsi yang berlebihan meningkatkan risiko kanker pankreas berkembang dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi soft drink. Hal ini disebabkan oleh gula yang terkandung di dalam minuman bersoda sudah melebih batas ambang normal konsumsi gula sehari-hari. Sehingga bisa meningkatkan insulin di dalam tubuh dan berkontribusi terhadap pertumbuhan sel kanker di pankreas.

8 Efek Negatif dan Bahaya Akibat Seringnya Mengonsumsi Minuman Bersoda

Dampak Buruk, Negatif, dan Bahaya Minuman Bersoda
Seperti yang kita ketahui Indonesia merupakan negara yang beriklim tropis, sehingga memiliki suhu yang cukup panas dan membuat tubuh merasa mudah haus. Bagi sebagian orang di dalam kondisi cuaca yang terik, minuman bersoda menjadi minuman favorit sebagai pelepas dahaga. Sensasi yang ditimbulkan saat minum minuman bersoda pun memang berbeda, apalagi disajikan dalam keadaan dingin sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

Minuman yang tergolong dalam golongan soft drink ini memang sangat praktis dan cukup mudah ditemukan di minimarket terdekat bahkan pegadang kaki lima sekalipun. Terlebih lagi jika Anda mengunjugi restoran fast food, minuman berkarbonasi merupakan minuman utama dan juga paling banyak terjual. Bahkan mengonsumsi fast food tanpa minuman berkarbonasi merupakan sesuatu yang kurang lengkap atau tidak afdol.

Karena gemar dengan minuman bersoda, banyak juga orang yang menyimpan minuman bersoda pada lemari pendingin di rumah untuk dikonsumsi setiap harinya, bahkan bisa saja menjadi pengganti air putih. Namun perlu Anda ketahui bahwa minuman bersoda memiliki dampak yang kurang baik bagi kesehatan tubuh. Karena minuman bersoda mengandung pewarna, pemanis buatan, perisa, pengawet asam sitrat, asam fosfat, dan kafein. Sehingga minuman bersoda menimbulkan dampak yang buruk untuk kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Berikut ini adalah bahaya minuman bersoda bagi tubuh.

1. Menyebabkan Obesitas

Dengan kandungan kalori yang tinggi maka minuman bersoda merupakan salah satu faktor atau penunjang timbulnya penyakit obesitas. Tingkat hormon ghrelin (hormon lapar) Anda akan naik sekitar 50% lebih tinggi daripada saat Anda minum tanpa soda. Hal ini menyebabkan indikasi rasa lapar orang minum minuman bersoda lebih tinggi daripada orang minum tanpa soda, sehingga membuat tubuh ingin mengonsumsi lebih banyak makanan yang bisa berakibat pada obesitas.

2. Merusak Gigi

Kandungan gula dan asam yang tinggi pada minuman bersoda berperan tinggi dalam perusakan gigi. Dengan pH yang asam dan kandungan gula yang tinggi, keduanya menimbulkan sifat korosif yang mampu menyebabkan kerusakan pada enamel gigi dan bisa menyebabkan karies gigi. Sedangkan pewarna pada minuman bersoda juga mampu menghilangkan warna putih alami dan meninggalkan noda pada gigi.

3. Membuat Tulang Keropos

Kafein dan asam fosfat yang terdapat pada minuman bersoda dapat merusak kepadatan tulang dan menggangu penyerapan kalsium, sehingga hal ini dapat meningkatkan risiko terkena osteoporosis.

4. Menipiskan Lapisan Lambung

Dengan kandungan asamnya yang kuat, minuman berkarbonasi juga mampu menipiskan lapisan lambung. Sehingga mengakibatkan terganggunya sistem pencernaan dan dapat menimbulkan rasa sakit perut, bahkan meningkatkan produksi gas di dalam lambung. Hal ini berbahaya juga bagi penderita maag.

5. Merusak Ginjal

Minuman bersoda juga berperan besar dalam kerusakan pada organ ginjal. Pasalnya kandungan asam fosfat, pemanis buatan, sodium, dan kafein yang terdapat pada minuman bersoda tersebut mampu membuat ginjal mengalami malfungsi, serta mengikat dan mengendapkan kalsium pada ginjal yang dalam kurun waktu tertentu bisa menyebabkan batu ginjal.

6. Menyebabkan Diabetes

Kandungan gula yang tinggi pada minuman bersoda lah yang mengganggu kesehatan tubuh. Pasalnya dengan mengonsumsi minuman bersoda secara berlebihan, mengakibatkan kadar gula di dalam darah naik secara cepat. Hal ini bisa mengganggu fungsi pankreas hingga menyebabkan resistensi insulin. Akibatnya gula menumpuk di dalam darah dan menyebabkan diabetes.

7. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Seseorang yang mengonsumsi minuman bersoda secara berlebihan, memiliki risiko terkena penyakit jantung sebesar 40% lebih tinggi daripada orang yang tidak mengonsumsi minuman bersoda. Hal ini dikarenakan kandungan kafein di dalam minuman bersoda yang dapat meningkatkan tekanan darah dan mempercepat detak jantung. Dan kandungan di dalam minuman bersoda lainnya dapat juga memicu penyakit-penyakit berbahaya, contohnya seperti stroke.

8. Meningkatkan Risiko Kanker Pankreas

Mengonsumsi soft drink dalam porsi yang berlebihan meningkatkan risiko kanker pankreas berkembang dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi soft drink. Hal ini disebabkan oleh gula yang terkandung di dalam minuman bersoda sudah melebih batas ambang normal konsumsi gula sehari-hari. Sehingga bisa meningkatkan insulin di dalam tubuh dan berkontribusi terhadap pertumbuhan sel kanker di pankreas.

Disqus Codes
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>
  • To write a underline letter please use <u></u>
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Box

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

Subscribe Our Newsletter